
Pras yang baru saja keluar dari kamar mandi untuk mandi yang ke dua kalinya,dia menoleh ke arah meja rias yang di mana raras sudah sangat cantik sekali.
Raras menggunankan dress merah maroon panjang selutut kaki sepatu heels yang tingginya 7cm dan menggunakan kalung berlian itu pemberian pras waktu mereka nikah dan rambut yang hanya terurai dan make up yang sangat simpel tetapi elegan.
Pras memandangi raras tidak kedip matanya seakan matanya ingin sekali lompat keluar,raras memang sangat cantik malam itu tak selang lama pras pun bersiap-siap mwnggunakan kemeja yang senada dengan dress raras dan menggunakan jas hitam rambut pras yang di sisir klimis pake pomed.
Raras dan pras saling pandang satu sama lain dan mereka memuji
"ras kamu cantik sekali malam ini" raras yang mendenggar itu tersenyum malu,raras menjadi sedikt salah tingkah raras pun swgera mengandeng tangan pras untuk kelyar kamar dan bergegas berangkat ke resto.
"kiky..." panggil pras yang menuju mobil di luar
kiky yang mendengar panggilan pras menghampiri pras dan raras,kiky melamun melihat tuan dan nyonyanya begitu cantik dan tampan.
"ki saya makan di luar makanan yg kamu masak kalian makan saja ya" pras sambil pergi menuju garasi dan masuk kedalam mobil.
BBuugghhhh.....
Pintu mobil tertutup mobil BMW merah itu melaju dengan cepatnya,suasana di dalam mobil pun terasa hangatmereka saling pandang dan melempar senyum satu sama lain.
"mas kamu jangan memandang aku seperti itu aku malu atau ada yang salah sama make up aku" raras yang buru-buru melihat cermin dan mengambil tisue dan ingin menghapus make up nya.
"jangan..kamu hapu make up mu ras,kamu cantik sekali malam ini" entah ini pujian pras yang berapa kalinya kepada raras.
Mereka sampai di resto,raras dan pras turun dari mobil pras memberika kunci mobilnya itu ke juru parkir resto mewah itu.
Wahhhh.....
Raras yang takjub melihat kemewahan resto itu spertinya eksekutif sekali yang bisa makan di reato itu
"mas ini mewah sekali pasti makananya mahal" canda raras ke pras sambil tersenyum.
Pras yang melihat tingkah raras hanya tersenyum dan mereka melangkah kemeja memang sebulm mereka berangkat tadi pras sudah memesan meja untuk dinner mereka berdua.
pras dan raras duduk di meja dekat dengan cendela pandangan malam itu sangatlah indah lampu-lampu gedung tinggi begitu terangnya seakan makin romantis,belum lagi dengan musik yang sesik syahdu.
"mas ini sangatlah indah untuk ku,terimakasih ya mas atas semuanya" tandas raras sambil menggengam tangan pras di meja.
Tak lama pelayan datang menu yang mereka pesan datang ada shusi,steak,spagetti dan oringe jus dan oras tak lupa memesan winne kesukaannya.
__ADS_1
merekan makan dengan anggun dan elegannya,raras walapun dari desa dulu waktu kuliah dia di ajarkan tabelminer sehingga dia tidak membuat malu pras malam itu.
Pras dan raras mengbrol dengan intimnya lampu reato yang sedikit redup seakan makin hangat mereka satubsama lain.
"bagaimana ras apa kamu senang" tanya pras sambil meminum winne.
"aku senang sekali mas" jawab raras dengan rasa bagaia senyumnya tak lepas dari bibirnya itu matanya yang berbinar-binar.
Pras hanya tersenyum kecil melihat tingkah raras yang sperti anak kecil yang di beri permen oleh ibunya.
****************
setelah mereka selesai makan mereka meninggalkan resto itu raras yang menggandeng tangan pras berjalan dengan anggunnya.
mereka sudah sampai loby resto dan mobil BMW sudah terparkir depan pintu pras segera membukakan pintu mobil itu.
Buughh..
"terimakasih mas raras melemparkan senyuman ke pras" raras pun langsung masuk mobil mewah itu.
Pras pun demikian bergegegas masuk ke dalam mobil dan pras menhinjak gas mobil dan mobil itu berlari.
"iya..." jawab pras hanya dengan satu kata.
"apa kita mau langsung pulang?" tandas raras yang merasa aneh mobil itu tidak mengambil arah pulang melainkan jalur lain.
"tidakk...kita tidak langsung pulang kita menginap di apart ku" tandas pras sambil mengemudikan mobilnya
Raras berfikir apart mas pras yang mana??pras memang org kaya raya dia memiliki banyak aset terutama apart dia memiliki lebih dari satu apart,memang raras blm pernah sama sekali di ajak ke apart pras setelah menikah.
Raras yang mendengar itu menganggukan kepalanya.
"terimakasih mas kamu telah membuatku istri yang bahagia semoga sikap pun akan selalu seperti ini" grutu raras dalam hatinya.
Mereka berada di jalan kurang lebih 30 menit memang apart pras tidak begitu jauh dengan resto yang mereka dinner tadi.
Terlihat apart mewah di kawasan yang mewah masuk sana saja harus menggunakan card acsses hanya penghuni yang memilikinya.
mereka naik lift menuju lantai 18 di sana hanya da beberapa unit kamar apart dalam satu lantainya.
__ADS_1
Ting
Tong
Lift sudah menujukan lantai 18 pras dan raras bergegeas keluar menuju unit pras yang berada di pojok mereka melewati lorong yang hening.
Ckelkkk...
Pintu apart itu terbuka raras dan pras segera masuk unit itu
Raras hari nie di buat kagum oleh pras dari di rumah,dinner hinggal sekarang di apart pras
"wahhh...mas apartmu bagus sekali terlihat mewah sekali" raras sambil mengagumi ruangan itu yang clasic moderen itu Mata raras melihat kenindahan tanpa da celah dalam ruangan itu.
"sudah ras ini apart biasa kamu tidak perlu seperti itu" tandas pras sambil menarik raras pindah ke ruangan tengah.
"anggap saja kita sekarang lagi bulan madu yang tertunda" memang setelah menikah raras dan pras tidak pernah sama sekali pergi bulan mandu.
Pras menyalakan musik romantis ruangan yang redup romantis pras mengajak raras untuk berdansa.
"ras ayo kita dansa" tandas pras,raras kaget mendengar itu dia tidak bisa berdansa.
"tapiiiii...mas aku tidak bisa" tandas raras yang salah tingkah.
"kamu ikuti aku saja nanti aku akan membantu mu" pras smbil meletakan tangan raras di silva pras dan tangan oras verada di pinggul raras.
Nereka berdansa mengikuti alunan musik yqng romantis mereka berdansa dengan intimnya,saat mereka selsai berdansa pras menuangkan winne ke gelas.
"ini untuk mu ras" pras menyodorkan gelas mewah ke arah raras.
"maaf mas aku tidak bisa meminum alkhol" tolak raras dengan lembutnya.
"coba dulu kamu pasti akan ke taggihan ini tidak mabukan kok" pras masih menyodorkan gelas.
Ras yang merasa tidak enak dengan pras akhirnya mengambil gelas itu dan mencoba meminumnya,gelas baru saja lewat hidung raras dia sudah pusing dengan baunya.
Dia terpaksa minum dan tidak lama raras pun muntah.
Uuwweeeeekkkkkkkkkk
__ADS_1