
Mentari pusing melihat Hendra dan Wina saling adu mulut .
Yang satu memaksa , Sedangkan Satunya menolak ..
" Tari menerima tawaran dari Pak Samsul !!" Ujar Mentari Tiba-tiba dengan pandangan kosong ke depan .
ia tidak tahu keputusan yang ia buat ini benar atau tidak .
Perkataan tari barusan sontak membuat Hendra dan Wina terdiam sambil menoleh ke arah nya .
" Tari ! Kamu harus berpikir lebih dulu . Jangan asal mengambil keputusan yang bisa membuat hidup mu menderita suatu hari nanti ." Ujar Hendra tidak setuju dengan Apa yang tari katakan.
" Tari udah memikirkan itu yah . Ayah gak perlu khawatir , ini keputusan yang tari ambil " Sahut mentari yakin .
ia tidak ingin melihat kedua orang tua angkat nya bertengkar .
" Itu bagus . Akhirnya kamu mengambil keputusan yang benar kali ini " Ucap Wina dengan wajah berbinar .
" Kamu keterlaluan Wina !! " Bentak Hendra pada Wina .
Hendra tidak mengerti bagaimana cara berpikir Wina , hingga tega mengorbankan Tari menjadi pelunasan hutang .
Wina yang di bentak hendra pun hanya diam saja , ia tidak peduli dengan ucapan hendra . yang penting hutang nya lunas , dan lagi ..Mentari hanya anak angkat nya ..
" Udah la mas , mentari aja gak keberatan . Kok malah kamu yang berlebihan begini " Uhar Wina tidak mau kalah .
" Tapi..." Ucapan Hendra terpotong oleh Tari .
" Yah !! Ini keputusan Tari . Meskipun ayah menolak , tari tidak akan berubah pikiran " Ujar Mentari menenangkan Sang Ayah angkat .
" Ayah akan mencoba mencari pinjaman besok , supaya kamu tidak menikah dengan Samsul " Ujar Hendra langsung beranjak dari meja makan menuju keluar rumah .
ia ingin pergi keluar sebentar untuk menenangkan pikirannya .
Sedangkan di dalam Rumah . Wina tengah menatap Mentari Senang .
" Keputusan yang kamu ambil sangat tepat . Awas aja kalau kamu berani mengingkari ucapan mu itu . Saya akan membuat perhitungan dengan mu " Ujar Wina tegas kemudian bangkit dari meja makan menuju kamar intan .
Mentari menatap Nanar dan kosong ke arah depan .
ia tidak tahu apa lagi yang akan terjadi setelah ini .
Menjadi seorang istri dan menikah adalah Salah satu kebahagiaan dan keinginan semua wanita ..
Akan Tetapi , Jika menikah dengan terpaksa , apa lagi dengan seorang pria yang terbilang lumayan tua , lalu menjadi istri keempat .
Apakah akan bahagia juga ?
Tidak ada yang menginginkan hal Seperti itu .
Mentari menghapus air mata nya yang jatuh di pipi .
Kemudian ia beranjak menuju kamar nya .
Sesampainya di kamar , Mentari langsung memeluk bantal guling ..
" Ya allah . Beri hamba jalan untuk melewati semua hal menyedihkan ini , Hiks .. " Gumam mentari pelan sambil menangis ..
Beberapa saat menangis , Ia langsung tertidur lelap . Iya berharap esok akan baik-baik saja .
🕊
🕊
🕊
Pagi pun menjelang . Saat ini sudah pukul 06.30 WIB .
Mentari sudah selesai berganti dan akan pergi bekerja .
Ia keluar kamar , dan saat melihat ke arah meja makan . Di sana hanya ada Wina dan intan saja .
__ADS_1
Mentari berjalan ke arah meja makan .
" Ayah mana bu ? " Tanya mentari pada Wina .
" Ayah kamu udah berangkat kerja dari pagi buta tadi !! " Sahut Wina seadanya .
" Ya udah , kalo gitu mentari pamit kerja ya bu " Ucap mentari sambil mencium punggung tangan wina .
" Hm " Wina hanya berdehem saja menjawab pamitan dari Tari .
" Assalamualaikum" Ucap tari memberi salam sambil berjalan pergi dari meja makan .
" Waalaikumsalam" Wina menjawab salam tari .
Setelah Tari pergi , Wina memesan ojek Online untuk intan pergi ke sekolah .
🌹🌹🌹
Tari mengendarai sepeda nya menuju tempat kerja .
Namun saat perjalanan hampir dekat ke pasar , tiba-tiba sebuah mobil menghalangi jalannya .
Cit !!!
Bunyi Rem mobil itu .
" Siapa sih ? Kurang kerjaan banget " Gumam mentari kesal .
Pemilik mobil itu turun dari mobil BMW MERAH itu .
Seorang pemuda tampan berjalan ke arah mentari yang saat itu mengendarai sepeda .
" Hai Mbak !!" Sapa Pemuda itu ketika sudah dekat dengan mentari .
" Hah ? " Mentari melongo tidak percaya dengan seseorang di hadapannya saat ini .
" Anda ? " Mentari menunjuk wajah pria itu .
