Mengejar Cinta Sang Penguasa

Mengejar Cinta Sang Penguasa
episode 58


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Tak lama motor mereka memasuki rumah sederhana yang tidak terlalu besar tapi memiliki halaman yang cukup luas didepan nya ,mike berencana membuat taman bunga disana dengan ayunan kecil agar bisa menikmati weekend bersama keluarga kecilnya nanti disana.


Walaupun saat membeli rumah itu,mike belum memiliki wanita untuk dijadikan kekasih apalagi istri tapi dia sudah membayangkan akan memiliki keluarga kecil nya. Halaman belakang nya akan dia jadikan kolam renang yang cukup besar,tapi tidak terlalu dalam agar bisa berenang setiap libur .


Tati turun dengan perlahan,karena memang kaki nya sakit. Dia melihat ke arah rumah sederhana tapi terkesan cukup mewah,kemudian dia tersenyum. Rumah idaman nya,dia pernah membayangkan akan memiliki rumah seperti ini saat menikah atau pun saat dia hidup dengan masa tua nya nanti .


Tak lama mobil yang membawa Mabel pun memasuki halaman,Mabel turun dan melihat ke arah rumah itu . Dia penasaran dengan rumah itu,karena setau dia kakak nya tinggal di asrama.


"Kak....ini rumah siapa?" tanya Mabel yang sudah berada dibelakang mereka


Mike membukakan helm dari kepala tati,karena tati ngak tau cara membuka nya . Dia terlihat sedikit gugup,karena pandangan mata mike mengarah pada bibir nya. Dia takut mike akan mencium bibirnya lagi,dia merasa mike sangat lah agresif . Baru juga ketemu,udah main nyosor kening aja .


"ini rumah kakak,ayo masuk" jawab mike dengan tenang,bahkan dia menggandeng tangan tati membuat tati bingung dan menatap ke arah Mabel yang hanya bisa menaikan bahu nya saja .


"tapi kata papa,kakak tinggal di asrama. Kok bisa tiba-tiba punya rumah disini ?apa kakak ngak mau balik lagi ke negara kita?" tanya Mabel dengan nada penasaran, dia menatap sekeliling nya dengan teliti.


Semuanya terlihat mewah tapi sederhana,tidak terlalu besar juga kecil jadi sangat nyaman . Apalagi sofa nya juga lembut,terlihat elegan dan berkelas.


Tati menarik tangannya karena dari tadi mike seperti nya enggan melepaskan nya,dia menatap ke arah mike dengan cukup kesal. Mike ikut melihat mata tati yang melotot ke arah nya ,tapi mike hanya tersenyum saja membuat tati semakin bingung.


"Waktu pertama datang memang kakak tinggal di asrama,tapi setelah sampai disini ternyata kakak disuruh ngurusin perusahaan opa. Semua nya memang sengaja di atur oleh papa agar kakak mau ngurusin perusahaan itu,apalagi saat itu kondisi perusahaan sedang dalam keadaan ngak baik. "jelas mike


"Kakak membantu mengurus perusahaan dan mendapatkan gaji,gaji nya kakak kumpulin dan beli rumah itu. Apalagi gaji kakak terbilang cukup besar,hingga kakak sadar kalau semuanya ngak masuk akal karena kakak baru bekerja. Keadaan perusahaan kembali normal dan mulai stabil,saat itu baru papa mengatakan kalau perusahaan itu milik kakak. Warisan dari opa, kakak ngak mau menerima nya Tapi mau bagaimana lagi. Apa sudah meninggal,kamu juga mendapatkan dua puluh persen saham perusahaan itu " jelas mike


Setelah tau kalau Mabel mempunyai saham dua puluh persen warisan dari opa nya,mike mulai membuat rekening atas nama Mabel dan memberikan uang dari perusahaan sebesar dua puluh persen kedalam rekening nya.

__ADS_1


"sebentar " ucap marcel ,membuat mabel yang tadi nya masih terkejut kini tersadar.


