
Antara ragu dan takut Julaiha akhirnya mau tidak mau masuk ke dalam, meskipun sesungguhnya dirinya sangat khawatir dan was-was, bagaimana pun juga Dirga adalah laki-laki Normal bisa jadi dirinya memang sengaja ingin menjebak Dirinya untuk itu Julaiha bersikap waspada karena kali ini Julaiha tidak akan mau menggalah dan menerima semua perlakuan Dirga yang dia anggap sangat melewati batas.
Tidak ada salah maupun dosa yang akan dirinya trima karena Dirga sendiri bukanlah sosok imam yang baik dan patut untuk di hormati, terlebih Julaiha tau jika sebentar lagi suaminya akan menikah dengan wanita lain dan mencampakannya ke jalanan, untuk itu tidak penting lagi harus bersikap hormat dan patuh padanya.
Untuk itu Julaiha sudah bersisp siaga bila tiba-tiba Dirga mau berbuat macam macam padanya maka dirinya tinggal memberikan pukulan agar Dirga tidak berani bersikap semena-mena kepadanya.
"Kenapa tegang begitu leha, tunggu sebentar setelah itu Aku akan katakan apa pekerjaanmu, "
"Mendengar hal itu Julaiha mulai dibuat gelisah dia benar-benar tidak mengerti apa maksud dari Suaminya.
Berdiri terpaku dan diam ditempat bahkan tidak berniat untuk duduk, Dirga yang melihat hal itu hanya menggelengkan kepala, setelah dia muncul dari balik ruang ganti dimana Dirga sudah Menganti bajunya dengan baju tidur.
"Kamu tidak capek berdiri terus disitu, ayo sini cepat kerjakan tugasmu? "
"Apa? "
"Hei, leha, kenapa jadi melotot begitu cepat sini Naik keatas Ranjang. "
"A-Aku, __
" Iya, mau siapa lagi cepatlah, "
__ADS_1
"Tapi, katanya, _____ Tidak, Aku tidak mau,"
"Leha kamu itu kenapa sih, cepat Naik sudah lelah Aku menunggu, "seru Dirga yang langsung membuka baju atas piamanya kemudian melepaskan ke sembarang arah.
Melihat tingkah Dirga yang sudah sangat kelewatan Julaiha membalikkan badan dan tidak mau untuk menatap dan melihat lagi.
" Lehaaa, cepatlah apa yang kamu pikirkan? "
"Maaf, Mas Aku tidak bisa, Maaf lebih baik Aku pergi, "jawab Julaiha dengan gugup.
"Apa kamu bilang tidak bisa mana mungkin gadis dari desa tidak bisa memijit jangan bohong kamu? "
"Iya, memangnya kamu pikir apa? "
"Oh, Aku kira itu, ____ jawab Julaiha dengan sangat lirih bahkan terkesan bicara dalam hati yang mana Dirga tidak akan mendengarkannya.
" Hei, leha, kenapa masih berdiri disitu cepat sudah pegal-pegal nih, "
"Oh, iya mas, "
Karena yang diminta suaminya ternyata cuma ingin dipijit dan bukan minta sesuatu yang Aneh Julaiha mulai tidak membantah dengan apa yang diminta Suaminya.
__ADS_1
Perlahan lahan Julaiha naik Keatas Ranjang kemudian mulai duduk disampingnya Suaminya yang sudah tidur tengkurap dan dengan perlahan-lahan Julaiha mulai memijit punggung suaminya.
Dirga tersenyum senang dalam hati karena pada akhirnya dia bisa membuat Julaiha untuk tidak keluar Rumah. Dirga memang sengaja menahan Julaiha agar berada di dalam Rumah hal itu dikarenakan Dirga ingin bisa lebih lama bersama dengan istrinya yang entah mengapa akhir-akhir ini membuat dirinya selalu saja ingin dekat meskipun ada rasa gengsi untuk mengakuinya.
Dirga yang merasa senang dan nyaman dengan pijitan Istrinya perlahan-lahan mulai memejamkan matanya, sementara Julaiha masih terus memijit.
Karena merasa sudah cukup lama dan Dirga diam saja tanpa memberikan perintah yang lain, Julaiha akhirnya mulai bertanya.
"Mas di punggung sudah selesai berbalik lah Aku akan memijit kaki dan tanganmu, "
Tidak ada jawaban membuat Julaiha mengulangi pertanyaannya, dimana Julaiha berpikir jika Suaminya tidak mendengar pertanyaannya.
"Mas yang di punggung sudah selesai berbaliklah Aku akan memijit kaki dan tanganmu, "
Lagi-lagi tidak ada jawaban membuat Julaiha memberanikan diri untuk melihat Dirga suaminya dari dekat, mengapa Dirga tidak mendengarnya apakah kurang keras ataukah Suaminya dalam keadaan melamun.
Ketika Julaiha mulai melihat alangkah terkejutnya dia mendapati suaminya sedang tertidur dengan manisnya membuat Julaiha sedikit geram.
"Wah, enak sekali dia tidur gua capek-capek disuruh mijit tau begini lAku tidak mau, " grutu Julaiha dalam hati yang berniat turun dari ranjang dan pergi akan tetapi Julaiha merasa sangat terkejut ketika pergerakannya diketahui Dirga sehingga Dirga mengeggam tangannya.
"Mas, kupikir kau sudah tidur, " tidak ada jawaban membuat Julaiha kembali melihat suaminya dan lagi lagi Julaiha dibuat terkejut ternyata Dirga masih tidur.
__ADS_1