Menikah Dengan Pria Angkuh

Menikah Dengan Pria Angkuh
Bab 11


__ADS_3

Pras merawat raras yang sakit tetapi pikiran dia masih di mia,pras yang memikirkan mia "mia sedang apa ya" pras yang berpura- pura tidur pun terbangun saat raras audah tidur dengan pulas,pras menelfon mia.


Kringgg....


Kringg....


Terdengar suara mia yang sedikit manja campur kecewa pada pras.


"kamu kapan ke apart aku pras,baru kamu pulang sehari saja aku sudah ingin bertemu kamu lagi". Tandas mia dari ujung telfon.


"setelah raras sembuh aku akan sering ke apart mu" tandas pras sambil tersenyum.


Raras yang terbangun mendrngar percakapan pras dengan mia,tetapi raras hanya berpura-pura tertidur.


Raras sekrang tau kemana pras jika tidak pulang,pras menemui mia di apartnya.


ke esokan paginya pras yang masih tertidur di sofa,rqras yang audah mulai membaik pun melakukan tugasnya sebagai istri.


Raras yang sudah mandi dia berpakaian sexsi untuk pras.dia berfikiran agar pras tidak berselingkuh dengan mia.


raras yang membangunkan pras "mas..mas.. "Panggil raras dengan lah lembutnya.


Raras dengan baju sexsinya yang mebelah gunung kembarnya Sambil menyodorkan gunung kembar ya di hadapan pras.


Sikap raras yang sedikit nakal itu membuat pras membuka matanya dengan lebar.


Raras yang terus mengodanya dan sambil mencium bibir suaminya itu hingga pras yang sudah tidak tahan.


Pedang yang tertidur itu menjadi bangkit melihat raras saat itu.


Pras melucuti baju sexsi raras satu persatu begtupun raras yang melucuti baju pras satu persatu.


Mereka melakukan olahraga pagi dengan semangatnya


"mas..aku hanya ingin kamu cintai mas" raras dengan muka berharap ada balasan jawaban dari pras.


Pras yang masih asik berolahraga seakan tidak mau menjawab perkataan raras,sampai pada raras dan pras di punyak surga duniawi mereka.


"mas..apa kamu menikmatinya bersama ku?" tanya raras.


Pras hanya tersenyum dan mengangguk tanpa ada kata yang keluar dari mulut pras.


pras berfikir "raras dengan mia sama- sama dapat memuaskan ku hanya saja raras tidak bisa memberi kenyamanaan sperti yang ku dapat dari mia".


Pras yang mash mencembu istrinya itu hingga lupa daratan dan akhir ya mreka olahraga untuk ke dua kalinya.


raras yang sudah lama tidak di sentuh oleh suaminya pun merasa bahagia.


Setelah mereka membersihkan diri masing- habis berolahraga pagi,pras pun pergi,raras di tinggalkan bgtu saja bak wanita penghibur setelah di pakai di tinggal begitu saja.

__ADS_1


Raras yang merasa kecewa pun hanya bisa tertunduk lemas,dia tidak bisa melakulan apa-apa lagi karna pras bisa marah besar lagi kepadanya.


"kiki...kiki.."panggil raras dari ruang makan.


Kiki yang sedang di belakang pun datang menghampiri raras.


"ki aku mau makan apa ada makan,aku lapar sekali" tanya raras.


"kikiy ada nyonya,ada sate,ayam goreng ,capcay" tandas kiky


"buatkan aku nasi goreng saja ki,sepertinya aku ingin sekali nasi goreng" tandas raras.


Tak selang lama telfon raras berdering ternyata ibunya telfon,raras memang tidak cerita dengan ibunya tetang maslah rumah tangganya.


Kring...


Kring....


Raras pun menjawab telfon ibunya.


"ada apa ibu,apa ibu sudah sehat?" tanya raras dengan penuh khawatir.


