
Keesokan harinya Karta datang kembali untuk menjemput Raras seperti perintah Pras kemarin mereka bertemu di bandara.
Perjalanan menuju bandara Jakarta sekitar 4 jam tanpa terasa Raras dan Karta sampai bandara terlebih dahulu dari Pras,sepertinya Pras masih ada meeting di kantornya.
" Kar kamu pulang saja biar saya menunggu mas Pras di sini" Perintah Raras ke pada Karta.
Raras yang melihat jam di tangannya masih menunjukan pukul 2 siang dan Pras kemungkinan tidak bisa di hubungi saat ini.
" Benar nyonya saya tinggal dan nyonya sendiri di bandara?" Tanya Karta yang masih ragu untuk meninggalkan Raras sendiri di bandara.
" Iya tidak apa-apa kamu pulang saja sebentar lagi mas Pras juga datang" Jawab Raras yang meyakinkan Karta kalau dia tidak masalah di tinggal di bandara.
" Baik nyonya saya pulang" Jawab Karta yang berpamitan pada majikannya,Raras yang sudah di tinggal Karta menelphone Pras memberitahukan kalau dia sudah sampai.
Tuttttt .....
Tuuutttt....
Telphone Raras sepertinya tidak di angkat oleh Pras kemudian Raras menulis pesan singkat untuk Pras agar Pras bisa membacanya.
" Mas aku sudah sampai bandara Karta juga sudah ku suruh pulang aku tunggu kamu di sini mas" Tulis pesan Raras kepada Pras,Raras tidak menerima balasan dari Pras dia menunggu dengan cemasnya.
"Duhh mas Pras kemana aku sudah menunggu 2jam di sini tetapi dia tidak kunjung datang" Grutu Raras yang sambil memandangi jam yang berada di tangannya.
Raras mencoba menelphone Pras kembali,tetapi tidak kunjung di angkat oleh Pras,Raras sudah merasa sangat gusar menunggu suaminya.
" Ras..Ras..." Ada suara laki-laki yang memanggil dari kejauhan.
Raras menoleh ke arah suara yang memanggilnya,laki-laki itu melambaikan tangannya seakan dia memberitahukan kalau dia orang yang di tunggu sudah datang.
" Mas Pras akhirnya datang juga" Ucap Raras yang matanya kembali berbinar-binar rasa cemasnya hilang seketika saat melihat Pras sudah datang.
" Kamu kemana saja aku telephone tidak di angkat aku chat tidak di balas" Omelan Raras yang menjadi.
" Maaf tadi aku ada meeting dan sedikit masalah di kantor jadi tidak bisa angkat telpon dan balas chat kamu,tetapi kan sekarang aku sudah ada di sini bersama kamu" Ucap Pras yang sesikit mengoda.
"Sebenarnya kita mau kemana mas?" Tanya Raras yang penasaran.
" Kita ke Jogja aku akan menemuimu dengan seseorang" Jawab Pras yang dengan santainya.
__ADS_1
"Siapa mas?" Tanya Raras lagi makin penasaran dengan tekateki ini.
" Ayo kita masuk pesawat dulu nanti kamu juga tau akan bertemu dengan siapa" Jawab Pras sambil memasuki pesawat.
Di perjalanan Raras mulai memikirkan akan bertemu siapa di Jogja nanti,apa Pras akan mengajak Raras bertemu dengan Mia. Seperti yang pernah aku katakan ke Pras.
" Mas boleh aku bertanya apa kita akan menemui Mia di Jogja?" Tanya Raras yang makin penasaran.
" Iya kita akan bertemu Mia seperti yang kamu minta denganku kemarin" Jawab Pras sambil menghelai nafas,di otaknya entah apa yang akan terjadi nanti ketika Mia dan Raras bertemu.
" Apa kamu ke Jogja kemarin menemui Mia bukan karena ada proyek di sana?" Tanya Raras lagi, suasana di perjalanan semakin hening.
" Iya aku menemui Mia proyekku sudah ada yang handel" Jawab Pras lagi yang menjawab dengan berat mengatakan.
****************
Sesampainya di Jogja Pras menelphone Jack untuk menjemputnya di bandara,Pras mengambil handphone di dalam saku celakanya.
Tutttt......
