
Dalam hati pras "apa mega hanya basa basi apa mia sudah cerita semuanya tentang hubungan nya dengan mega" pras mulai menerka-nerka.
"oohh aku kurang tau kalau mia sudah di indonesia"bohong pras yang sudah mulai salah tingkah.
Tak lama pelayan tadi membawakan minuman pesanan mega,mereka pun akhir ya berbincang,pras yang sudah melihat jam yang ada di tangannya jam sudah menunjukan pukul 9malam.
Pras bergegas berpamitan ke mega "me aku duluan ya udah malam banget besok aku penerbangan pagi ke jogja" tandas pras yang bangkit dari tempat duduknya.
Mega pun meng iyakan pamitan pras dan pras berlalu mega masih di meja untuk menghabiskan coffie yang dia pesan.
Sesampainya di rumah pras langsung masuk kamar wajah ya berubah menjadi dingin kembali saat melihat raras,raras yang sudah siap-siap untuk tidur karena hari ini dia sangat lelah.
Melihat pras pulang raras terbangun dan dia melaksanakan kewajibannya sebagi istri.
"mas kamu baru pulang,mau minum apa aku buatkan kamu?" tandas raras yang terbangun dari baringannya.
"tidak usah,kamu siapkan saja baju ku besok pagi aku ke jogja untuk melihat proyek ku di sana aku terbang pagi sekali besok" tandas pras yang menyuruh raras menyiapkan baju ke dalam kopernya.
raras yang sudah di beritahu pras kemarin dia pun bergegas membereskan koper pras dan pras bersiap-siap untuk mandi malam itu.
Raras sudah selsai menyiapkan baju pras dan pras sudah selsai mandi,percakapan suami istri itu hanya seperlunya saja.
"sepertinya proyek penting sekali mas,sehingga kamu harus ke sana?" tanya raras yang membuka obrolan,raras berusaha melupakan apa yang terjadi di apart tadi pagi.
Sebenarnya raras bingung kemarin pras ingin sekali mempunyai anak dengan raras tetapi perilaku pras ke raras sangatlah tidak menunjukan ingin mempunyai anak.
"iya proyek ini sangat penting untuk ku,dan sudah terbengkalai 6bulan" jawab pras sambil mengeringkan rambutnya.
Raras yang mendengar jawaban pras pun diam dia hanya memasukan baju dan beberapa barang yang pras butuhkan selama di jogja.
Raras selesai merapikan semuanya pras juga sudah kering rambutnya dia bersiap-siap untuk tidur karena besok penerbangan pagi,raras yang melihat pras sangat cuek dia mera dirinya tidak di pedulikan lagi pras hanya ingin tubuhnya saja.
Raras di tinggal tidur oleh pras raras hanya berdiam diri disofa sambil memandang jendela yang tertutup tirai itu tanpa sadar air mata raras tumpah.
"mas pras benar-benar tidak cinta dengan ku,apa yang harus aku lakukan agar mas pras mencintaiku dan memperdulikan aku" gerutu raras dalam tangisnya.
Jam dinding sudah menunjukan jam 2 pagi raras belum juga tidur raras pergi kekamar mandi untuk mengambil wudhu raras ingin curhat dengan tuhan.
__ADS_1
pras sudah tertidur dengan lelapnya seakan tidak memperdulikan raras,tak beberapa lama raras terbangun mendengar suara tangisan pras membuka mata dia melihat raras sedang mengadu di atas sajadah nya kepada tuhan.
Pras yang melihat itu hatinya sedikit terenyuh melihat raras yang menangis sambil mengangkat ke dua tangannya ke atas.
"apa aku sangat keterlaluan dengan raras,sehingga raras seperti ini" dalam hati pras berkecambuk,raras pun selesai shalatnya pras berpura-pura untuk tidur.
Raras membaringkan tubuhnya di ranjang dan ingin tidur dia sepertinya sangatlah lelah,raras memejamkan matanya dan tertidur pras yang berpura-pura tidur membuka matanya.
fikirannya sangat lah keras memikirkan raras dan sikapnya yang terlalu arogan ke pada raras,pras hanya berbolak-balik di ranjang dia tidak dapat tidur kembali.
****************
keesokan harinya raras bagun pagi-pagi untuk mengantarkan pras ke bandara,pras yang semalam tidak bisa tidur memikirkan raras sepertinya sangatlah mengantuk.
"ras buatkan saya kopi" pras menyuruh raras,raras yang mendengar suruhan suaminya pun segera keluar kamar dan membuatkan kopi.
Kopi sudah selesai di buat oleh raras dia mengantarkan kopi itu kekamar disana pras sedang berberes-beres menyisir rambut nya yang klimis.
Ckelekk...
"apa kamu ingin sarapan dulu biar aku buatkan kamu roti" tanya raras ke pada pras yang masih berdiri di cermin.
Sebenarnya pras tidak mau sarapan karena dia kasian dengan raras karena semalam dia mendengar semuanya akhirnya pras pun meng iyakan.
"iya boleh buatkan saya roti dengan selai kacang" jawab pras yang sambil memakai minyak wangi.
"nanti siapkan saja di meja makan aku akan keluar,sama bilang kiky atau tami untuk membawakan koper kemobil" tandas pras yang sudah beres-beresnya.
raras yang mendengar itu segera keluar kamar kemabli dan menuju ruang makan dan segera membuatkan roti untuk pras,disana ada tami raras pun memanggilnya.
"tam tolong kamu ke kamar saya bawa koper mas pras ke mobil kasih saja karta" tandas raras sambil mengoleskan selai kacang di atas roti.
"baik non" jawab tami.
Tami pun bergegas kekamar dia mengetuk pintu.
Tokk..
__ADS_1
Tokk.
"masuk"jawab pras yang masih di dalam kamarnya.
Cklekk
pintu kamar pras terdorong tami pun masuk.
"oh kamu tam ini koper kamu kasih kartunya dan segera masukan ke dalam mobil" tandas pras ke pada pembantunya itu.
Tami bergegas mengambil kopernya dan mendorong menuju luar kamar itu dan akan memberikan ke karta,tak lama tami keluar pras pun keluar.
Pras keluar menuju meja makan di sana sudah ada raras dengan baju tidurnya,roti ya pun sudah siap di meja pras tinggal memakannya.
"mas ini rotinya sudah siap kamu sarapan dulu" tandas raras sambil tersenyum.
Pras langsung menarik kursi untuk dia duduk dan memakan roti buatan raras.
suasana di ruang makan itu sangatlah sepi tidak ada obrolan antara suami dan istri.
Raras memberanikan diri untuk bertanya ke pada pras yang sedang makan.
"mas kamu di jogja berapa lama?"tanya raras.
"ya kemungkinan 4hari di sana kalo tidak meleset proyeknya"jawab pras sambil mengunyah roti dalam mulutnya.
Raras yang mendengar itu menganggukan kepalanya.
"mas dengan sekretaris mas atau sendiri berangkat kesana?" tanya raras lagi yang kepo.
"sendiri vely tidak ikut dia tidak bisa meninggalkan keluarganya" jawab pras lagi sambil menyeruput kopi yang raras buat tadi.
raras hanya diam dia tidak berani untuk bertanya lagi kepada pras,pras melihat jam yang ada di tangannya,sudah jam 7pagi pras bergegas menyelasaikan makannya dan berangkat.
Diluar karta sudan menyiapkan mobil untuk berangkat ke bandara.
"aku sudah telat aku brangkat" tandas prasyang segera meninggalkan ruang makan dan menuju mobil.
__ADS_1