MENGGAPAIMU

MENGGAPAIMU
Olahraga


__ADS_3

Sekarang seluruh kelas XI MIPA II berada di lapangan, hari ini adalah pelajaran olahraga yaitu pelajaran yang Velika benci setelah matematika. Seluruh murid berbaris melakukan pemanasan lalu berlari mengelilingi lapangan 3 kali setelah itu setirahat 3 menit dan memulai kegiatan bermain sepak bola karena ada 40 murid jadinya setiap tim ada 10 murid yaitu diambil dari urutan absen. Banyak siswa yang tidak setuju jika sesuai urutan absen karena di tim mereka lebih banyak siswi sedangkan lawan hanya memiliki 3 siswi, Velika juga tidak setuju sebab jika sesuai absen pasti dia tidak setim dengan Allen yang tentu saja handal dalam permainan sepak bola


"Ini hanya untuk melatih kalian saja, jika pengambilan nilai baru bapak akan membagi setiap regu 5 siswa dan 5 siswi jadi kalian tenang saja"


"Baiklah ayo kita mulai dari tim 1 dan tim 2. Batas waktu 20 menit, tim 3 dan tim 4 kalian bisa kepinggir lapangan dulu"


Permainan sudah di mulai, dengan seksama Velika memperhatikan gerak gerik Allen. Semua bersorak ketika Allen mencetak gol pertama, dia benar-benar sangat hebat padahal rasanya permainan baru di mulai tapi tim Allen sudah mencetak gol. Tapi, Velika juga kasihan kepada tim 2 karena di sana ada Lauren dan juga Wendy yang sepertinya kena omelan para siswa


'Mereka saja di omelin, lalu bagaimana dengan ku? Apa kejadian saat aku kelas X akan terulang lagi? Selamat kan aku" batin Velika meneratapi nasibnya nanti


"Gila, itu Mysha kan? Jago juga dia olahraga sepak bola"


"Aku kira dia bakal seperti siswi lainnya yang takut sama bola"


Velika yang tidak sengaja mendengar pembicaraan para siswa di belakangnya langsung mengarahkan pandangan ke Mysha karena sedari tadi matanya hanya tertuju pada Allen. Ternyata benar Mysha bermain dengan sangat baik menimbulkan sedikit rasa iri di hati Velika, melihat bagaimana Allen dan Mysha begitu akrab


Tidak terasa waktu telah habis, tim 1 mendapatkan 3 skor sedangkan tim 2 mendapatkan 1 skor. Sekarang giliran tim 3 dan tim 4, rasanya Velika sangat gugup


"Velika bermainlah dengan sungguh-sungguh, jika tidak berdiam diri saja itu malah lebih bagus" Ujar seorang siswa yang dulunya juga merupakan teman sekelasnya saat kelas X


"Ck, kalau begitu aku hanya akan berdiam diri. Awas saja kau menyuruhku bergerak" Ucap Velika jutek lalu pergi ke lapangan


"Velika semangat!" Teriak Mysha yang duduk di sebelah Allen


"Ya!" Balas Velika


Sesuai kata siswa tadi Velika hanya berdiam diri saja tanpa ikut merebut bola dari lawan. Allen, Mysha, dan guru serta pada murid yang memperhatikan bingung melihat Mysha berdiam saja, bahkan saat ada bola di depannya dia tidak berniat untuk mengambilnya


"Velika! Kenapa kamu diam saja, ayo bergerak" Ucap seorang siswi


"Vino bilang aku lebih baik diam saja ya jadinya aku tidak mau merebut bola" Ucap Velika melirik Vino


"Enak banget, ya sudah aku juga diam saja" Ucap Shely ikut-ikutan berdiri


"Loh kenapa kamu malah ikut-ikutan Velika Shel?" Tanya Vino

__ADS_1


"Keenakan Velika lah, dia cuma berdiri kayak patung aku cuma lari kesana kemari"


"Velika kamu bergerak biar Shely bergerak juga"


"Malas, sana pergi" Usir Velika mendorong Veno


"Kamu kenapa berdiri di sebelahku sana jauh-jauh" Ujar Velika


"Ih siapa juga yang mau dekat-dekat kamu" Ucap Shely menjauh dari Velika


Pelajaran olahraga pun berakhir dan tentu saja pertandingan tadi di menangkan oleh Tim 4. Para siswa tim 3 tidak terima dengan kekalahan lalu meluapkan amarah pada para siswi


