
Pulang sekolah pun tiba seluruh murid berbondong-bodong keluar dari kelas mereka, begitu pula dengan Allen, Velika, dan Mysha. Tapi melihat mereka yang bersama membuat Wendy dan Lauren merasa tidak suka dengan Mysha karena seharusnya yang mereka lihat hanya Allen dan Velika seperti biasanya
"Ren menurutmu Velika suka dengan Allen atau tidak?" Lauren berpikir sejenak sebelum menjawab pertanyaan Wendy
"Hmmm,,, aku rasa Velika menyukai Allen dan aku rasa juga tidak" Jawab Lauren tidak jelas
"Hah kau ini. Jika aku menjadi Velika, aku tidak akan membiarkan Mysha dekat dengan sahabatku"
"Aku juga sahabatmu, apa Mysha tidak boleh dekat denganku?" Mendengar pertanyaan Lauren, Wendy menghela nafas
"Bodoh, bahkan jika kau didekatin anjing liar aku tidak peduli" Ucap Wendy meninggalkan Lauren
"Wendy! Aku kan hanya bercanda, tunggu aku"
***
"Allen terima kasih
tumpangannya, apa kamu tidak mau mampir dulu" Tawar Velika
"Tidak, jika aku ingin mampir ke rumahmu aku bisa datang kapan saja. Rumahku dan rumahmukan bersebelahan"
__ADS_1
"Ah iya ya, kalau begitu sampai besok"
Allen hanya membalasnya dengan senyuman lalu menjalankan mobilnya. Velika memasuki halaman rumahnya, mata tertuju pada sebuah mobil yang tidak dilihat beberapa bulan ini. Senyuman bahagia terukir di wajahnya, dengan cepat Velika berlari ingin memasuki rumah, namun sebelum tangannya membuka pintu. Senyum bahagia berganti dengan raut wajah sedih, dia ingat bahwa hubungannya dan kakak tidak baik. Jadi Velika membuka pintu pelan, saat di ruang tamu Velika melihat Kakak dan Ayahnya yang sedang membicarakan pekerjaan. Tapi Velika berpura-pura tidak memiliki mereka berdua
"Velika" Langkah Velika terhenti ketika ingin menaiki tangga karena panggilan sang Ayah
"Ya Ayah" Jawab Velika tanpa menolehkan kepalanya
"Mulai sekarang jangan menjenguk mamamu lagi karenamu kondisinya memburuk"
"Aku mengerti, Maaf" Ujar Velika sedih
Velika bergegas menaiki setiap anak tangga sesampainya di kamar Velika langsung segera mandi, setelah itu memakai celana Cargo panjang berwarna hitam dan sweater berwarna cream. Lalu pergi lagi menuruni anak tangga
"Aku hanya ingin ke rumah Allen"
"Kau baru pulang sekolah, setidaknya makan terlebih dahulu sebelum pergi"
Tanpa menjawab Velika langsung pergi ke ruang makan. Begitulah kakaknya walaupun dia terlihat marah pada Velika dia tetap perhatian dengan adiknya. Baru saja memakan beberapa suap nasi sang kakak tiba-tiba datang membawa paper bag
"Velika, tolong berikan buahan ini pada Tante Rumi dan Paman Fari" Velika hanya membalasnya dengan deheman kecil
__ADS_1
'Aku pikir itu oleh-oleh dari kakak untukku'
"Kak, aku pergi dulu"
***
Velika berjalan lesu, menatap paper bag yang dirinya bawa. Sebenarnya dia tidak ingin pergi ke rumah Allen dan pergi ke taman untuk mengembalikan suasana hatinya. Tapi karena kakaknya menitipkan buah-buahan jadi Velika pergi kerumah Allen dari luar gerbang, Velika melihat mobil milik Mysha. Dengan perasaan penasaran Velika memasuki halaman rumah Allen lalu menekan tombol bel, tidak perlu waktu lama pintu pun terbuka
"Velika? ada perlu apa?" Tanya Allen yang membuka kan pintu
"Ini, kakak ku sudah pulang dan memintaku untuk memberikan buahan ini pada keluargamu"
"Terima kasih" Ucap Allen menerima paper bag
"Allen bukankah itu mobil milik Mysha? Kenapa dia ada di rumahmu?"
"Oh soal itu lebih baik kamu masuk saja dulu, cerita lumayan panjang"
.
.
__ADS_1
.
Mohon untuk Vote dan Like