
" Bagaimana kabar kamu Mia,wah perut kamu sudah mulai besar?" Tanya Raras ke Mia yang masih mematung di depan pintu.
" Baik Ras " Ucap Mia yang mendengar itu menjadi salah tingkah.
Raras yang terbangun dari duduknya dan berjalan menuju Mia berdiri dia memeluk Mia dengan eratnya,saat Raras memeluk Mia hatinya sangatlah sakit air mata jatuh ke pipinya tetapi Raras harus menerima ini sudah terjadi.
" Ras maafkan aku yang sudah menyakiti kamu,aku sangat jahat padamu" Ucap Mia yang meminta maaf dan dia juga menangis di pelukan Raras.
" Iya aku sudah memaafkan kamu sekarang bagaimana dengan anak ini?" Ucap Raras yang melepaskan pelukan mereka.
"Ayo Mi kita duduk kamu jangan terlalu lama berdiri" Ucap Raras yang sambil mengandeng tangan Mia untuk duduk.
Pras yang melihat itu semuanya menjadi seorang laki-laki yang sangatlah jahat telah menyakiti dua hati perempuan sekaligus,hatinya sekarang sangatlah perih,dia merasa sangat bersalah.
" Mia kamu menikah dengan mas Pras aku ikhlas kasian anak ini tidak mempunyai ayah" Ucap Raras yang mencoba mengikhlaskan suaminya untuk di bagi.
Mia yang mendengar itu hatinya hancur kalau Raras tau Pras tidak menginginkan anak ini dan dia minta untuk menggugurkannya dulu.
" Maaf Ras aku tidak bisa biar aku besarkan anak ini sendiri dan aku akan memberitahukan kalu Pras itu ayahnya" Ucap Mia yang menutupi rasa sakit hatinya.
" Aku sudah ikhlas Mi untuk berbagi suami dengan kamu" Ucap Raras yang meyakinkan bahwa dirinya tidak apa-apa jika berbagai suami.
Pras yang mendengar itu mukanya sangatlah merah menahan kesal karena dia sudah menyakiti Raras yang sudah terlalu baik,bahkan dia rela untuk berbagi suami ke selingkuhannya.
" Maaf Ras aku tetap tidak bisa menikah dengan Pras" Jawab Mia yang memperjelas ucapanya.
Tidak selang lama mereka berbicara mbok datang membawakan minuman untuk mereka di teras.
" Ini tuan nyonya minuman nya" Ucap mbok sambil menaruh gelas di meja.
"Terimakasih mbo" Ucap Mia dan mbok berlalu pergi.
__ADS_1
Disaat mereka sedang berbicara sangat serius berdering handphone Mia keluar nama Vino di ponsel itu.
"Hallo iya vin ada apa?"Tanya Mia.
"Tidak aku kerumah kamu ya Mi kebetulan aku pulang Praktek lebih cepat" Jawab Vino dari ujung telphone.
" Oke aku tunggu kamu di rumah" Jawab Mia lagi dan menutup telephone itu.
Pembicaraan mulai terasa tegang lagi Pras yang duduk di situ menjadi sangat salah tingkah dan dia mulai tidak nyaman.
" Ras boleh aku minta sesuatu dengan kamu" Ucap Mia ke Raras,Raras yang sedang meminum menoleh ke arah Mia.
" Iya Mi ada apa kamu ingin apa biar aku belikan atau carikan" Jawab Raras dengan polos dan lugunya.
" Jaga Pras baik-baik buat Pras mencintaimu dan tidak ada lagi perempuan seperti ku" Ucap Mia yang sambil menggegam tangan Raras.
Raras yang mendengar itu air matanya jatuh seakan dia mengingatkan perjuangan dia untuk membuat Pras jatuh cinta dan perjanjian itu,Pras yang mendengar itu semakin perasaannya tidak karuan melihat Raras mulai ada rasa iba dan perhatian kecil.
Tidak selang lama mereka berbicara Vino datang dan dia terkejut melihat wanita yang dia tabrak di koridor hotel semalam.
