
❣❣❣❣❣❣❣❣
Setelah menutup panggilan telpon itu,kelly segera berjalan menuju kamar Dylan. Tercium aroma maskulin milik pria itu membuat nya nyaman,dia mencari berkas yang dimaksud dan melihat nya berada di atas meja.
Dengan segera kelly mengganti pakaian nya,tadi dia hanya menggunakan baju stelan tanpa lengan dengan celana pendek. Makanya dia memilih mengganti nya lebih dulu,dia langsung memesan taksi dan menuju perusahaan keluarga Dylan.
Kelly menatap pintu masuk perusahaan milik Dylan,dia pernah kesana mengantarkan makan siang untuk Dylan. Dia melakukannya karena permintaan sang mertua,tapi dia dikenalkan sebagai pembantu suruhan mama nya pada sekretaris nya.
Tidak ada yang tau siapa kelly,karena pernikahan mereka masih dirahasia kan. Walaupun selama ini Dylan tidak pernah menyentuh wanita lain karena pekerjaan nya di perusahaan makanya dia tidak punya cukup waktu untuk bermain ke club nya,apalagi club nya diurus oleh sahabat nya.
"Selamat siang ,saya mau bertemu dengan pak Dylan. Ingin mengantarkan berkas pak Dylan yang tertinggal " ucap kelly yang menemui bagian resepsionis kantor itu
Mereka mengenali kelly sebagai seorang pembantu suruhan mama nya Dylan,makanya mereka bersikap biasa saja pada kelly.
"langsung saja ke atas Kell,itu makanan untuk pak Dylan juga ya ?" tanya salah satu karyawan Dylan.
"bukan,ini cemilan untuk papa dan kakek nya dy ekhhm pak Dylan " jawab Kelly,mereka pun menganggukan kepala nya.
Kelly berjalan menuju ruangan Dylan,karena Dylan akan menunggu disana tapi saat dia mau masuk kedalam lift. Dia merasa sedikit pusing hingga akhirnya ada pria yang menopang tubuhnya yang hampir saja jatuh,seketika kelly menyandarkan tubuhnya didalam pelukan pria itu sebentar untuk menetralkan kepala nya yang masih pusing.
"Apa sudah baikan ?" tanya pria itu,kini mereka berdua didalam kotak besi yang akan naik ke atas menuju ruangan Dylan.
Mata kelly terbuka dengan perlahan, dia terkejut berada didalam pelukan pria asing yang terlihat tampan . Pria itu tersenyum dan menatap wajah kelly dengan lembut,dia jadi teringat dengan wanita yang dia cintai di kota lain.
__ADS_1
"ah....maaf pak dan terima kasih " ucap kelly,dia mendorong dada bidang pria itu dan sedikit menjauh dari nya.
Tadi cukup banyak yang melihat kelly di pelukan pria tampan yang merupakan rekan bisnis Dylan,pria itu bernama rully. Rully sedang menunggu wanita yang dicintai nya, wanita itu masih menjalani pengobatan dan dia selalu menemani wanita itu jika dia sempat.
Tidak ada yang tau mengenai hal itu kecuali papa dan kakek nya Dylan,karena dia tidka suka mempublikasikan kisah cinta nya. Karena sudah menganggap papa dan kakek nya Dylan sebagai orang terdekat nya,apalagi kakek Dylan adalah sahabat kakek nya makanya dia menceritakan hal itu.
Dulu papa dan kakek nya Dylan pernah ingin menjodohkan rully dengan salah satu keponakan mereka, tapi rully menolaknya dan menceritakan kehidupan percintaan nya.
Mereka sama-sama diam,hingga akhirnya mereka sampai dilantai dimana ruangan Dylan . Dylan hanya tinggal menunggu rully juga kelly yang akan membawa kan berkas itu,kelly langsung menuju keruangan Dylan sementara rully memilih ke kamar mandi karena ingin melakukan video dengan kekasih yang dia cintai.