"Kalian bermain seperti apa sih? Lihat kita jadi kalahkan?" Marah seorang siswa kepada seluruh siswi di timnya


"Terutama Velika semua karena kamu, seharusnya saat ada bola di depanmu kamu menendangnya" Ujar siswa lain


"Kenapa jadi salahkan aku, salahkan saja Veno. Lagi pula ini cuma latihan kenapa kalian terlalu menganggap serius?!" Marah Velika langsung meninggalkan timnya


"Velika kenapa kamu tadi diam saja?" Tanya Musha saat melihat kedatangannya


"Mau aku bergerak atau tidak tim ku juga pasti tetap kalah" Jawab Velika


"Tidak, aku mau ganti baju setelah itu ke kantin" Ucap Velika


"Kenapa? Jika kamu tidak mau bermain Sepak Bola bagaimana jika kita bermain Basket? Bukankah setelah minggu depan pengambilan nilai kita akan melanjutkan pelajaran Basket?" Ucap Mysha berharap Velika menerimanya


"Maaf aku menolak, kalian saja yang bermain. Dah aku duluan" Ucap Velika berlari ke kelas


"Selalu saja seperti itu" Ucap Allen tersenyum melihat Velika berlari


"Apa kamu mau bermain Basket, ajak yang lainnya juga" Ucap Mysha


"Ya, ayo" Balas Allen


Tidak butuh waktu lama Velika sudah mengganti pakaian karena dia selalu menjadi murid pertama yang berganti sementara murid lainnya hanya mengganti pakaian saat jam istirahat hampir habis

__ADS_1


Sekarang Velika sedang berada di kantin yang mana sudah ada banyak murid padahal bel istirahat masih belum berbunyi. Velika memakan makanan dengan lahap, sebelum pergi Velika membelikan 2 air putih kemasan dan beberapa roti untuk di berikan kepada Allen dan juga Mysha. Sesampainya di lapangan basket Velika terkejut, ternyata ada lumayan banyak yang menyaksikan permainan Basket


"Velika! Di sini!" Panggil Wendy melambaikan tangan keatas


"Ya" Balas Velika menghampiri Wendy yang bersama Lauren


"Ternyata kamu masih sama saja, menjadi murid yang pertama mengganti pakaian" Ucap Lauren


"Haha, ya begitulah" Balas Velika


"Seperti Allen dan Mysha semakin dekat ya?" Ucap Lauren melihat kedekatan mereka berdua saat bermain Basket


"Lauren! Apa yang kamu bicarakan? Velika jangan khawatir Allen hanya milikmu" Ucap Wendy tersenyum menepuk lembut bahu Velika


"Ha-hah? Apa maksudmu? Lagi pula jika mereka berdua lebih dekat bukankah itu bagus?" Ucap Velika tersenyum


Mendengar perkataan Velika, Wendy dan Lauren hanya terdiam termenung. Sedangkan Velika masih melihat Allen dan Mysha yang begitu senang ketika bolanya memasuki ring lawan, hati Velika juga senang namun ada sedikit rasa sedih


'Ada apa denganku? Bukankah aku menganggap Allen seperti adikku? Dan seharusnya aku bahagia jika Allen bersama Mysha' Batin Velika sedih


Velika menghampiri Allen dan Mysha ketika mereka selesai bermain dan memberikan kantong plastik berisi air kemasan dan roti yang dia beli tadi


"Nih Aku membawakan minuman dan roti" Ucap Velika menyondorkan kantong plastik


"Terima kasih" Ucap mereka berdua bersamaan


"Y-ya, sama-sama" Balas Velika


"Seperti waktu istirahat tinggal 5 menit lagi, apa kalian tidak mengganti pakaian?" Tanya Velika melihat keduanya memakan roti


"Benarkah? Kalau begitu ayo kita kembali ke kelas" Ucap Allen berjalan yang di ikuti Velika dan Mysha


.


.

__ADS_1


.


Mohon untuk Vote dan Like


__ADS_2