" Hay Mi..Kamu yang semalam di koridor hotel kan?" Tanya Vino sambil menunjuk ke arah Raras.
" Iya maaf ya yang semalam saya tidak hati-hati jalanan" Jawab Raras sambil tersenyum.
Pras menjadi panas melihat Vino yang sangatlah perhatian ke Mia saat di apart dulu,Vino orang yang selalu ada untuk Mia saat Mia membutuhkan bantuan.
****************
" Kalian sudah saling bertemu" Tanya Mia yang sambil tersenyum.
"Mi kamu hari ini jadwal control ke S.pog kan biar aku antar kamu?" Tanya Vino yang mulai memperhatikan Mia.
__ADS_1
Pras sangatlah menyesal harusnya dia yang mengantarkan Mia ke dokter harusnya dia yang selalu ada untuk Mia,tetapi saat ini orang lain yang memperhatikan Mia.
" Iya Vin aku janjian sekitar 3 jam lagi jadi masih ada waktu" Ucap Mia yang sambil melihat jam yang ada di handphonenya.
"Hay Pras bagaimana kabarmu?" Tanya Vino yang sudah melihat Pras menahan rasa kesal dan amarahnya.
"Baik kamu sekarang di Jogja?" Tanya Pras dengan nada yang sangat kesal.
" Tidak aku hanya sebulan sekali ke Jogja untuk mengantarkan Mia periksa di S.pog nya" Jawab Vino sambil melihat ke arah Mia yang sambil tersenyum.
Pras yang mendengar itu hanya bisa terdiam dan menundukan kepalanya,Pras sudah mulai tidak nyaman dan ingin segera pergi dari sana.
" Mia jika kamu membutuhkan pertolongan ku hubungi aku saja aku siap membantu,mau bagaimana pun anak yang kamu kandung anak mas Pras berarti anak ku juga" Ucap Raras yang sambil mengusap perut Mia yang sudah sedikit membesar.
" Iya Ras nanti jika aku membutuhkan pertolongan kamu nanti aku akan menghubungi kamu" Jawab Mia yang sambil melempar senyum ke Raras.
" Aku dan mas Pras pergi dulu kamu nanti hati-hati ke dokternya" Ucap Raras yang sudah mulai memerhatikan ketidak nyaman Pras di sana.
Mereka akhirnya berpamitan dan kembali ke hotel di Jack sudah menunggu mereka di dalam mobil.
"Jack kembali ke hotel" Penasaran Pras yang dengan muka yang sangat kesal,nada suaranya juga sangatlah ketus.
Raras yang mendengar itu hanya diam dia tidak berani untuk bertanya apa pun ke pada Pras di dalam mobil pun suasana menjadi sanggat tegang Jack dan Raras hanya diam membisu.
Sesampainya di hotel Pras turun dari mobil masih dengan muka yang sangatlah kesal langkahnya sangatlah cepat,Raras samapai harus berlari mengikuti langkah Pras yang sangatlah cepat,di dalam kamar Pras hanya diam dan membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.
" Kenapa laki-laki itu selalu ada di dekat Mia,Siallll" Grutu Pras sambil memegang kepalanya dan berteriak.
Raras yang mendengar itu hanya terkaget melihat ke arah Pras,hati Raras sangatlah hancur mendengar Pras sangatlah cemburu dengan Vino, Raras segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya di dalam kamar mandi Raras hanya menanggis.
" Mas Pras sangat marah Vino mendekati Mia,mas Pras sangatlah mencintai Mia,apa aku harus mundur dengan perjanjian ini mas Pras tidak akan pernah mencintaiku" Grutu Raras dalam tangisannya.
__ADS_1
" Sepulang dari Jogja aku akan bicara ke pada mas Pras aku siap mundur dan mempersilahkan Pras untuk memperjuangkan cintanya ke Mia" Grutu Raras lagi menahan rasa kecewa dan sakit hatinya.