" Iya , Ini saya NATHAN ABHIMANA . Gue menemui Lo buat minta ganti Rugi " Ujar Nathan santai .
" Itu lagi ? " Ujar Tari Reflek .
'Astaga , ni orang sebenarnya kaya atau miskin sih ? bolak balik ngomongin ganti rugi aja' Batin tari dalam hati .
" Woy .. Malah ngelamun lagi ! Cepetan ganti rugi , sebelum Lo ganti Rugi , gue gak akan pernah berhenti ngejar Lo dan gue akan berubah menjadi bayangan untuk Lo " Ujar Nathan pasti .
" Anda !! " Mentari mengatur nafas untuk meredakan emosi nya .
Masalah tadi malam saja dia masih ke pikiran , tambah lagi masalah Nathan saat ini .
" Om Nathan yang terhormat . Dari mana saya uang sebanyak itu ? saya tidak punya uang untuk mengganti kerusakan mobil anda " Ujar Mentari lembut .
" oke .. Kalo Lo gak bisa ganti rugi , gue punya penawaran bagus buat Lo " Ucap Nathan santai .
" Tawaran ? Apa ? Anda jangan macam-macam dengan saya ya Om . Saya memang gadis miskin , tapi saya tidak akan tergiur jika tawaran anda tidak baik " Mentari mewanti-wanti .
" Opss ,, Tenang aja . Penawaran nya adalah ......." Nathan berbicara pelan pada mentari ..
Mata mentari membulat sempurna kala mendengar Tawaran dari Nathan .
" Apa anda sudah gila ? Saya tidak mau !!" Mentari menolak mentah-mentah .
" Kalo lo gak mau ,, Bayar sekarang ganti rugi mobil gue " Ujar Nathan tega .
" Astaga ,, Saya akan berpikir dulu , nanti saya kabarin anda lagi . saya harus pergi bekerja karena ini sudah siang " Ujar Mentari pada Nathan .
Nathan merogoh saku baju nya , Dan memberikan sebuah kertas pada Mentari .
" Ini Kartu nama Gue .Lo bisa hubungi nomor di kartu itu kalo nanti berubah pikiran ." Nathan mengedipkan sebelah matanya pada Mentari .
" Gue tunggu keputusan baik lo " Lanjut Nathan .
__ADS_1
kemudian ia pergi menuju mobil nya , meninggalkan Tari yang terdiam mematung di tempatnya .
" Astaga , masalah apalagi ini ? " Gumam mentari pelan sambil melihat selembar kertas kecil yang ada di tangannya ..
Mentari memasukkan Kertas itu ke dalam Tas yang ia bawa .
Lalu ia melakukan sepeda nya ke arah pasar.
15 Menit mentari sudah sampai di pasar .
ia memarkirkan sepeda nya , Kemudian berjalan memasuki pasar itu .
" Tari !! " Panggil seorang pria yang usia nya sama seperti Tari .
" Rayyan ! " Sahut mentari senang . Rayyan adalah salah satu teman SMP Mentari yang sangat dekat dengannya .
Dia lah tempat mentari berbagi cerita Senang atau pun sedih .
Termasuk cerita kelakuan wina pada nya .
Rayyan berlari kecil ke arah mentari .
" Hai ? " Sapa Rayyan saat sudah berada di samping mentari .
" Hai Ray ! , Kamu gak ke kampus ? " Tanya mentari heran kenapa Rayyan berada di pasar .
" Aku masuk siang " Jawab Ray sambil tersenyum .
" Kok kamu ada di pasar ? " Tanya Tari lagi
" Aku nganterin Nyokap belanja . Lah kamu tumben pagi banget datang ke pasar ? " Tanya Ray balik .
" Hem . Iya , Lagi Badmood aja di rumah ." Ujar Mentari sendu .
" Hey , kamu kenapa ? Kalo ada masalah , cerita dong sama aku . Siapa tau aku bisa bantu " Ucap Ray tulus .
" Ceritanya panjang Ray , aku gak mau kamu terlibat dalam masalah ku . Sudah cukup banyak kamu membantu ku " Ujar Mentari tidak enak hati .
'' Aku ini kan sahabat kamu , jadi kamu gak perlu sungkan gitu . Kalau udah siap cerita , kamu hubungi aja aku , Biar kita bisa ketemu " Ujar Ray mengelus lembut punggung Mentari .
Mentari hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya saja menanggapi ucapan Ray .
Saat mereka berdua saling melempar senyum .
Tiba-tiba datang seseorang mengagetkan mereka berdua .
" Apa-apaan ini !! " Bentak orang itu membuat Mentari dan Ray menoleh ke asal suara .
Betapa terkejut nya mentari melihat siapa orang itu ....
KIRA-KIRA APA YA RENCANA NATHAN ?? DAN
SIAPA ORANG YANG TADI MENGAGETKAN MEREKA BERDUA ?
ADA YANG BISA NEBAK ?
JANGAN LUPA PANTAU TERUS CERITA MENTARI SI GADIS LESUNG PIPI 😍
Si lesung Pipi 😍
**Rayyan 😊
Happy Reading Guys ❤
See you Next part 💃🏻
Jangan lupa berikan dukungan dan komentar kalian 🔥🔥**
__ADS_1