
Saat Tari masih berada di depan lemari milik Nat , Tiba-tiba ia terlonjak kaget karena seseorang yang menepuk pundak nya dari belakang .
" A..!! " Teriak mentari kaget .
" Ngapain Lo ngelamun di depan lemari Gue ? " Ujar Nathan dari belakang badan Tari .
Mentari langsung menoleh ke belakang .
" Astaga !! " Mentari spontan menutup mata dengan kedua telapak tangan nya dan kembali membelakangi Nathan .
Nathan hanya menggelengkan kepala lucu saja melihat kelakuan Tari .
" Ada apa ? " Bisik Nathan bertanya tepat di telinga mentari .
Bulu kuduk Mentari bergidik akibat mendengar bisikan dari Nathan .
'Astaga ya allah .. Pria ini bisa membuat ku gila !! " Batin mentari dalam hati..
" Apa anda tidak malu Nat ? Anda telah menodai mata suci saya " Ujar Mentari masih dengan membelakangi Nathan .
Ya , Nathan saat itu hanya memakai handuk yang ia gulung sampai pinggang , Tubuh nya yang kekar terekspos begitu saja dan air masih menetes dari rambut basah nya . Wangi shampoo juga tercium di hidung Tari .
Nathan terkekeh pelan ..
" Saat begitu banyak wanita yang ingin melihat tubuh Gue , Tapi lo menghindari nya ? . Bersyukurlah lo bisa melihat tubuh bagus gue ini " Ujar Nathan PD.
Tapi memang pasal nya Banyak kaum wanita yang tergila-gila dengan seorang NATHAN ABHIMANA.
" Anda .. " Mengacungkan jari telunjuk nya sambil akan menoleh ke belakang , namun tidak jadi .
" Anda tidak malu bicara seperti itu ? " Ujar Mentari kesal.
" Dan bersyukur ? Anda bilang saya harus bersyukur karena bisa melihat tubuh anda itu ? " Menggelengkan kepala
" Saya sangat berdosa dan Rugi jika melihat tubuh anda , karena kita bukan Suami Istri " Lanjut mentari sebal , kemudian ia pergi dari hadapan Nathan .
" Hei Mentari tunggu !! " Nathan sedikit berteriak kala mendapati mentari akan keluar dari kamar .
Mentari menghentikan langkah nya .
" Ambil sendiri barang keramat anda itu , saya geli melihat nya ! " Ujar Mentari singkat lalu ia melangkah lagi dan menarik handel pintu kamar kemudian keluar ..
Mentari menutup kembali pintu kamar itu .
" Astaga , Tuh Orang kenapa gak tau malu gitu sih ? Heran Deh " Mentari Menyandarkan badan di depan pintu kamar .
__ADS_1
" Mending aku ke bawah aja deh , nunggu dia turun " Ujar Mentari kemudian ia turun ke lantai bawah .
🍓🍓
15 Menit kemudian , Nathan sudah selesai bersiap dan turun ke lantai bawah .
Nathan menoleh ke sana ke mari mencari keberadaan Mentari ..
" Ke mana sih tuh cewek ? " Nat menggerutu kesal .
Kemudian ia kembali melangkahkan kaki nya ke atau meja makan , Dan saat akan melewati dapur , ia melihat Sosok Mentari di sana .
" Itu Tari bukan sih ? " Melihat dengan seksama sambil .melangkah perlahan ke arah Dapur.
" Nathan !! " Suara seseorang menghentikan langkah Nathan .
Nathan menoleh ke belakang ,,
" Mama ?! " Seru nya .
Delima melangkah mendekati sang putra .
" Kamu mau ke mana pagi-pagi udah Rapi begini ? " Delima menatap Nathan Heran
" Em , Nathan Mau ke studio musik Ma . Band Nat ada konser live di daerah kota S " Ujar Nathan pada Delima .
" Kamu pikirin lagi tawaran Mama yang kemaren nak ? Mama pengen kamu jadi penerus pabrik yang Mama pegang sekarang ini " Ucap Delima sendu.
Nathan paling tidak tega melihat Mama nya jika seperti ini ..
" Nathan pasti pikirin lagi Ma , Kasih Nathan Waktu " Nathan memegang kedua pundak Delima dan tersenyum menatap Delima .
Delima membalas menatap sang Putra dan tersenyum tipis .
" Nat !! " Sapa seorang gadis muncul dari belakang Nathan .
Kompak Nathan dan Delima melihat ke asal suara .
Terlihat Delima menatap Nathan menyelidiki ..
Delima menaikkan satu alisnya , Nathan pun yang mengerti arti dari bahasa isyarat Delima pun hanya menganggukkan kepala tanda berkata sebentar .
" Lo udah selesai . ? " Tanya Nathan pada Tari
" Udah , Ayo berangkat !! " Sahut Mentari pada Nathan .
__ADS_1
Nathan melihat sang Mama .
" Ma , Ini mentari , Asisten pribadi Nat " Nathan mengenalkan mentari pada Delima .
" Halo Mentari , Saya Mama nya Nathan " Delima mengulurkan tangannya .
" Hai Tante , Senang bertemu dengan Anda " Mentari menerima uluran tangan Delima .
Mereka berdua saling melemparkan senyum dan Melepaskan jabatan tangan.
" Ya udah Ma , Kita berangkat dulu ya " Nathan berpamitan pada Delima lalu mencium kening Pipi kanan Delima .
" Hati-hati ya Nak !! " Seru Delima pada Nat
Nathan hanya mengacungkan jempol tanda ije sambil berjalan terus keluar .
" Saya permisi yan Tante . Mari !! " Pamit mentari sopan sambil tersenyum .
Delima menganggukkan kepala dan tersenyum tipis melihat kepergian mentari dan Nathan .
Lalu datang seorang pria gagah di samping Delima .
" Siapa perempuan tadi Ma ? Apa Teman nathan ? " Tanya Pria itu penasaran .
Delima menganggukkan kepalanya .
" Dia asisten pribadi Nat ! " Ujar Delima sambil berjalan ke arah Meja makan .
Nanda hanya mengangguk saja menjawab ucapan Delima .
'Melihat dari belakang , kok aku seperti pernah bertemu dengan nya , Di mana ya ? Lupa lagi !! " Batin Nanda dalam hati ..
Kemudian mereka berdua sarapan bersama .
..
Asisten Pribadi Babang Nat 😍😍
**Yang mau manggung ( Nathan ) 🙈🙈
Happy Reading Guys ❤
__ADS_1
See you next tomorrow 💃🏻💃🏻
JANGAN LUPA LIKE , VOTE , KOMEN DAN HAFIAHNYA 🔥🔥💡**