MENIKAH DENGAN TUAN MUDA KEJAM

MENIKAH DENGAN TUAN MUDA KEJAM
MENCARI PEKERJAAN


__ADS_3

keesokan harinya, Alicia tengah menunggu suaminya selesai memasang dasi, awalnya dia ragu untuk berbicara, namun ia memaksakan dirinya. "eumm....tuan"


Alexander menatap istrinya, membuat Alicia menjadi semakin gugup dan salah tingkah. "katakan, aku tidak punya waktu"


"eumm..tuan, bolehkah saya bekerja"


"apa kemewahan yang aku punya tidak memuaskan mu" sinis Alexander menganggap istrinya itu materialis. "bukan begitu tuan, hanya saja, aku harus mulai mencari pekerjaan mulai sekarang, agar jika nanti bercerai denganmu, aku tidak bingung mencari pekerjaan" ucap Alicia menundukkan kepalanya.


Alexander yang mendengarnya menjadi marah, ia mencengkram tangan kecil istrinya dan menatapnya tajam "apa maksud mu....."


"eum..bu-bukan kah saya benar tuan?? kenapa kau harus marah..." Alicia menjadi takut, Alexander tersadar akan tingkahnya yang memalukan itu. ia kemudian menghempaskan kasar tangan istrinya.


"baik, aku akan membiarkan mu bekerja, namun jika kau tidak ada saat aku kembali, maka aku akan mengurung mu di dalam kamar saja, tidak akan keluar kemana mana, meski didalam mension sekalipun! bagaimana"


Alicia pun menyetujui perkataan suaminya, Alexander yang sudah semakin kesal itu pun langsung pergi begitu saja, dan menuju garasi mobil diikuti asisten Zayyan.


"berikan beberapa pengawal bayangan pada gadis bodoh itu, aku tidak ingin mainan ku di sentuh orang lain"


"baik tuan"


kemudian mobil mewah itu pun melesat, keluar dari gerbang memasuki jalanan kota yang padat.


sementara Alicia, ia tampak begitu antusias, ia segera memakai pakaiannya dan memesan taksi.

__ADS_1


ia tak sabar untuk mencari pekerjaan, sebenarnya ia lelah dan merasa bosan didalam mension terus menerus, apalagi setelah ia melakukan semua pekerjaan nya, ia menjadi sangat bosan.


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


Alicia mendapat pekerjaan di sebuah restoran mewah, ia langsung di terima kerja dan mendapatkan seragam karyawan. ia sangat senang sekali, ia melayani pelanggan dengan sangat ramah, hingga membuat para pelanggan merasa senang dilayani oleh Alicia.


sementara di perusahaan Alexander.


pria itu mendapatkan laporan dari pengawal bayangannya, jika Alicia bekerja di sebuah restoran terkenal di kota Gold, restoran yang pernah mendapatkan sumbangan dari perusahaan miliknya.


"baik tuan"


Alexander melanjutkan pekerjaannya, ia menandatangani kerja sama dengan beberapa perusahaan yang bergerak di bidang ekonomi dan keuangan.


perusahaan selalu semakin maju, hingga tidak ada satu perusahaan pun yang mampu mengalahkannya.


"Zayyan!"

__ADS_1


" ya tuan"


"bagaimana hasil kerja mereka"


"pembangunan berhasil dilakukan tuan, hanya tinggal mendekorasi dan bangunan rumah sakit sudah jadi"


"bagus, aku suka kerja kerasmu"


Alexander menatap layar laptopnya, namun sejenak ia menatap tangannya yang diperban, pikirannya kini tertuju pada istrinya, ia masih mengingat jelas, bagaimana wangi di tubuh Alicia yang membuatnya begitu nyaman.


"kenapa dia begitu membuatku lupa diri"


Alexander memikirkan bagaimana Alicia selalu menunjukkan ekspresi takut padanya, ia juga mengingat dengan jelas, bagaimana gadis itu selalu berusaha membuatnya senang, tapi dia sellau melukainya.


"lupakan Alexander, untuk apa kau kasihan padanya, dia hanya gadis miskin tak berguna"


Alexander kemudian melanjutkan pekerjaannya.


sementara di restoran.


Alicia tengah duduk sebentar di ruang dapur. tiba tiba saja 2 wanita cantik menghampirinya. mereka memasang raut mimik tak suka. karna Alicia karyawan baru, namun langsung mendapat perlakuan khusus dari pemilik restoran ini.


"sebenarnya kau memakai dukun dari mana? kenapa bos sangat terpikat padamu?" sinis wanita itu menatap tajam Alicia.

__ADS_1


"kalian berbicara apa? aku sama sekali tidak mengerti apa maksud kalian"


"heh! berpura pura polos! kami tau jika kau memakai pelet kan! makanya tuan Refan memperlakukan mu selayaknya wanita, dia memberimu gaji paling tinggi, atau,kau sebenernya salah satu wanita malamnya"


__ADS_2