Menikah Dengan Pria Angkuh

Menikah Dengan Pria Angkuh
Bab 20


__ADS_3

Sari yang mendengar itu menjawab "mau sampai kapan tuan akan menutupi ini semua dari raras?tandas sari yang sudah mulai kesal dengan tuannya itu.


"biarkan raras seperti ini menjadi wanita bodoh" ketus pras,sebenarnya pras sudah sedikit mulai menyukai raras tetapi karena ambisinya harta dia menampik itu semua dia tidak boleh mencintai raras.


"tapi tu....." mendengar sari pras mulai mendidih kepalanya seakan masalah dengan mia belum juga selesai sari datang membawa masalah lagi.


"cukup sari biarkan sandiwara ini berjalan dan aku yang akan mengatakan ke pada raras tetapi bukan saat ini" tandas pras yang sudah mulai kesal dengan sari.


"silahkan kamu keluar dari ruangan ini" pras yang mengusir sari dari ruangan kerjanya.


Sari yang mebalikan badan dan menuju pintu keluar,pras yang masih duduk di meja kerjanya itu mulai berfikir dengan keras dengan maslah yang ada


Aaaagghhh.....!!!!


Triak pras "sari memang sialan ingin dia menghancurkan rencana ku" gurutu pras sambil mengepalkan tangan ya di meja dan mata ya yang tajam.


Raras yang berada dikamar ingin berusaha beranjak dari tempat tidur dan mencari suaminya.


Cklekk....


Pintu kamar pras terbuka raras keluar kamar dengan lemahnya,dia melihat tami sedang membersihkan ruangan keluarga dan sepintas melihat sari lewat dan masuk kamar.


"mas pras berada di ruang kerjanya aku coba untuk kesana" raras berinisiatif menghampiri pras di ruang kerjanya,baru saja raras didepan pintu ruang kerjanya dia mendengar pras sedang marah besar.


Raras mengurungkan niatnya untuk masuk ruang kerja pras dan dia membalikan badan ya untuk kembali kekamar,tetapi raras penasaran apa yang mebuat pras marah besar.


"bukannya tadi mas pras denga mama sari?" tandas raras yang penuh dengan tanda tanya.


Raras bejalan menuju kamarnya lagi dia ingin segera mandi karena sudah gerah sekali.


Pras yang keluar dari ruangan kerjanya dan kembali ke kamar


Ckelkk.....


Pras mendapati raras tidak ada di tempat tidurnya.

__ADS_1


"apa raras keluar dan mendengar pembicaraan ku dengan sari" fikir pras dengan keras.


"rass...rasss..ras..." pras panggil raras mutar mengelilingi kamar.


"iya mas aku di kamar mandi" jawab raras yang masih di dalam kamar mandi.


Pras yang mendengar itu sangatlah lega berarti raras tidak mendengar pembicraan ya denga sari tadi.


Pras pun duduk di sofa kamar sambil melamun menatap luar cendela fikiran ya ke mia saja


"bagaimana mia,sekarang mia dimana bagaimana kandungan mia" pras berfikir keras dan pras menlfhon seseorang.


Dua mengambbil handphone di atas mejanya dan jarinya nya sedang berselancar di layar ponsel itu seakan aedang mencari nomer yanga akan di hubungi.


Tutttt...


Tuttttttt....


terjawab suara laki-laki di sana pras pun memberi perintah kepada laki-laki itu.


Iya laki-laki itu orang suruhan pras laki-laki itu bernama jac dia seorang baudigard badan yang kekar dan berotot besar-besar.


Jack yang mendengar itu langsung menjawab tanpa berfikir "siap bos".


"jangan kau lukai dia sedikit pun kamu hanya memberi tauku keberadaan mia saja jangan kau sentuh dia" pras menekankan perintahnya,pras segera menutup telfhone itu.


Tak lama raras keluar dari kamar mandi raras hanya memakai handuk di badannya dan di kepalanya di habis keramas karena gerah.


Pras yang melihat dari arah sofa fikiran dia melayang-layang nafsu ke pada raras bangkit kembali dia melihat kulit putih raras,alis tebal raras dan bibir tipis raras merasa terpesona


"jika tau sebenarnya apa dia akan marah?" tandas pras dalam hatinya.


****************


Pras yang mehan nafsu ya ke raras dan dia buru-buru masu kamar mandi rasanya tubuh pras sangatlah panas dia ingin sefera membasahi tubuh ya dengan air.

__ADS_1


"sialan raras berusaha mengoda ku" gurutu pras yabg masuk kamar mandi jantung ya berdebar sangatlah kencang,kepala pras menajadi pusing teringat raras yang hanya memakai handuk habis mandi.


shower di buka pras dan dia mandi dan beres-beres badannya setelah selsai mandi pras kluar kamar mandi dia melihat raras dengan baju sexsi ya duduk di sofa


"Astaga tubuh raras memang sexsi sekali" grutu pras lagi yang mematung di depan pintu kamar mandi.


Pras yang sudah tidak kuat menahan nafsunya pedang samurainya pun sudah menegangg,pras menghampiri raras yang duduk di sofa.


Pras yang menciumi leher raras dari belakang dan mendarqt di bibir raras yang tipis itu,raras kaget matanya melebar jantung ya berdegub kencang seakan habis berlari kencang.


dalam hati raras "apa mas pras akan memberiku nafkah batin yang aku minta kemarin?" raras yang masih binggung dengan apa yang di lakukan pras.


raras pun tidak menolak di ajak olahraga di siang menjelang sore itu,pras melucuti baju sexsi raras dan pras juga melucuti bajunya.


mereka berdua sudahbtidak menggunakan sehelai bajupun raras yang berada di atas pras pun menikmati olahraga itu.


Seakan mereka berdua sudah melayang jauh di awang-awang surga dunia sedang dinikmati mereka di atas sofa.


Aaahhh ahhhh...mas !!!


Pras yang masih berolahraga di bawahnya pun hanya menikmati ******* raras saja.


Samapai akhirnya mereka selsai berolahrga raras mengucapkan "terimakasih mas kamu telah memberiku nafkah batin ini" tandas rarars sambil memandangi wajah pras yang kelelahan itu.


Pras yang mendengar itu hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya dan dia mengecup kening raras,mereka pun pindah ke tempat tidur merka dan bermanja-manja saling berpelukan satu sama lain.


Pras seakan melupakan apa tujuan menikahi raras seakan dia sudah di mabuk kepayang oleh tubuh raras yang indah itu sereka saling tertawa bercanda,sampai pada akhirnya jam sudah menujukan pukul 6 sore dan waktunya merwka untuk makan malam.


"mas aku siapkan kamu makan malam dulu" raras yang mengambil bajunya di lantai dan beres-beres memberaihkan tubuhnya.


"malam ini kamu tidak usah menyiapkan aku makan malam kita makan di luar saja" tandas pras sambil memengang tanga raras.


Raras yang mendengar itu tersenyum lebar ini sperti bukan mas pras yang suka marah-marah dan dingin terhadap raras,mas pras yang di hadapan raras sekarang mas pras yang perhatian dan tidak marah lagi ke raras.


"kamu dandan yang cantik kita makan di resto" tandas pras yang masih di tepi ranjang.

__ADS_1


Raras yang mendengar itu lalu bergegeas kekamar mandi dan mebersihkan dirinya habis berolahraga dengan pras,stelah raras mandi sekrang pras yang meuju kamar mandi dan raras duduk di neja riasnya.


Pras sambil memandang raras dengan mengedipkan matanya kepada rarars,raras membalas dengan senyuman dan menggelengkan kepalanya.


__ADS_2