Menikah Dengan Pria Angkuh

Menikah Dengan Pria Angkuh
Bab 27


__ADS_3

Keesokan harinya Pras pulang ke Jakarta masalah dengan Mia dia tinggalkan sesaat untuk menyelesaikan masalah dengan Raras.


" Mas kamu pulang lebih cepat dari jadwal,apa proyek kamu sudah selsai? Tanya Raras yang.


Pras yang mendengar suara Raras hanya diam dia melaju ke ruangan kerja dan meninggalkan Raras di ruang tengah.


" Mas Pras kenapa kok aku seperti di acuhkan dengan dia,apa ada masalah di proyek yang di Jogja" Penasaran Raras yang melihat tingkah Pras yang acuh ke dia.


Raras...


Raras.....


Panggil Pras dari ruang kerjanya suaranya yang kencang dan da sedikit penekanan,membuat Raras yang berada di dapur segera berlari menghampiri Pras.


Cklekkk....


" Ada apa mas?" Tanya Raras yang masih terpogoh-pogoh lari dari dapur ke ruangan Pras.


" Duduk kamu,aku mau bicara dengan kamu" Perintah Pras yang sambil menujukan tangannya di sebuah kursi.


Raras yang binggung dia duduk di kursi itu sambil menundukan kepalanya.


" Raras apa kamu sudah tau apa yang akan saya bicarakan dengan kamu?" Tanya pras yang menerka-nerka.


"Tidak mas aku tidak tau mas ingin bicara apa denganku " Ucap Raras yang masih bingung.


"Kamu tau alasan apa aku menikahi kamu dengan cepat" Tanya Pras yang masih dengan suara tegasnya.


" Tidak mas, tapi kenapa mas bicara seperti itu?" Tanya Raras yang mulai merasa ada yang aneh.


"Aku menikahi kamu karena harta,aku tidak mencintaimu dengan tulus, karena di surat wasiat aku harus memiliki istri baru harta itu jatuh ke tanganku, om Boby dia tidak tau ini semua yang tau hanya orang-orang di rumah ini Sari,Kiky,Tami dan Karta" Ucap Pras yang mulai membongkar kebohongan satu- satu.

__ADS_1


Raras yang mendengar itu bak tersambar petir di siang bolong,air matanya jatuh dan hatinya sangatlah sakit ternyata dia hanya di bohongi oleh orang-orang yang ada di rumah ini.


Raras hanya diam membisu tidak ada sepatah kata yang keluar dari mulutnya dia hanya menangis.


" Kamu sudah tau aku tidak mencintaimu, sekarang kamu boleh pergi dari rumah ini atau kamu akan bertahan dengan rasa sakit hati kamu" Ucap Pras yang sambil mengalihkan badanya ke arah cendela.


" Biar nanti aku yang mengurus perceraian kita" Ucap Pras kembali.


" Tidak mas aku tidak ingin bercerai dengan kamu,aku sangat mencintai kamu mas beri aku waktu agak membuat kamu jatuh cinta denganku" Ucap Raras dalam tangisannya.


" Untuk apa kamu mempertahankan pernikahan kita kalau hanya kamu saja yang mencintaiku sedangkan aku tidak " Ucap Pras yang ingin sekali bercerai dengan Raras.


" Aku akan buktikan kamu akan mencintaiku suatu saat nanti, beri aku waktu 1tahun agar kamu biasa mencintaiku jika dalam 1 tahun kamu belum mencintaiku aku ikhlas kita bercerai" Ucap Raras yang sebenarnya hatinya sangatlah hancur mendengar alasan Pras menikahi dirinya hanya karena harta.


Raras teringat perkataan ibunya dulu memang keluarga Pras sangatlah kejam ayah Raras dulu pernah di ambil hartanya dengan tidak manusiawi, tetapi Raras hanya ingin menikah sekali dalam hidupnya.