"iya ibu sudah sehat ras,bagaimana kamu dangan pras apa baik-baik saja?" tanya ibu.


Raras yang mndengar itu pun kaget,tidak mngkin di vercerita sebenarnya ke pada ibunya,apa lagi ibunya dari awal sudah tidak merestui pernilahan raras dengan pras.


"aku sama mas pras baik-baik aja kok bu,ibu tidak usah khawatir dengan ku ibu fokus saja dengan kesehatan ibu" tandas raras yang menetupi keadaan.


raras yang mndengar pun semakin kaget nasi goreng yang di siapkan kiky hanya di acak-acak tidak jadi di makan.


"i......ya....bu" jawab raras dengan nada yang sedikit terbata-bata.


stelah telfon itu di tutup pun raras binggung apa yang harus dia lakukan jika ibunya datang,sedangkan hubungan rqras denga pras sudah mulai dingin.


****************


tokk....


Tok.....


Pras datang menemui mia di apartnya.


Mia yang membuka pintu senang ternyata laki-laki yang di tunggu nya datang juga.


Sambil merangkul pras mia "kamu dari mana aja sie,aku kangen tau." tandas mia dengan manjanya seolah laki-laki di depan ya tidak boleh pergi lagi,mia memeluk ya denga eratnya.


"mi..mi..gak enak di liat orang"pras yang salah tingkah pun akhirnya masuk mendorong mia kedalam dengan pelulan mia yang erat itu.


pras yang habis olahraga pagi dengan raras tadi pun kembali ingin olahraga lagi dengan mia,mia yang selalu mengodanya membuat tidak tahan menikmati surga duniawi dengan mia.

__ADS_1


Mereka saling bercembu tiba- tiba mia.


Ueekkkk....


Uuueeekkk....


Pras yang mendengar pun "ada apa dengan mu mi?" tanya pras yang khawatir.


Gagal mereka melakukan olaharaga di pagi itu melihat mia yang pucat pras tidak tega.


"tidak apa-apa pras aku masuk angin,kemarin sedikit makan telat" tandas mia yang lemas dan pucat.


Tidak selang lama mia pun mual lagi dan kembali ke wastafel untuk emuntahkan amakanya.


Pras yang khawatir pun mengambilkan minyak angin untuk mia,dan memapah mia masuk kamarnya.


"bagaimana sudah enakan?" tanya pras.


Mia hanya bisa terbaring di tempat tidurnya dengan lemasnya.


Pras pergi ke dapur dan mebuatkan teh untuk mia.


"di minum dulu tehnya" tandas pras sambil menyuapi teh ke mia.


Pras mengajak raras untuk ke dokter namun ajakan itu di tolak raras.


"sudah aku tidak apa-apa" tandas mia.


Pras yang menawarkan makanan ke mia dan mia hanya mengangguk,karena mia lapar perut mia sudah bunyi minta makan.


pras yang memesan makanan online pun akhir ya datang.


"mi makan dulu aku belikan kamu bubur ayam" tandas pras sambil menyuapi mi bubur ya.


Mia yang sedang makan bubur itu tiba-tiba mual lagi.


Ueekkkk...


uuueekkkk....


Mia langsung ke wastafel untuk mengeluarkan bubur yang dia makan tadi.


Pras semakin cemas dengan keadaan mia tetapi mia tetap tidak mau di bawa ke dokter,wajah mia sudah benar-benar pucat badan ya sudah sangat lemas.


mia yang berbaring lagi di kasurnya pun bisa sedikit beristrhat sejenak.


Pras yang merawat mia di hari itu pun tertidur kelelahan di sofa depan tv.


Dengan lelapnya pras tidak sadar mia sudah terbangun dari tidurnya dan berusaha turun dari tempat tidurnya.

__ADS_1


Pras pun terbangun melihat mia yang bersusah payah karena tenaga sudah habis untuk kekamar mandi.


__ADS_2