
Alicia tidak mengerti apa yang dimaksud kedua wanita itu, setelah mereka pergi, Alicia pun melanjutkan pekerjaannya dengan tenang. "Alicia, kenapa kau malah didalam, ayo segera menyambut para pelanggan, tampak nya pelanggan semakin ramai"
"oh tentu"
Alicia segera melayani para pelanggan yang perlahan mulai banyak berdatangan, Alicia menjadi resah dan gelisah, hari sudah menunjukkan pukul empat sore, dia harus kembali, karna suaminya akan kembali pukul enam sore.
*apa yang harus aku lakukan, dia bisa marah jika aku belum kembali*
Alicia tampak berpikir keras, ia ingin mencari alasan untuk segera kembali, Alicia takut jika suaminya akan mengurungnya didalam kamar. bisa bisa Alicia di pecat, baru pertama kali ia masuk kerja.
"ohh aku akan izin pulang karna ada acara keluarga"
Alicia pun bergegas menemui bos nya, yang secara tak langsung harus memasuki ruang pribadi bos nya. "ohh Alicia...ada apa? apa kau merasa tidak nyaman dengan pekerjaanmu? atau kau ingin menjadi manajer disini" ucap bos Alicia yang terlihat tampan itu terang terangan menawari Alicia dengan santai.
*ni orang kelihatan banget buaya nya*
"eumm....maaf pak, saya ada acara keluarga, bolehkah saya pulang lebih dulu....."
"tentu, bahkan kau mengambil cuti pun boleh"
Refan tau, jika Alicia gadis yang pekerja keras, maka dari itu ia membebaskan Alicia untuk bekerja sesukanya, apalagi Refan jatuh cinta pada pandangan pertama, hanya belum waktunya ia mengutarakan isi hatinya.
__ADS_1
"tidak usah pak, saya hanya terburu buru sekarang, kalau begitu saya pamit pulang ya pak, terimakasih...." setelah mengucapkan itu, Alicia segera keluar restoran dengan tas jinjing di tangannya.
karna terburu buru, ia tak sengaja menabrak pria yang membawa kopi hingga terkena jas pria itu.
"maaf tuan...saya tidak sengaja, saya akan menggantinya..." ucap Alicia segera merogoh tas nya untuk mengambil uang.
"no problem beautiful lady"
Alicia semakin merasa tak enak, ia pun hanya bisa meminta maaf berkali Kali, kemudian segera menaiki taksi, dan pulang menuju rumah. gadis itu bernafas dengan lega, saat sudah sampai di mension Alexander. ia masuk saat gerbang terbuka otomatis, beberapa pengawal yang berjaga membungkuk kan badannya, dan Alicia merasa tidak nyaman.
namun ia Salah perkiraan, Alicia kira penghormatan itu untuk dirinya, melainkan untuk sebuah mobil hitam mewah, yang membunyikan klakson dari belakang Alicia.
gadis itu terkejut sambil mengelus dadanya. *mati aku,bisa bisa dia akan marah, jika aku baru pulang bekerja*
Alicia menyambut suaminya pulang, pria itu hanya diam dan memasang wajah dingin seperti biasanya, Alicia mengekor di belakang suaminya, dengan cekatan ia menyiapkan air mandi, dan membantu melepaskan sepatu suaminya.
setelah selesai melepaskan sepatu Alexander, Alicia berdiri menundukkan kepalanya. "apa lagi yang kau tunggu...." dingin Alexander membuat Alicia bingung.
"eumm....apa maksud mu tuan...."
"dasar siput pembangkang, apa kau lupa? jika di buku kontrak itu tertulis bahwa kau harus membantuku membuka pakaianku..."
__ADS_1
Alicia membulatkan matanya, ia menatap tak percaya pada suaminya, pipinya menjadi merona, namun tidak terlihat, wajahnya berusaha terlihat biasa biasa saja.
"tapi tuan-"
"adakah yang menyuruhmu untuk membangkang padaku?"
Alicia menghela nafasnya dengan berat, ia perlahan berjalan hingga sampai depan suaminya, ia melepas dasi,jas,dan membuka kancing kemeja suaminya perlahan.
saat membuka kemeja Alexander, Alicia sedikit memejamkan matanya, saat melihat otot otot suaminya yang perlahan terpampang jelas di matanya.
Alexander merasa lucu pada istrinya, ia menarik pinggang Alicia, membuat gadis itu terkejut dan meronta.
namun Alexander justru malah memeluknya dengan sangat erat, hingga Alicia menjadi sulit untuk bergerak.
"untuk apa kau malu malu, bukankah kau sudah sering melihat para pria seperti ini diatasmu...." bisiknya sembari mencium daun telinga Alicia dengan lembut, membuat sang empunya merasa sedikit geli, namun juga takut.
"tu-tuan.....anda mau apa?"
"aku ingin menghukum siput pembangkang ini karna berani pulang telat" bisiknya mulai menciumi wajah cantik Alicia.
"tu-tuan.....tunggu dulu, buka kah aku pulang tepat waktu...."
__ADS_1
"siapa bilang? kau pulang terlambat! aku ingin kau sudah ada didalam! bukan baru menyambut ku pulang dengan setelan pakaian kerjamu ini!"
"tapi......eumhpp" Alicia membulatkan matanya saat pria itu mendarat kan bibirnya ke bibir Alicia, gadis itu mengerjai tak percaya, merasa benda kenyal itu bergerak lembut di bibirnya.