MENITIH JALAN KE SURGA

MENITIH JALAN KE SURGA
Bab. 19. PESAN


__ADS_3

Dirga tertawa senang melihat wajah Juleha yang sangat menggemaskan di mana merasa kesal dan sakit hati terhadapnya akan tetapi Dirga berpura-pura tidak mengerti dan tidak memahami bahkan Dirga menatap diam-diam kepergian Juleha dari ruang kerjanya.


Tidak lama kemudian ponsel dari Dirga pun berbunyi.


Meraih ponsel hp yang terletak di atas Nakas tapi sebelum itu Dirga yang memang sudah menunggu kopi manis buatan Juleha dengan sedikit terburu-buru Dirga meneguk beberapa tegukan kopi yang ada di depannya sebelum kemudian Dirga mengangkat ponsel hpnya.


"Halo..!


" Dirga, bagaimana keadaan kamu Nak, "


"Mama, aku baik-baik saja Mama tumben telepon Dirga ada apa apakah ada yang penting tidak biasanya Mama menghubungi Dirga malam-malam seperti ini pasti ada sesuatu yang penting, " ucap Dirga menebak sang Mama yang telah menghubungi dirinya malam malam.


Terdengar suara tawa dari seberang kelihatannya sang Mama sedang gembira sehingga mendengar perkataan Dirga sang Mama justru tertawa dengan sangat lebar.

__ADS_1


" Kamu itu ada-ada saja Dirga Mama menelpon kamu Mama hanya ingin tahu bagaimana kabar kamu dengan gadis culun itu apakah dia sangat merepotkanmu, "


"Maksud Mama Julaiha?


" Iya, siapa lagi istri culun kamu yang kampungan itu kan hanya dia, "


"Oh, kalau itu aman Ma semua baik, '


" Awas saja kalau kamu jatuh cinta kepada nya, "ancam Mama dengan nada penuh pemakaian, sangat terlihat jelas jika sang Mama sangat ketakutan apabila Dirga mulai jatuh cinta kepada Julaiha yang mana sejak awal Mama Dirga sudah menjodohkan Dirga dengan teman dari anak sahabat sang Mama yaitu Seline.


" Bagus Jika seperti itu Oh ya Mama mau memberitahu padamu Jika besok Seline akan datang ke rumahmu untuk menjemput dirimu karena kita ada undangan dari salah satu teman Mama, Aku harap kamu datang dengan Seline kebetulan papamu tidak ada di rumah sehingga dia tidak akan tahu jika kamu pergi bersama dengan Selin.


" Apa tidak sebaiknya Dirga saja yang menghampiri Celine jadi Celine tidak perlu datang ke sini mah, "

__ADS_1


" Seline sengaja Mama biarkan datang menjemput dirimu di karenakan Seline akan memberikan pelajaran kepada istrimu karena Mama lihat istrimu sepertinya ingin menjadi seorang Nyonya di keluarga kita, dan Seline akan datang untuk menyadarkan dirinya agar dirinya tidak terlalu bermimpi yang sangat jauh Tentang Dirimu. "


"Oh, begitu, baiklah Ma besok aku akan menunggu kedatangan Selin dan kita akan berangkat bersama ke pesta tempat teman mama pergi mengadakan pesta, Mama tidak perlu khawatir aku lagi. "


" jika kamu sudah mengerti maka Mama sudah menjadi sangat tenang dan tidak lagi merasa was-was karena Mama sangat khawatir kamu akan datang dengan membawa garis culun itu serta memperkenalkan dia pada teman Mama sebagai istri darimu, "


" Baiklah Karena aku banyak pekerjaan dan mama hanya ingin membicarakan tentang pesta teman mama yang akan diadakan besok dan Dirga akan dijemput dengan Celine waktu itu ijinkan Dirga melanjutkan kembali pekerjaan Dirga yang tertunda, '


" Baiklah Nak kamu silakan bekerja lanjutkan lagi pekerjaanmu, " ucap sang Mama yang kemudian langsung memutuskan sambungan telepon Dirga segera meletakkan kembali ponsel hp-nya di atas narkas kemudian sebelum Dirga melanjutkan lagi pekerjaannya, Dirga kembali menyeruput kopi yang ada di depan meja kali ini Dirga tidak lagi minum topi buatan Juleha dengan perlahan akan tetapi Dirga langsung menghabiskan kopi yang sudah tidak lagi panas di atas mejanya.


Dirga tersenyum miring ketika mengingat jika besok dirinya akan dijemput oleh Celine di mana kesempatan itu akan Dika gunakan untuk memanasi hati Julaiha yang sangat menyebalkan hari ini Dirga yakin Juleha memiliki hati dan perasaan kepadanya terlihat saat Dirga mengajak solehah untuk Menghabiskan malam panas bersamanya di mana tidak menolak keinginan dari Dirga untuk itu Dirga yang sesungguhnya tidak tega untuk mengambil sesuatu yang berharga dari julehah menjadi sangat berani dan tega dikarenakan Dirga yakin Juleha memiliki perasaan suka kepadanya dan ikhlas memberikan mahkota kesuciannya kepada dirinya.


walaupun Dirga menghabiskan malam di ruang kerja di mana Dirga menyelesaikan semua pekerjaannya dengan sangat baik hari ini Dirga yang dulunya sangat pemalas dan tidak mau peduli tentang perusahaan yang dilimpahkan kepadanya dan Dirga selalu berbuat apapun yang dia suka kini setelah menikah dan memiliki Seorang Istri meskipun Dia berasal dari Desa Dirga sedikit banyak mengalami perubahan dimana dia sudah mulai bertanggung jawab atas pekerjaannya dan Hal itu membuat Papa Dirga merasa senang dan bangga sehingga ZpPsDirga bisa dengan bebas dan tidak terbebani pergi kemanapun tanpa harus memikirkan Bagaimana nasib perusahaan yang ditinggalkannya karena Dirga sudah mampu mengelola dan mengatasinya sendiri.

__ADS_1


Dirga segala masuk ke dalam kamarnya setelah menyelesaikan tugas-tugas yang ada di kantor yang mana harus Dirga selesaikan malam itu juga Dirga segera kembali masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat.


__ADS_2