
Raras yang merasa pusing dan mual dia berlari ke toilet dia memuntahkan makanan dan minuman yang ada di perutnya.
Bau winne sangatlah membuat raras pusing karena dia belum pernah minum itu,pras bergegas menghampiri raras di toilet.
Tookkkk...
Toookkk ..
"ras kamu baik-baik saja di dalam?" tanya pras yang berada di balik pintu,dia khawatir dengan keadaan raras yang berada di dalam kamar toilet itu.
"iya...mass aku tidak apa-apa..uwekkk uwekkk" raras yang memuntahkan makanannya lagi dan kran air pun mengalir dengan kencangnya.
Raras yang sudah lemas akhirnya keluar dari toilet dengan wajah yang pucat dan tubuhnya sangat lemas.
"ras kamu tidak apa-apa muka kamu pucat ayo aku abtar kamu ke kamar" tandas pras.
Kamar pras sudah menyalakan aroma terapi dia sudah menyiapkan baju yang amat sexsi untu raras,pras membayangkan malam itu akan indah.
Tetapi itu semua tidak akan mungkin raras yang habis meminum winne menjadi kurang enak badan jangan kan untuk berolahraga dengan pras dia untuk membawa dirinya saja sudah lemas.
Pras yang memapah raras masuk kamar dan membaringkan ya di tempat tidur yang mewah itu.
"mas maaf aku membuat rencana mu gagal malam ini" tandas raras yang sambil berbaring di tempat tidur tanpa menganti baju dressnya tadi.
"its oke ras sudah kamu berbaring saja dulu di sini aku akan membuatkan kamu teh hangat" tandas pras yang bergegas keluar dari kamar dan meninggalkan raras ditempat tidur.
Pras yang berada di dapur dia mengerutu "Dasar wanita kampung selalu membuatku susah" dengan muka sedikit kesal pras.
Pras berpura-pura tersenyum di depan raras seakan tidak ada masalah dengan dia,tak beberapa handphone pras berdering tertera nama jac di sana.
pras yang melihat itu dia segera keluar kamar dan dia sedikt menajaih dari raras pras keluar unit apart ya untuk menerima telphone dari jac.
"bagaimana jac,apa kamu sudah tau di mana mia berada sekarang?" tanya pras yang penasaran denga laporan jac.
"mia berada di jogja bos" tandas jac memberi laporan ke pras.
__ADS_1
Pras yang sudah mendengar laporan jac dan sudah tau keberadaan mia dia ingin segera menemui mia secepatnya.
Tak lama obrolan mereka berakhir dan pras masuk ke unitnya kembali,pras menuju kamar lagi dan memastikan raras baik-baik saja.
"siapa mas yang telphone barusan" tanya raras dengan lemahnya.
"oohhhh...itu rekanan bisnis ku,kemungkinan lusa aku akan keluar kota" tandas pras yang menutupi semuanya dari raras pras senang karena akan bertemu mia dan anak yang ada di kandungan mia.
raras yang mendengar itupun menganggukan kepalanya seakan dia mengerti bahwa itu dari rekan kerja pras yang berada di luar kota.
"ras maafkan akunya kalo.kamu tidak.bisa meminum winne" tandas pras yang sedikt merasa bersalah karena dia raras menjadi sperti ini.
"tidak apa-apa mas,aku menjadi tau rasa wainne sperti apa sekarang dan ternyata aku tidak suka" canda raras dan sambil tersenyum kearah pras.
Pras yang melihat itu dia tersenyum balik ke raras,sebenarnya pras juga bahagia dengar keberadaan mia sekarang,kebahagiaan pras 2x lipat sekarang.
"mas apa kita akan bermalam di sini atau kita pulang?" tanya raras dengan lemah nya.
"kita di sini saja dulu kamu juga belum membaik kamu masih lemas" jawab pras yang membuka jasnya dan menaruhnya di atas meja kamarnya.