Tati hanya mendengarkan semua nya,ternyata Mabel juga berasal dari keluarga kaya raya. Dia merasa semakin minder,bukan hanya kekasih yang kaya tapi keluarga nya juga kaya karena memiliki perusahaan sendiri .


Mungkin jika Ratu tau semua nya,bisa-bisa sahabat nya itu mati berdiri. Tapi dia ngak akan mengatakan apa pun pada ratu,terserah jika Mabel yang ingin mengatakan nya.


Mike berjalan menuju pintu yang berada tak jauh dari sana,seperti nya itu adalah kamar pribadi mike. Dia keluar membawa kotak juga sebuah buku ditangannya, Mabel masih memperhatikan sekeliling nya.


"ini buku tabungan mu,uang dari saham mu diperusahaan sudah kakak masukan disana "ucap mike kemudian dia mendekati tati dan jongkok dibawah nya membuat tati terkejut.


"eh....kak,mau apa?" tanya tati yang masih terkejut saat mike menyentuh kaki nya


Mike duduk disamping tati,dia menunduk dan mengambil kaki kanan tati yang terlihat memar dan sedikit bengkak. Meletakkannya diatas pangkuan nya, tati berusaha menarik kaki nya tapi ditahan oleh mike.


"kak...Ngak usah,udah ngak apa-apa kok" ucap Tati, dia merasa ngak enak karena Mabel terus menatap nya.


"sakit kan?" tanya mike,dia memperhatikan wajah tati yang sudah kesakitan.


"ssshhtt....iya,makanya pelan-pelan dong " jawab tati dnegan ketus


"besok kita ke optik" ucap mike dengan tegas


"ngapain ke optik kak?" tanya Mabel yang masih memperhatikan sikap kakak nya pada tati


"membeli kaca mata tati yang sudah retak" jawab mike membuat Mabel tersadar,kalau dari tadi tati tidak memakai kaca mata


"Memang nya kenapa bisa tabrakan sih,trus nabrak apa kak ?" tanya Mabel

__ADS_1


"tati nabrak dada kakak tadi,mungkin agak keras makanya dia terjatuh dengan cukup keras" jawab mike dengan tenang


"aku buat makanan dulu,kakak sama tati nunggu disini saja. Ada bahan makanan kan kak?" ucap Mabel,dia seperti tau tatapan yang diberikan pada tati. Seperti ada yang ingin dibicarakan oleh mike dengan tati,makanya Mabel memilih memasak saja agar kedua nya bisa berbicara dengan santai.


"eh....aku bantu ya bel" ucap Tati tapi mike menahan tangannya agar tidak berdiri mengikuti Mabel karena Mabel sudah berjalan ke arah dapur


"Ngak usah ti,kamu nemenin kakak saja " teriak Mabel sambil tertawa kecil,tati seperti takut ditinggalkan berdua dengan mike.


"ayo..." ajak mike yang ingin menarik tangan tati


"kemana ?" tanya tati bingung,dia masih merasakan Pantat nya sedikit sakit jika dibawa duduk


"ke kamar ku" jawab mike dengan santai


"ngapain?Ngak ah" ucap Tati sambil menghempaskan tangan mike dengan keras,mata nya sudah melotot ke arah mike


"Pantat mu,pasti sakit. Aku hanya mau pakein salep aja ,kan ngak mungkin disini makein nya " ucap mike dengan santai


"hah?Ngak usah,ngak jelas " bentak tati dengan kesal,seenak nya saja pria didepannya ini mengatakan hal itu. Baru juga bertemu beberapa jam sudah ingin melihat bagian tubuh nya yang intim


"Memang nya kenapa?" tanya mike dengan tenang,membuat tati melotot


Tati tidak menjawab ,dia merasa kesal dengan kakak nya Mabel yang mengatakan hal yang ngak masuk akal. Seperti ingin mengambil kesempatan dalam kesempitan,dia hanya menatap mike dengan tatapan tajam.


bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2