"Kenapa lama sekali sayang?" tanya Dylan, Dylan tau kalau keluarga nya sudah mengetahui mengenai perjanjian pernikahannya.
"tadi sedikit macet,ini berkas nya "jawab Kelly
Kelly berjalan mendekati papa dan kakek Dylan,dia memberikan pelukan hangat untuk kedua nya dan tersenyum manis.
Papa dan kakek nya Dylan menerima makanan buatan kelly,mereka memakan nya dengan lahap membuat kelly senang. Tak lama mereka keluar dan menuju keruang rapat,kelly juga ikut keluar karena ingin pulang kerumah nya.
"eh....pak rully,anda sudah datang?ayo kita ke ruang rapat ,karena rapat akan dimulai" sapa Dylan,rully hanya tersenyum saja menanggapi nya.
"hallo paman,kakek apa kabar? sudah lama kita ngak ketemu ya,kakek kirim salam dengan kalian " ucap rully dengan sopan ,dia memeluk kedua pria didepannya.
Mata nya menatap ke arah kelly,dia memperhatikan wajah kelly yang pucat. Kemudian dia tersenyum ,dia menatap ke arah papa dan kakek nya Dylan. Meminta penjelasan mengenai siapa kelly,mereka hanya tersenyum.
__ADS_1
"hallo nona,kita ketemu lagi. Bagaimana kepala anda?apa masih pusing?" tanya rully dengan ramah,membuat Dylan merasa kesal.
"sudah baikan kok pak,terima kasih atas bantuan nya tadi kalau tidak mungkin saya sudah jatuh dilantai " jawab Kelly,dia mengucapkan rasa terima kasih nya lagi.
"kau sakit ? " tanya kakek Dylan dengan nada khawatir, rully mengernyitkan dahi nya. Karena selama yang dia kenal,kakek Dylan tidak pernah perduli dengan orang luar.
"eh....kelly,Kenapa masih disini?" tanya sekretaris Dylan
Tadi nya kakek dan papa nya Dylan ingin mengenalkan kelly sebagai menantu nya Tapi sekretaris Dylan datang dan menjelaskan status kelly,dia sempat ngak suka pelayan mengantarkan makanan kr kantor. Sudah seperti istri saja,begitulah pemikiran sekretaris Dylan.
"hhmm iya bu,ini saya juga mau pulang" jawab Kelly sopan.
"kau juga mengenal nya?siapa dia ?" tanya rully yang semakin penasaran dengan kelly,karena semua orang di kantor itu mengenal nya
Dylan tidak menyukai hal itu,dia merasa kesal karena rully seperti tertarik dengan wanita nya. Dia akan mengakui siapa kelly,agar rully tidak akan mendekati wanita nya apalagi sampai kelly mengatakan semua nya. Pasti rully bisa membantu nya dan menikahi kelly,karena yang Dylan tau dulu sang kakek ingin menjodohkan rully dengan salah satu sepupu jauh nya.
"kelly pembantu nya tuan besar pak,dia sering kemari karena disuruh oleh mama nya pak Dylan mengantarkan makanan " jelas sekretaris Dylan
Dylan menatap wajah kelly yang biasa saja,papa dan kakek nya Dylan terkejut mendengar nya. Mereka menatap tajam pada Dylan yang mengatakan kalau kelly adalah pembantu,membuat mereka marah. Rully menatap semua nya secara bergantian,dia semakin penasaran dengan semua nya.
"oh....sayang sekali hanya pembantu,padahal kamu cantik. Kalau kamu mau,kamu bisa bekerja di perusahaan ku atau jadi istri ku " ucap rully dengan penuh penekanan,dia ingin melihat reaksi dari Dylan karena seperti nya Dylan terlihat marah.
"maaf pak,saya sudah menikah " jawab Kelly dengan sopan,tapi seketika dia mengingat perjanjian itu kemudian dia tersenyum. Dia memiliki ide untuk lepas dari Dylan,apalagi dia yakin kalau pria didepannya ini adalah pria baik.
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