
Dirga sengaja melakukan semua agar Julaiha tidak lagi berani bersikap sesuka hatinya. Diam-diam Dirga tersenyum penuh dengan kemenangan karena pada akhirnya dia memiliki senjata ampuh yang pasti Julaiha tidak akan mampu melawan nya.
Melihat wajah gadis yang sedang di ciu-mnya menitikan Air mata entah mengapa Dirga menjadi merasa Iba setelah apa yang dia lakukan dimana Dirga dengan sesuka melemparkan semua yang melekat pada Julaiha istrinya.
Dirga melepaskan Ciu-mannya yang sangat buas diiringi dilepaskan juga pelukan tangannya yang mengunci pergerakan dari Julaiha.
"Jangan diulangi lagi Aku tidak suka kau memanggilku dengan sesuka hati dan Aku minta maaf karena harus mengatakan jika kamu adalah pembantuku, kau tau kan, Aku tidak mau Image diriku jatuh di depan mereka dan bukan kah Aku sudah meminta dirimu agar tidak menggunakan jilbab dan pakaian panjang yang sangat terlihat sekali Jika kamu gadis kampungan, Jadi bukan salahku juga Seandainya Aku memperkenalkan kamu sebagai seorang pembantu Cobalah kamu bercermin Cobalah kamu mengerti tentang posisiku, Apakah tidak malu memiliki seorang istri dengan pakaian seperti itu dan bukannya kamu sendiri tidak mau mendengarkan apa yang kukatakan jadi kamu tidak bisa menyalakan aku seutuhnya tentang hal ini kan, "
Julaiha terdiam kala mendengar penjelasan dan perkataan dari Dirga suaminya dimana apa yang dikatakan Dirga semuanya adalah benar.
"Aku minta maaf Mas, Aku tidak akan ikut Mas Dirga lagi agar Mas Dirga tidak malu memiliki istri seperti Aku, " jawab Julaiha sambil menundukkan kepala.
Dirga tersenyum kecut ketika mendengar jawaban dari Julaiha
" jika kita buat kesepakatan Bagaimana? Apakah kamu setuju agar diantara kita tidak ada yang tersakiti atau merasa disakiti jadi kita buat kesepakatan agar semuanya menjadi nyaman dan santai Bagaimana menurutmu, "
__ADS_1
" kesepakatan kesepakatan apa Mas dan apa yang perlu d jadikan kesepakatan, "
" Kesempakatan tentang hubungan kita bagaimana, Aku Menjaga image keluargaku serta aku juga menjaga Harga Diriku dari publik di mana Aku tidak ingin orang luar mengetahui jika Kamu adalah istriku, karena bagaimanapun juga aku ini laki-laki normal yang menginginkan seorang istri yang pastinya sangat terpelajar pandai, cantik dan juga tidak kampungan seperti dirimu, untuk itu Aku mau tetap buat kesepakatan Bagaimana jika di luar rumah kamu adalah pembantuku hubungan antara kita tidak ada jadi hanya cukup kita berdua saja yang tahu tentang hubungan perjodohan yang dibuat oleh Papaku kepadamu. "
Julaiha tersenyum kecut sebelum menjawab semua perkataan dan saran dari Suaminya yang mengajak dirinya untuk melakukan kesepakatan.
Sungguh sangat menyakitkan kesepakatan yang dibuat oleh Suaminya dimana dirinya harus rela dianggap sebagai seorang pembantu dimata publik.
Jika bisa memilih tentu tidak ada satupun manusia yang ingin dianggap sebagai seorang pembantu oleh suaminya sendiri.
Julaiha diam untuk sesaat sebelum kemudian menerima tawaran dari, Suaminya.
"Oh begitu, baiklah Mas Aku setuju Aku tidak akan keberatan lagi jika Mas memperkenalkan aku sebagai pembantu kepada khalayak publik dan aku tidak akan marah dan protes lagi karena aku sadar siapa diriku, Bukankah aku hanya gadis pelunas hutang yang terpaksa Papa Mas Dirga ambil benar begitu kan? "
" Aku tidak mau membahas itu aku hanya menawarkan kepadamu satu kesepakatan jika di luar rumah kamu adalah pembantuku dan aku bukan suamimu, jadi aku harap kamu tidak keberatan Dan tidak protes dengan semua keinginanku karena aku masih ingin bebas Aku tidak ingin Terbelenggu ataupun terikat meskipun kamu sudah melakukan kewajiban kamu sebagai seorang istri tapi hal itu tidak akan membuat aku luluh jadi Jangan berpikir setelah kamu berikan semua padaku aku ini bisa menjadi suami terbaikmu dan ini HP untuk mu pengganti dari keperawananmu yang sudah aku ambil."
__ADS_1
" Maksudnya Mas Dirga apa, jangan bilang Mas Dirga membeliku, '
"Ya, memang Aku membelimu apa kamu pikir dengan meniduri dirimu Aku sudah cinta kamu, "
"Deg..!
Sungguh terasa sakit dan sesak mendengar perkataan Dirga yang begitu blak blakkan jika dirinya tidak mencintai istrinya.
Siapapun pasti akan sangat sedih dan terluka jika mendengar sendiri penggakuan dari suaminya padahal dirinya sudah menyerahkan segalanya pada sang Suami akan tetapi semua itu hanya sekedar naf- suu belaka.
"ponsel HP ini 31 juta kan Mas, "
"Iya, ini 31 juta bukankah ini sudah sangat mahal, "
"Iya, Mas. mahal sekali jadi harga keprawananku 31 juta kan, sungguh sangat miris nasibku keperawananku hanya dibeli 31 juta tapi tidak apa-apa Selain itu hutang dari Ayahku sudah lunas kan, orang seringkali membayar keperawanan itu setidaknya 100 juta ada juga yang satu miliar sedangkan Mas Dirga hanya mengeluarkan uang 31 juta untuk itu mulai hari ini Hutang dari ayahku sudah lunas. Padahal 31 juta itu tidak ada apa-apanya jika hanya untuk uang receh 31 juta aku bisa menjual Keprawananku kepada orang lain dan Aku pasti akan mendapatkan lebih dari itu, jadi Baiklah Aku menerimanya tapi dengan satu syarat hutang-hutang dari Ayahku pun mulai hari ini semua sudah lunas, " ucap Julaiha dengan sinis yang kemudian berlari masuk kedalam kamar nya dan mengunci pintu dari dalam.
__ADS_1
Dirga dibuat terbengong dengan perkataan Julaiha, sungguh Dirga tidak pernah menyangka jika gadis desa yang dianggapnya culun dan kampugan itu ternyata tau harga sebuah ke prawanan dan prasangka Dirga salah semua di mana Dirga berfikir jika Julaiha akan sangat terkejut dengan nominal 31 juta yang dia keluarkan untuknya dan merasa sudah sangat banyak, tapi ternyata di mata Juleha 31 juta tidak ada apa-apanya dan Hal itu membuat Dirga diam tak tahu apa yang harus dia lakukan