MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )

MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )
Menerima Tawaran


__ADS_3

Hari sudah menjelang pagi , Saat ini Tari sedang membereskan kamar nya .


setelah selesai membereskan kamar , ia teringat tentang uang di amplop yang ia simpan kemarin .


" Aku belum menyimpan amplop itu dengan benar , coba aku lihat dulu " Ujar Mentari sambil berjalan ke arah laci meja Rias nya .


Saat sudah membuka laci , Mentari segera mencari keberadaan Amplop itu di bawah kertas-kertas yang tertumpuk di laci nya .


" Loh , Dimana uang itu ? Seingat ku , aku menyimpannya disini " Ujar Mentari bingung sambil terus menggeledah kertas di laci nya .


" Astaga , benar tidak ada ! Kemana uang itu , siapa yang mengambil nya ? " Ujar Mentari lirih saat laci tersebut sudah kosong tidak ada kertas satu pun .


" Ya allah , bagaimana ini ! Apa yang harus ku lakukan ?? Aku tidak mungkin bicara dengan ayah . Aku gak mau buat ayah kepikiran " Ujar Mentari terduduk di kursi meja rias sambil meneteskan air mata .


ia bingung harus bagaimana ..


Uang itu lah satu-satunya untuk membayar hutang sang ibu .


Mentari menghapus air mata nya kemudian beranjak dari tempat duduk menuju kamar mandi .


Namun , saat tangannya bertumpu di pinggir meja , tiba-tiba tas mentari terjatuh ke lantai .


Dan isi di dalam tas itu berserakan .


" Pakai jatuh lagi ! " Ujar mentari sambil berjongkok memunguti isi di dalam tas nya yang berserakan .


Saat ia hendak berdiri , mata nya menatap sesuatu yang sangat kecil di lantai .


" Ini kan ? " Ujar Mentari sambil memegang'i kertas kecil yang tadi terjatuh dari dalam tas nya .


" Seperti nya hanya ini jalan satu-satunya . Aku harus bernegosiasi dengan Orang itu " Ujar Mentari seperti mendapatkan jalan untuk membayar hutang sang ibu ..


Kemudian ia bergegas masuk ke kamar mandi dan pergi ke alamat yang tertera di kertas itu .


🌹


🌹


🌹


Sedangkan di sebuah rumah mewah , Seorang pemuda tampan sedang duduk santai di samping rumah nya .


" Bibi ..." Panggil pemuda itu pada ART nya .


Dan tampak lah seorang wanita yang kira-kira usianya 35 tahunan berlari kecil ke arah pemuda itu .

__ADS_1


'' Ia den , ada apa ? " Tanya wanita itu sang pemuda di hadapannya .


" Buat kan saya sarapan , saya mau ke studio " Ujar Pemuda itu pada Sang ART ..


" Baik den " Ujar sang Art sambil beralih pergi menuju dapur .


Tak lama kemudian , Pemuda itu bangkit dari duduk nya bergegas masuk ke dalam Rumah .


Sesampainya di Ruang keluarga ..


" Nathan !! " Panggil seorang wanita dewasa yang masih sangat cantik itu .


" Ia Ma ? " Sahut orang yang di panggil Nathan itu mendekat ke arah Sang Mama yang saat itu sedang membaca surat kabar .


'' Kamu udah sarapan ? " Tanya Sang Mama yaitu Delima sambil meletakkan surat kabar yang tadi berada di tangannya .


" Belum Ma , Ini Nat baru mau sarapan " Jawab Nathan


" Kamu hari ini mau pergi atau enggak Sayang ? " Tanya Delima lembut pada putra bungsu nya .


" Eum , emang nya kenapa ? Mama ada acara ? Hari ini Nat mau ke studio music " Ujar Nat pada Delima .


Ya , Nathan adalah seorang Musikal ..


ia sebagai Vokalis band .


Nathan membenahi duduk nya menjadi menghadap sang Mama .


" Ma , untuk saat ini , Nat belum bisa . Nat masih mau ngembangin hobi Nat di dunia Musik " Ujar Nathan lembut mencoba memberi pengertian pada sang Mama .


Delima hanya diam saja sambil memandang ke arah lain .


Delima memang sangat dekat dengan kedua putra nya .


Anak sulung Delima saat ini sudah mempunyai perusahaan sendiri yang bergerak di bidang Makanan ringan , Seperti cokelat DLL ..


Tak lama datang lah seorang Art memanggil Nathan .


" Den , Sarapannya udah selesai " Ujar Art itu saat sudah berada di dekat Nathan .


" Nanti saya makan " Ujar Nathan .


Setelah mendapat jawaban , Art itu langsung pergi mengerjakan tugas nya yang lain .


" Ma !! Jangan ngambek dong ! " Ujar Nathan memasang wajah imut nya .

__ADS_1


" Nathan , Usia kamu udah 28 tahun Nak . Dan kamu belum mau mengurus bisnis ? menikah juga kamu gak mau ! Pusing Mama ngeliat tingkah kamu " Ujar Delima ..


" Huft " Terdengar Nathan menghela nafas kasar .


" Nat bakalan pikirkan lagi masalah itu , Ayo kita makan . Mama belum sarapan juga kan ? " Ajak Nathan pada Delima sekaligus menghindari Ceramah Sang Mama tentang Menikah .


Sang kakak sulung aja belum menikah , bagaimana dia bisa mendahului nya ? .Begitulah pikiran Nathan .


Mereka berdua sampai di meja makan , kemudian duduk di meja itu .


Saat Delima dan Nathan ingin memulai sarapannya .


Tiba-tiba terdengar suara bariton menyapa mereka .


" Selamat pagi semua ! " Sapa pria itu berjalan ke arah meja makan .


" Kenapa sarapan tidak memanggil ku ? " Ujar Pria itu sambil mencium pipi sang Mama .


Kemudian pria itu duduk di samping sang Mama dan mengambil Roti oles lalu di letakkan di piring miliknya


" Kamu mau berangkat kerja Nda ? " Tanya Delima pada sang putra


" Iya Ma , Beberapa hari lagi , Nanda mau melihat pabrik yang ada di luar kota . Jadi hari harus cepat membereskan pekerjaan di sini " Ujar Nanda sambil menyantap Roti oles milik nya .


Delima hanya menganggukkan kepalanya saja ..


Kemudian mata Nanda beralih pada sang Adik , yaitu Nathan .


" Kamu hari ini mau ke studio music lagi Nat ? " Tanya Nanda


" Iya Kak ! " Jawab Nat singkat .


" Kapan kamu berhenti dari dunia musik ? Lebih baik kamu urus perusahaan Mama . Mama juga butuh waktu santai di rumah atau pun jalan-jalan " Ucap Nanda pada Nathan .


Nathan yang kala itu ingin memakan Roti nya lagi menghentikan aktivitas nya .


" Aku pikirin dulu " Ujar Nathan seadanya .


Kemudian mereka melanjutkan sarapan dengan sekali-kali mengobrol ringan .



**Nanda Abhimana 🤗


Happy Reading guys ❤

__ADS_1


See you next part 💃🏻


JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN 🔥🔥**


__ADS_2