Raras akan berjuang mempertahankan pernikahannya dengan Pras, Raras akan membuktikan ke ibunya bahwa Pras tidak seperti orangtua yang kejam, Pras orang yang baik dan berhati lembut.


****************


Raras yang mendengar itu menganggukan kepalanya dia menyetujui apa yang Pras katakan.


" Baik mas kalau itu memang mau kamu, kita buat surat perjanjian di atas materai kita tanda tangan bersama" Ucap Raras yang berdiri dari duduknya dan mengambil secarik kertas dan menuliskan perjanjian yang mereka ingin buat.


Surat perjanjian sudah dibuat oleh Raras dan mereka saling mebubuhbuhkan tanda tangan di atas kertas yang sudah di beri materai oleh Raras.


" Surat perjanjian ini biar kamu saja yang simpan Ras" Ucap Pras yang sambil menyodorkan kertas ke arah Raras.


Raras langsung mengambil kertas itu dan segera ingin menyimpan di kamar.


"Sebenarnya ada satu lagi yang aku ingin katakan denganmu Ras dan ini sangatlah penting" Ucap Pras sambil memikirkan bagaimana dia menyampaikan ini pada Raras.

__ADS_1


" Kebohongan apa lagi mas yang akan kamu katakan denganku,apa masih ada kebohongan lagi yang kamu simpan di belakang ku" Ucap Raras dengan ketus menahan rasa sakit hatinya.


" Sebenarnya.......Mia sedang hamil anakku Ras" Ucap Pras yang langsung membisu.


Raras bak di sambar petir di siang bolong untuk ke dua kalinya,ke jujuran Pras menikahi dia karena harta saja sudah membuat Raras sakit hatinya sekarang dia harus menerima kenyataan Mia sedang mengandung anak Pras.


Air matanya mengalir deras di pipi Raras seakan sakit hatinya begitu mendalam dan sangatlah sakit, untuk berfikir bagaimana Pras bisa jatuh cinta dengan Raras saja dia sudah tidak mampu untuk berfikir lagi, rasanya dia ingin segera pergi dari ruangan itu dan ingin sendiri menenangkan fikirannya.


Plakkkk...


Plakkk...


Tanpa sadar tangan Raras mendarat di pipi Pras dengan mudahnya.


" Betapa jahatnya kamu mas, kamu benar-benar jahat mas apa kurangku sampai kamu tega untuk berselingkuh dengan Mia, aku kira setelah aku mengetahuinya hubungan kalian sudah....." Ucap Raras dengan air matanya yang terus mengalir membasahi pipinya.


Pras hanya mematung dia bak sudah tidak ada tenaga untuk membalas tamparan Raras, dia memang salah dia memang jahat telah melukai perasaan Raras.


Bukkk.....


Bukkkk.....


Raras yang sudah tidak kuat mendengar alasan dari mulut Pras dia segera keluar dari ruangan kerja Pras.


Raras pergi menuju taman belakang dia duduk sendiri dan hanya menangis air matanya terus mengalir dengan derasnya, mengingat apa yang Pras katakan tadi pada dirinya.


" Apa keputusan yang aku ambil untuk membuat jatuh cinta mas Pras itu akan berhasil,apa mas Pras akan mencintaiku seperti apa yang aku inginkan, sedangkan Mia dia pasti mendapat perhatian lebih dari mas Pras karena ada anak di antara mereka" Fikiran Raras sudah semakin memblunder seakan sudah tidak ada jalan keluar dengan masalah ini.


Pras yang masih mematung di ruang kerjanya dia hanya diam bagaimana pun Raras sudah menjadi istri yang baik dan melakukan semua ke wajibnya.


" Siallll....Raras sangatlah marah,Mia juga sangat marah dengan ku dua wanita ini membuat kepalaku menjadi sakit" Ucap Pras yang sambil memenangkan kepalanya.

__ADS_1


Raras yang ingin sendiri untuk sementara waktu dia pergi dari rumah Pras dia hanya ingin menenangkan kepalanya yang sangat sakit memikirkan masalahnya.


__ADS_2