Pras membersihkan dirinya dan kemudian raras,karena raras tidak ada baju lagi dia mau tidak mau menggunakan baju sexsi yang sudah di siapkan pras.
Raras yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan baju itu membuat pras menjadi nafsu,jalan raras yang melenggak lenggok seakan sedang menggoda pras yang sudah di temapt tidur.
"ras kamu mengoda ku" genit pras kepada raras,raras yang mendemgar itu hanya tersenyum.
"mas anehnya memakai baju ini" raras yang berdiri di depan pras sambil memegangi baju ya yang sexsi dan sedikit traspran itu.
pras yang melihat raras menggunakan baju itu matanya ingin lompat keluar dan dia ingin berolahraga dengan raras,tetapi raras masih tidak bergairah karwna winne tadi.
"kamu sexsi sekali ras menggunakan baju itu" tandas pras sambil memandangi raras.
Raras pun akhirnya berbaring di temapt tidur dan dia bergegas ingin tidur karena matanya sudah sangat menagntuk sedangkan pras masih saja gelisah nafsunya makin memuncak melihat raras tidur dan memakai baju yang amat sexsi itu.
pedang samurai pras sudah tidak tahan lagi ingin menancapkan ke goa yang indah itu tetapi melihat raras yang lemah pras mehannya,pras akirnya pergi ke kamar mandi untuk cuci muka.
__ADS_1
"sabar pras raras sedang sakit karena kamu" pras yang memandangi kaca di dalam kamar mandi,dan yak lama pras pun keluar dari kamar mandi dan dia kbali tidur.
Keesokan harinya raras bangun lebih dulu dia mandi terlebih dahulu saat raras mengeringkan rambutnya di meja rias dengan kemben handuk pras terbangun.
"mas kamu sudah bangun?" tanya raras yang masih duduk di meja riasnya.
Pras yang sudah menahan nafsunya dari semalam dan melihat raras dengan begitu seakan dia memancing macan yang sedang tertidur.
"ras layani aku pagi ini" minta pras dengan nada yang sedikit genit ke raras.
Raras yang mendengar itupun dia berdiri dari meja riasnya,dia berdiri tepat di depan pras yang masih ada di ranjang,raras membuka kemben handuknya di depan pras.
Pras melihat itu seakan gairah di pagi itu menjadi 1000% menimgkat melihat tubuh raras yang mulus,mata pras hampir saja loncat jantung pras berdegup kencang sekali.
"mas ini kan yang kamu mau dari semalam" tandas raras yang datang menghampiri pras denga tubuh yangbtidak menggunakan sehelai kain pun.
Pras makin tidak karuan jantunya mendaratblekat bibir pras dengan bibir raras seakan permen karet mereka saling bercembu,pras pun melucuti bajunya satu per satu.
pedang samurai pras akhirnya menancap ke goa yang i dah itu dengat lekatnya dan binir mereka saling mencembu,olahraga pagi yang menyenangkan.
Pras dan raras sydah berada di surga dunia,sekan dunia ini milik mereka berdua raras mengucapkan kata cinta kepada pras.
"mas aku cinta dengan mu" tandas raras yang masih dengan nafsunya itu.
Pras yang mendengar itu hanya terdiam dan melotot seakan nafsunya menjadi hilang san samurainya menjadi tidak garang lagi.
Pras yang mendorong raras minggir,raras yang menlihat prilaku pras dengan anehnya.
"kenapa mas,maaa apa aku salah berbicara itu dengan mu?"tandas raras yang penasaran.
Pras yang hanya diam saja dan meninggalkan raras di ranjang dia pergi ke kamar mandi.
"gak raras tidak boleh cinta dengan ku" tandas pras yang berada di dalam kamar mandi.
"dan aaku tidak boleh jatuh cinta ke pada raras,aku hanya ingi tubuh raras,aku syang denga mia karena mia mengandung anak ku" pras berusaha memungkiri itu dan mencuci mukanya.
__ADS_1
Raras yang menangggis di ranjangpun tidak ada yang memperdulkan dia.