
Allen bersama dengan Velika pergi ke ruang tamu yang mana di sana ada ibunya Allen dan ibunya Mysha. Mereka yang melihat kedatangan Velika langsung mengajaknya bergabung untuk duduk, Velika menerima tawaran Rumi dan duduk di sebelahnya. Allen pun pamit pergi
'Dimana Mysha? Bukankah ini ibunya? apa dia tidak ikut?' Batin Velika tidak melihat keberadaan Mysha**
"Rumi, siapa gadis ini?" Tanya Ibunya Mysha yaitu Serli
"Dia putrinya Lufia, sahabat dekat ku" Jawab Rumi
"Hai tante Saya Velika Abrilasya" Ucap Velika mengenalkan diri
"Oh jadi kamu yang namanya Velika, Mysha suka sekali bercerita tentangmu pada tante. Tante harap kamu mau teman dekat bagi Mysha" Ucap Serli mengingat putrinya yang bercerita tentang Velika
"Putrimu seperti putraku, dulu Allen itu sangat pemalu dan cengeng. dia tidak suka berteman tapi ketika Allen kelas sd aku pindah ke sini"
"Hahaha Velika apa kamu ingat saat tante baru pindah di sini, kamu langsung berlari ke mari sampai ibunya mengejarmu" Velika hanya tersenyum kikuk
'Ada apa ini? kenapa malah membahas tentangku'
"Mama" Panggil Allen penuh penekanan
"Jangan membahas masa lalu" Lanjut Allen menaruh nampan berisi 5 gelas teh
__ADS_1
"Apa anak mama yang cengeng ini malu" Goda Rumi
"Sudahlah tante jangan mengoda Allen lagi bagaimana kalau dia menangis" Rumi dan Serli tertawa
"Velika" Ucap Allen menatap tajam Velika
"hahahaha aku hanya bercanda" balas Velika tertawa
Mendengar candaan Velika, Mysha menghentikan langkahnya untuk pergi ke sana dengan membawa piring berisi buah milik Velika yang sudah dia potong. Senyuman terukir di wajah melihat Velika yang begitu dekat dengan keluarga Allen. Cukup lama Mysha berdiam diri akhirnya melanjutkan langkah kakinya
"Loh Mysha? Aku pikir kamu tidak ikut" Kaget Velika melihat Mysha muncul dari arah dapur
"Karena kalian bertiga berteman apa tante boleh berkenalan dengan ibumu Velika?"
Rumi dan Allen menatap kaget ke arah Serli namun Velika lebih kaget dengan pertanyaan yang tiba-tiba. Sedangkan Serli yang mendapatkan tatap dari mereka bertiga secara bersamaan mulai bingung. Apa dirinya salah bicara, pikirnya
"ah i-itu mama,,," Gugup Velika bisa melanjutkan kata-katanya
"Ibunya Velika sedang di rawat di rumah sakit jadi lain kali saja kita ke sana" Ujar Rumi
"Begitu, aku pikir ada apa. Di rumah sakit mana dan kamar nomor berapa? Aku ingin menjenguknya besok"
__ADS_1
"Tante kondisi mama sedang kritis, jadi lain kali saja tante bertemu sama mama. Aku pamit pulang" Ucap Velika menundukkan kepalanya lalu pergi
Melihat Velika yang pergi dengan wajah sedih Allen tidak tinggal diam dan mengejar Velika sedangkan Mysha yang yang penasaran ikut menyusul mereka berdua. Sayang Velika sudah memasuki gerbang rumahnya jadi Allen terpaksa berhenti mengejar Velika, Mysha pun juga menghentikan langkah di sebelah Allen
"Mysha, kamu kenapa ikut mengejar Velika?" Tanya Allen
"Karena aku penasaran, melihat raut wajah Velika seperti itu. Apa hubungan Velika dan mamanya kurang baik?"
"Ya"
"sudah berapa lama? Tanya Mysha lagi
"aku tidak tau tapi yang pasti sudah sangat lama"
"Sangat lama? Gara-gara apa?" Allen menghela nafas dengan lontaran pertanyaan Mysha lagi dan lagi
"Aku tidak bisa bercerita karena itu masalah pribadi Velika jika kamu sungguh ingin tau, tanyakan saja pada Velika. Ayo kita kembali" Ucap Allen menarik tangan Mysha sebelum mendapatkan pertanyaan lagi
********************************
Please Vote and Like💜
__ADS_1