MENIKAH DENGAN TUAN MUDA KEJAM

MENIKAH DENGAN TUAN MUDA KEJAM
TERPAKSA


__ADS_3

Alicia menatap kesal mobil yang ditumpangi oleh pria itu. Alicia melangkahkan kakinya memasuki kamar, ia duduk di atas balkon kamar, menatap langit langit yang dipenuhi dengan awan cerah.


"aku merindukan Ayah dan ibu... sebenarnya dimana orang tua kandung ku.....aku ingin sekali merasakan kasih sayang, dimanja, dibuatkan makanan oleh ibu...aku ingin merasakan semua hal itu"


Alicia menghela nafasnya dalam dalam, ia melihat kearah bangunan kota, tiba tiba ia membayangkan jika ia yang memiliki bangunan megah tersebut, pasti kedua orang tuanya bangga padanya.


"ayah....ibu....Alicia mohon, jika kalian masih hidup, carilah keberadaan Alicia...."


Alicia merasa ingin sekali berada dalam dekapan ayah dan ibu, ia ingin merasakan bahagianya anak anak disana, yang memiliki keluarga lengkap, meski hidup sederhana, jika di beri antara 2 pilihan, Alicia lebih memilih hidup miskin dengan keluarga yang lengkap, daripada hidup kaya raya bersama monster mesum yang kini menjadi suaminya.


"apa aku benar benar akan bekerja di perusahaan pria itu.....pasti disana aku akan dihina dan di caci maki...oh God malang Sekali hidup ku ini..."


Alicia pun mengambil ponsel jadulnya, dan memilih untuk membuka internet, ia melihat seniman lukis terkenal, wanita cantik asal Italia itu tengah kembali ke Amerika.


"apakah aku pantas berada di samping tuan Alexander" pikirnya mulai menerka nerka.

__ADS_1


"ah tidak mungkin, bahkan tuan Alexander tidak ada perasaan sama sekali terhadapku, tapi ada apa denganku, kenapa hatiku gugup saat dekat dengannya"


Alicia merasa bingung dengan dirinya sendiri, ia merasa bahwa dirinya ini sudah gila, karna berani menyimpan rasa nyaman di hatinya.


namun hatinya kembali beku, rasa yang menyadarkan dia dari kenyataan dan kembali terhempas ke dasar yang paling dalam.


"kau benar Alicia, kau tidak pantas untuknya, lagipula, dia sudah memiliki kekasih, bahkan kekasihnya akan kembali kepadanya, dan kau harus bersiap siap untuk di tendang keluar rumah" ucap Alicia tersenyum miris.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Alexander sudah berdiri menjulang tinggi didepan Alicia, pria itu berinisiatif untuk menggodanya. "apa dibawah banyak uang, sehingga kau menunduk terus"

__ADS_1


Alicia yang mendengarnya menjadi gugup, wajahnya bersemu merah, ia semakin menundukkan kepalanya. Alexander tertawa kecil, asisten Zayyan menatap tak percaya. apa itu? tuan yang begitu sombong,dingin,dan Arogant tertawa dan tersenyum? ini adalah momen langkah baginya.


Alexander dengan sengaja mengangkat tubuh kecil Alicia hingga membuat wanita itu terkejut, ia membawa nya kedalam kamar dan meletakkan Alicia di ranjang.


"tu-tuan, kau mau apa...."


Alexander menyeringai tajam, ia kemudian mendekat dan berbisik lembut. "kau tidak lupa dengan perjanjian tadi malam kan sayang....bahwa kau harus melayaniku di atas ranjang"


lagi lagi Alicia harus sadar akan dirinya, yang hanya dijadikan alat pemuas nafsu. dan lagi lagi Alicia merasa direndahkan karna wanita miskin.


"kalau begitu cepat lakukan tuan, agar urusan kita cepat selesai, lagipula, aku sudah tidak tau tujuan hidupku apa....selama ini, aku terlalu sibuk memikirkan dunia....sehingga aku harus lupa untuk mengurusi kehidupan ku"


Alicia pun hanya bisa mengalah dan menerima semua perlakuan kasar pria itu. tidak memperdulikan rintihan rasa sakitnya, dan terus memaksa masuk.


*ambil saja aku....agar aku terbebas dari pria menyeramkan ini...* batin Alicia meneteskan air mata.

__ADS_1


__ADS_2