Tuutttt.....
" Hallo Jack jemput saya di bandara sekarang saya sudah ada di bandara" Perintah Pras.
" Baik bos saya akan ke sana" Jawab Jack sambil menutup telephone dan berangkat menjemput Pras.
Pras dan Raras menunggu Jack datang mereka pergi ke sebuah resto yang berada di bandara itu,waktu sudah menunjukan makan malam juga.
" Mas terimakasih kamu sudah mau menemui aku dengan Mia" Ucap Raras yang menahan rasa sakit hatinya ingin bertemu dengan selingkuhan suaminya itu.
" Ras apa kamu yakin ingin bertemu dengan Mia kalau kamu tidak yakin kita bisa pulang ke Jakarta sekarang?" Tanya Pras yang mulai ragu dengan keputusan yang dia ambil untuk menemui Raras dan Mia.
" Iya mas aku yakin aku tidak apa-apa" Ucap Raras dengan semangat dan penuh senyum menutupi perihnya hatinya.
Tak selang lama handphone Pras berdering muncul nama Jack di layar ponsel Pras.
" Iya hallo Jack apa kamu sudah samapai?" Tanya Pras kepada anak buahnya.
" Iya bos saya sudah di parkiran bandara" Jawab Jack yang berdiri di luar mobil.
__ADS_1
" Baik saya segera kesana" Jawab Pras dan menutup telephone dari Jack dan bergegas pergi meninggalkan resto itu.
" Ayo Ras anak buahku sudah datang" Ucap Pras.
Raras yang mendengar itu langsung menganggukan kepalanya sambil meneguk minuman yang dia pesan tadi dan bergegas pergi mengikuti langkah Pras.
Mereka keluar dari bandara dan menuju parkiran di sana sudah terlihat Jack yang sedang menunggu mereka.
" Jack bagaimana,ini istri saya" Ucap Pras yang meperkenalkan Raras sebagi istrinya.
" Ini Jack Ras anak buahku di sini" Ucap Pras lagi.
"Hallo saya Raras istrinya mas Pras" Jawab Raras yang sambil mengulurkan tangannya ke pada Jack.
Di sambutlah uluran tangan Raras " Saya Jack nyonya anak buah bos Pras di Jogja" Jawab Jack.
" Ayo kita ke hotel besok pagi kamu jemput kami di hotel dan kerumah Mia" Perintah Pras kepada Jack.
" Baik bos" Jawab Jack yang kemudian masuk kedalam mobil.
Buuugghhh...pintu mobil tertutup dan mereka berjalan menuju hotel tempat mereka menginap untuk beberapa hari.
Sesampainya di hotel merekapun segera turun dan segera chek in untuk masuk ke dalam kamar,setelah mendapatkan kamar mereka rasanya ingin istirahat hari ini sangat lelah.
"Aku mandi dahulu mas rasanya gerah sekali" Ucap Raras yang ingin segera mandi.
" Iya sana kamu bersihkan badanmu lebih dahulu biar aku yang membuka koper ini" Jawab Pras sambil membuka koper mereka.
Pras sekarang jauh lebih perhatian ke Raras dan dia sudah tidak marah-marah lagi semua ucapan dia sangatlah lembut dan pelan,itu membuat Raras makin optimis bahwa Pras pelan-pelan bisa mencintai Raras.
Setelah Raras mandi Raras mulai mengoda suaminya lagi,Raras yang keluar kamar mandi hanya memakai handuk di balut di tubuhnya itu.
" Mas menolehlah ke pada ku" Goda Raras ke suaminya yang selalu nafsu melihat Raras.
" Apa Ras kita lelah hari ini nanti kalau kita sudah tidak lelah dan urusan kita dengan Mia sudah selesai aku akan memberikan apa yang kamu inginkan" Jawab Pras yang memang sudah lelah karena perjalanan dari Jakarta ke Jogja.
Raras yang mendengar itu menundukan kepalanya rasa kecewa karena di tolak Pras dan ngambek.
"Baiklah kalau itu mau mas Pras" Jawab Raras lagi menahan rasa kecewa.
__ADS_1
Pras yang berlalu pergi ke kamar mandi sambil mencium pundak wangi Raras itu,dan Raras tersenyum kembali melihat perlakuan Pras.