MENIKAH DENGAN TUAN MUDA KEJAM

MENIKAH DENGAN TUAN MUDA KEJAM
PENGHINAAN


__ADS_3

keesokan harinya, Alicia menuju perusahaan Alexander menggunakan taksi.


saat masuk kedalam perusahaan, ia langsung di tatap dengan tatapan tak ramah, banyak yang menggosipi tentang keburukannya, telinga Alicia saja panas, namun ia menahan rasa sakit di hatinya, bahkan ibu manajernya tidak segan segan memberi ia pekerjaan paling banyak.


dengan alasan jika ia karyawan baru, dan agar terbiasa melakukan pekerjaan, padahal tidak ada istilah peraturan seperti itu kata salah satu karyawan yang sedikit akrab dengan Alicia.


Alicia baru sampai di perusahaan, langsung masuk ke ruang gudang pengangkutan barang barang, ia langsung bekerja mengangkat barang dan meletakkannya di tempat yang benar.


ia juga harus membuatkan minuman untuk para karyawan yang sedang bekerja. namun dengan sengaja, salah satu karyawan wanita menumpahkan kopinya hingga terjatuh ke lantai.


Alicia harus membersihkan nya, membuatkan yang baru dan membersihkan lantai, wanita itu merasa puas karna menyakiti Alicia.


*semangat Alicia, sebentar lagi kau akan pergi jauh* gumam Alicia dalam hati sembari membersihkan tumpahan kopi itu.


para karyawan heboh, membuat Alicia kebingungan, karyawan yang jumlahnya terbilang sangat banyak itu berbaris rapi, hanya untuk menyambut CEO perusahaan disana. Alicia memilih untuk menghindari, takut pria itu melihat nya.

__ADS_1


para wanita disana mengangumi nya, namun Alexander tak perduli, yang sedang ia cari saat kini hanyalah Alicia, namun ia tak melihat keberadaan nya.


*dimana kelinci kecil pembangkang itu....* Alexander mengedarkan pandangannya, namun tetap tidak menemukan keberadaan istrinya yang mampu mengobrak Abrik pikirannya.


sementara di pantry....


Alicia tengah mencuci piring setelah menerima begitu banyak gelas kotor,ia melap keringatnya setelah selesai mengerjakan itu semua. tiba tiba 2 wanita yang juga sama sama bekerja seperti Alicia mendekatinya.


"aku dengar, kau anak bari disini" ucapnya dengan angkuh.


"ohh karna kau karyawan baru, sebaiknya kau membersihkan kamar mandi yang ada di kantaj 2 dan 3 karna,disana sangat kotor, aku ingin kau membersihkan nya"


"aku baru saja membersihkan kamar mandi itu, jadi tidak usah khawatir, mereka sudah bersih" ucap Alicia tersenyum manis, namun membuat kedua wanita itu semakin membencinya. "kau-" belum melanjutkan perkataannya, mereka bertiga dibuat terkejut oleh suara bariton dari arah belakang.


"kalian bertiga, apa yabg kalian lakukan disini!” ucap pria itu dengan nada dingin.

__ADS_1


"m-maaf t-tuan, kami hanya memberikan pengarahan pada wanita ini, benarkan" ucap salah satu wanita itu dengan gugup dan menyenggol lengan temannya.


"ah itu benar..." ucap teman satunya ikut gugup


"kalau begitu kembalilah ke tempat kalian masing masing, sebelum saya memecat kalian"


"b-baik tuan" kedua wanita itu segera pergi meninggalkan ruang pantry.


"nona Alicia, tuan Alexander menyuruh Anda keruangan nya" ya yang memarahi mereka tadi asisten Zayyan, dia diperintahkan oleh Alexander untuk membawa istrinya kedalam ruangannya.


mereka pun menuju ruangan Alexander, sesampainya disana, Alicia dipersilahkan masuk sendiri, sementara asisten Zayyan berdiri di luar ruangan bersama 2 pengawal.


"t-tuan...." lagi lagi Alicia akan merasa gugup, dan jantungnya berdegup kencang. ia mendekat saat pria itu mengode dengan jarinya. pria itu menarik Alicia hingga terjatuh kedalam pangkuannya.


"tuan, ini di kan-"

__ADS_1


"shht.....diamlah, biarkan seperti ini sebentar" Alexander membenamkan wajahnya di dada istrinya dan memeluk pinggang Alicia dengan erat.


__ADS_2