Mengulang Bersamamu

Mengulang Bersamamu
Bersamaku Selamanya


__ADS_3

Tidak berasa gue sudah 3 tahun pacaran sama Aldo, baru kali ini gue bisa bertahan sampai 3 tahun pacaran sama seseorang. Walaupun kadang sering berantem, karena sifat gue yang kadang masih kekanak-kanakan, sedangkan Aldo sekarang sudah kerja dan usianya sudah lebih dewasa dari 3 tahun lalu gue kenal dia. Tapi entah kenapa semakin hari gue semakin sayang sama dia, dan gue terus berusaha untuk lebih dewasa lagi. Karena gue gam au kehilangan dia, gue ga mau putus dari dia. Hubungan gue dan Aldo sudah terbilang sangat dekat, gue sudah dikenalkan dengan keluarga dia, yang ternyata dia adalah anak dari konglomerat. Penampilannya sederhana tapi ternyata dia pewaris utama perusahaan kapas nomor 1 di Indonesia dan se Asia. Tapi gue diajar ortu gue untuk tidak menjadi cewek matre jadi gue sangat jarang minta sesuatu sama Aldo. Lebih seringnya dia yang nawarin gue untuk beli sesuatu bahkan sampai memaksa.


Ada satu kejadian, gue mau study tour ke Bali waktu itu. selama seminggu. Dia cukup sedih karena kita terbiasa hampir tipa hari ketemu, tapi karena gue harus pergi study tour akhirnya kita tidak bertemu selama seminggu. Sebelum gue ke Bali, dia kasih gue satu ATM, dan dia bilang di Bali beli apapun yang kamu mau ya. Waktu gue cek isi ATMnya gue shock dengan nominalnya terlalu banyak untuk dibawa jalan-jalan ke Bali. Tapi karena gue tahu diri, gue hanya beli secukupnya untuk diri gue, sisanya gue banyak beli oleh-oleh untuk ortu gue dan keluarga Aldo.


Gue sangat merasa dia sayang banget sama gue. Dan dia merubah gue 180 derajat dari cewek tomboy yang agak kasar, sekarang gue lebih suka memakai sesuatu yang feminine dan berdandan. Dan nyokap gue adalah orang pertama yang paling gembira karena melihat kecantikan gue yang semakin terpancar.


Malam itu malam minggu seperti biasa gue pergi nonton sama Aldo. Gue sudah selesai ujian sekolah dan nasional, hanya tinggal menunggu pengumuman kelulusan.


“yank, enak ya kalau liburan nanti bisa jalan-jalan ke Korea. Hehehe.” Rachel


“mau sayang?” Aldo

__ADS_1


“ga ah, temen-temen pada ga bisa kok. Mereka udah punya acara sendiri.” Rachel


“lho pergi sm aku aja berdua, mau?” Aldo


“huii ga mau yank, kita belum menikah, pamali tau yank.” Rachel


“hahaha. Makanya kita nikah aja yuk sayang?” Aldo


“lho beneran kok, aku ga bercanda, kita menikah, mau?” Aldo


“hah?” Rachel

__ADS_1


“lah kok malah hah, aku serius lho yank. Kita menikah, toh kamu juga udah lulus kan. Kalau pun kamu masih pengen kuliah kan bisa sambil menikah, kalau kuliah kan bebas. aku udah siapin uangnya untuk kita menikah.” Aldo


“ya ampun yank, terlalu cepat. Chele juga masih muda yank, baru aja mau lulus dari SMA.” Rachel


“lho memang kenapa? Ga masalah kok, temen aku juga banyak yang nikah muda. Toh nikah muda itu enak sayang. Kamu juga bisa tetap nikmatin hidup kok. aku ga akan ngekang kamu yang terlalu, kalau mau jalan-jalan sama temen-temen kamu silakan aja. Gimana?” Aldo


“kamu yakin mau nikah sama aku? Selamanya lho yank, kita ga bisa cerai kalau berantem.” Rachel


“hahaha. Kamu nih mikirnya, serius lah sayang dua rius malah. aku udah rencanakan ini semua sejak pertama kali menyatakan perasaan ku ke kamu. aku pengen kamu jadi istri ku dan jadi ibu dari anak-anak kita nanti.” Aldo


Malam itu Aldo memberikan kejutan lagi, secara tidak langsung dia melamarku. Dan tanpa disadari kita berciuman di bawah sinar bulan purnama. Malam itu aku merasakan cinta yang begitu kuat antara aku dan dia. Dan malam itu juga aku mengiyakan lamaran Aldo. Akhirnya aku menjilat air liurku sendiri dimana aku tidak ingin menikah di usia muda, sekarang aku malah akan menikah di usia yang pasti lebih muda dari usia Renata ketika menikah waktu itu.

__ADS_1


Tidak butuh waktu terlalu lama. 3 bulan setelah hari itu, aku dan Aldo mengadakan pesta Lamaran. Aku mengundang beberapa teman dekatku dan mereka cukup kaget karena aku akan segera menikah. Dimana aku dari background cewek yang tidak serius dalam berhubungan akhirnya aku bisa mengalahkan kenyataan. Selama acara lamaran itu kami mencari hari baik untuk menentukan tanggal pernikahan dan akhirnya tanggal pernikahan jatuh di tanggal  5januari. Hanya berjalan 6 bulan dari tanggal aku dan Aldo lamaran. Gugup iya, aku sangat gugup karena sebentar lagi aku akan menikah. Aku tidak tahu akan jadi seperti apa rasanya. Yang pasti aku ingin bahagia, bahagia dengan  laki-laki yang sangat aku cintai.


__ADS_2