Menikah Dengan Pria Angkuh

Menikah Dengan Pria Angkuh
Bab 12


__ADS_3

Pras yang memapah mia ke kamar mandi.


"mi seperti ya kamu harus ke dokter"bujuk pras lagi.


"tidak usah pras aku tidak apa-apa" tolak mia yang di ajak ke rumah sakit.


Stelah pras membantu mia ke tempat tidurnya handphone pras berdering, tertulis nama raras


Kring....


Kring....


Pras yang menjawab dengan seadanya.


"ada apa ras?" tanya pras dengan sikap dinginnya.


"ibu ku akan datang ke jakarta mas besok,bisa kah kamu menemui ibu ku?" tanya raras khwatir pras tidak bisa menemui ibunya.


"masih besok kan,lihat besok saja aku sibuk sekarang" ketus pras,kemudian telfonpun di tutup.


Tutttttt.......


Tuttt...........


"siapa pras,raras menyuruhmu untuk pulang?" tanya mia denga suara yang sangat lemah.


Pras menoleh ke arah mia yang berbaring di tempat tidurnya.


"kamu pulang saja aku tidak apa-apa" tandas mia lagi


"aku tidak bisa pulang kamu masih sakit dan lemas sperti ini,apa lagi di apart tidak ada siapa-siapa nanti kamu membutuhkan sesuatu" pras dengan muka cemasnya.


Misa yang mndengar itu pun tersenyum,seakan pras yang dia kenal cuek mnjadi sanagat perhatian kepadanya.


Pras aku mau bicara denganmu.


"kita sudah sering melakukan,kalau aku hamil bagaimana?" tanya mia dia yang habis melihat kalender dan dia sudah telat seminggu.


Pras yang mendengar pun diam tidak menjawab pertanyaan mia,dia belum memikirkan sampai sejauh itu.


"hmmmmm......" pras pergi keluar kamar untuk berfikir jika memang yang di katakan mia benar bagaimana.


"jika memang mia benar hamil aku akan suruh dia untuk gugurkan kandungannya" grutu pras yang belum siap juga untuk mempunyai anak dari mia maupun raras.


Pras yang hanya diam tanpa jawabn pun akhirnya binggung dan dia menjadi salah tingkah.


Sore hari mia sudah membaik,dan mereka makan di meja makan.

__ADS_1


"malam ini kamu nginap di sinikan pras?"tanya mia.


Pras yang masih teringat perkataan mia tadi pun diam dan melamun sehingga makanan di depannya dia hanaya di acak-acak tidak di makan.


"pras...pras..."panggil mia.


Pras yang kaget mendengar panggilan mia pun menjadi salah tingkah lagi.


"iiì....ya mi,kenapa iya aku menginap di sini tetapi pagi nanti aku harus segera pulang karena ibunya raras akan datang ke jakarta" tandas pras.


Mia yang mendengar jawaban pras pun menangguk senyum pun lebar terpancar dari bibirnya pras menemani dia malam ini.


Setelah mereka amakan pras memapah mia ke tempat tidurnya lagi,setelah memastikan mia beristrhat pras keluar dari kamar mia. Dia duduk di sofa pikirannya masih memikirikan kata-kata mia.


Pras yang berusaha tidur pun tidak bisa dia hanya gelisah seakan otaknya dia penuh dan kuping nya seakan ada tanggisan bayi yang menghantui.


Waktu sudah meunjukan jam 3 pagi pras juga tak kunjung tidur samapai akhirnya dia tertidur dengan pulasnya,dia seperti orang yang sangat lelah.


Mia yang bangun lebih awal dari pras segera kekamar mandi 3hari yang lalu mia sudah membeli tespack karena dia tau bahwa sudah telat haid 7hari.


Pagi itu mia mengets dengan rasa takut dan khawatir dia memberanikan dirinya untuk mengtes. Dan hasil ya.........


Mia menanggis melihat benda yang ada di tangannya ternyata garis 2 mia hamil anak pras,mia yang menanggis takut dll di kamar mandinya hingga dia mengurung diri di kamar mandi.


Pras yang terbangun dari tidurnya kaget mia sudah tidak ada di kamarnya dia mencari mia sampai di depan pintu kamar mandi pras mndengar mia yang sedang menanggis.


Tookkk....


Tookkk....


Pras yang melihat mia memanggis di ujung sambil menggegam testpack yang bergarais dua itu.


"kamu kenapa mi....?" tanya pras mia yang hanya menanggis,pras yang melihat benda di tangan mia pun kanget dan lemas.


"tidak mi...ini tidak mungkin kamu hamil" pras terduduk lemas di dekat mia pun seakan menyalahkan dirinya sendiri.


****************


pras masih belum yakin dengan apa yang dia lihat tadi pun dia pergi dan terpaksa meninggalkan mia sendiri.


Pras pulang jerumah yang mewah itu dengan penuh penyesalan dan marah.


Setibanya di rumah pras langsung masuk kamar dia hanya melamun seakan hari itu sangatlah kacau untuk dia karena kebodohannya dia hanya terduduk di tepi tempat tidur.


raras yang sedang menyiapkan diri menyambut ibunya yang akan datang tak sengaja dia melihat pras hanya melamun pun memberanikan diri untuk bertanya.


"ada apa kamu mas,kamu seperti banyak yang di filirkan?" tanya raras.

__ADS_1


pras hanya diam dia tidak mau menjawab pertanyaaan raras,pras yang langsung meninggalkan raras dari tempat tidur dan menuju kamar mandi.


"Bodoh..bodoh..kenapa mia bisa hamil,kenpa kamu tidak memakai pengaman...." seakan kemaraan pras pun semakin menjadi.


tok...


Tok....


"iya.. Masuk" saut raras dari dalam kamarnya.


Ckelk.....


Tami memberi tau raras bahwa ada wanita paru baya datang mencari raras.


"nyonya...ada tamu untukmu" tandas tami.


Raras dengan semangat dan bahagianya dia tau yang datang adalah ibunya,dia juga khawatir ibunya datang di saat tidak tepat di saat pras sedang banyak fikiran.


"iya..tami saya akan menemuinya sebentar lagi" tandas raras sambil memakai lipstik di bibir yang tipis itu.


tami pun pergi meninggalkan kamar raras.


"mas...mas...ibu sudah datang apa kamu sudah selesai mandinya?" tanya raras.


"iya kamu duluan saja menemui ibumu aku belum selesai" jawab pras dari dalam kamar mandi.


Raras yang mendengar itu dia pun pergi keluar kamar untuk menemui ibunya.


raras yang senang menemui ibunya tetapi ibu nya tidak dia melihat ada yang di tutupi oleh anaknya.


"kemana suami mu ras?"tanya ibu sambil melihat arah kamar.


"mas pras sedang mandi bu" jawab raras.


raras mempersilhkan ibunya untuk duduk tak lama kiky pun datang membawakan secangkir teh hangat.


tak selang lama pras pun keluar dari kamarnya dan menghampiri ibu mertuanya.


Raras yang berharap ini saat nya pras mengambil hati ibunya itu agar ibunya dapat merestui pernikahannya dengan pras.


Tetapi di ruangan itu sangat lah dingin pras hanya melamun di atas sofanya di ajak bicarapun tidak bisa,hanya raras yang mengobrol dengan ibunya.


Ibu raras pun melihat gerak gerik pras yang aneh seperti ada yang di fikirkan sangatlah berat.


"pras...pras..." panggil ibu raras,pras yang di panggil pun dia kaget dan menjadi salah tingkah


"i....ya" jawab pras dengan gugupnya.

__ADS_1


__ADS_2