
Saat ini hari minggu , tampak Nathan sedang berenang di kolam renang yang terletak di samping rumah nya .
Saat Nathan masih sedang asik berenang , Mentari menghampirinya dengan membawa segelas jus jeruk .
"Nat !!" panggil Tari sambil tersenyum pada Nathan yang masih berenang .
Karena mendengar suara seseorang memanggilnya , Nathan pun menghentikan aktivitas berenang nya .
ia tersenyum ke arah Tari dan berenang ke tepian kolam untuk naik ke atas .
Setelah melihat Nathan menghampirinya nya , Tari langsung mengambilkan handuk dan memberikannya pada Nathan yang sudah berada di dekat nya .
Nathan pun menerima handuk itu dengan senang hati , ia senang karena lama kelamaan mentari sangat perhatian pada nya .
"Aku membawa kan jus untuk mu" ujar Tari sambil menyodorkan gelas yang berisi jus pada Nathan .
"Terimakasih" sahut Nathan sambil menerima jus buatan Mentari , ia langsung menenggak jus itu hingga tinggal setengah .
Mereka berdua bejalan duduk di kursi dekat kolam .
"Kamu gak ada acara kan hari ini ?" tanya Nathan pada Tari
Tari menatap Nathan .
"Tidak , memang kenapa ?" Mentari bertanya heran
"Aku ingin mengajak mu berbelanja hari ini . Beli lah apa pun yang kamu mau , sebentar lagi pertunangan resmi kita kan ?" ujar Nathan pada Tari
Mentari pun tersenyum bahagia atas kepedulian Nathan padanya . Ia akan mencoba membalas perasaan Nathan padanya , karena ia yakin bahwa Nathan adalah orang yang tepat untuk menjadi imam nya .
"Baik lah , aku akan bersiap dulu !" sahut Tari gembira , dan berdiri dari duduk nya lalu berjalan masuk ke dalam rumah .
Nathan hanya tersenyum lucu melihat wajah menggemaskan sang pujaan hati nya , ia berdiri dan juga masuk ke dalam rumah untuk bersiap .
20 Menit kemudian .
Terlihat Mentari dengan pakaian sederhananya berjalan menuruni anak tangga .
Nathan yang berada di bawah pun terpesona melihat kecantikan alami yang terpancar dari diri kekasih nya itu .
"Nat !!" panggil Tari sambil menatap Nathan yang bengong melihat nya .
Mentari mengerutkan dahi karena Nathan tidak menjawab panggilannya .
"Nathan !!" Tari menepuk pundak Nat ..
"Eh , iya ? udah selesai ?" Nathan terkejut dan tersadar dari lamunannya .
"Udah , dari tadi aku manggil kamu . Tapi kamu gak ngrespon !" ujar Tari menatap wajah tampan Nathan .
"Maaf sayang !! aku tadi terpana dengan pesona kamu" Nathan menarik gemas hidung Tari
"Aw , apaan sih Nat !" Tari tersipu malu .
__ADS_1
"Ayo berangkat sekarang'' Nathan mengulurkan tangan untuk menggenggam jemari Tari .
Tari pun menerima uluran tangan Nathan dan membalas genggamannya , mereka melangkah ke arah pintu keluar rumah .
"Eh Nat , tunggu dulu !" Mentari menghentikan jalannya .
"Ada apa ?" tanya Nathan heran
"Kita harus pamitan dulu sama Mama !" ujar Tari tidak enak pada Delima karena pergi tanpa berpamitan .
"Astaga Tari , aku pikir kenapa" Nathan terkekeh geli. " Aku udah pamitan tadi sama Mama , kamu tenang aja" ujar Nathan pada Tari .
Mentari hanya menganggukkan kepala saja .
"Ya udah ayo !" Nathan kembali menarik tangan Tari yang berada di genggamannya , dan mereka berdua pun berjalan keluar ke arah mobil Nathan .
Setelah mereka berdua masuk ke dalam mobil , mobil pun melaju meninggalkan pekarangan rumah Abhimana .
°°°
30 Menit perjalanan , akhirnya Nathan dan Tari sudah sampai di Mall .
Mereka berdua segera turun dari mobil ketika mobil sudah Nathan parkir kan.
"Kamu pilih dan beli aja apa pun yang kamu mau juga yang kamu suka" ujar Nathan pada Tari saat mereka berdua sudah berada di dalam Mall.
Tari menoleh menatap wajah Nathan , ia tersenyum dan mengangguk kan kepala .
"Nat , kita ke sana yuk . Aku mau lihat baju untuk acara kita lusa !" ajak Tari pada Nathan .
Mereka melangkah ke sebuah toko pakaian yang tadi Tari tunjuk .
Setelah berada di dalam tempat penjualan pakaian , Mentari langsung memilih pakaian yang cocok untuk nya .
"Nat , aku ambil ini aja !" Tari menunjukkan dua baju sederhana pada Nathan .
Nathan memandang dua baju di tangan Tari , kemudian ia melihat ke seluruh isi tempat penjualan pakaian itu .
"Cukup ? aku lihat , masih banyak baju yang bagus untuk mu di sini" ujar Nathan pada Tari
"Ini saja , di rumah juga masih banyak baju yang belum terpakai !" sahut Tari tidak ingin membeli banyak pakaian .
Nathan hanya menganggukkan kepala paham .
Mentari dan Nathan pun langsung menuju kasir , dan saat sudah di total , Nathan pun langsung membayar belanjaan Mentari .
Selesai membayar , mereka berdua keluar dari tempat pakaian tersebut .
Nathan melihat arloji yang melingkar di tangannya .
"Sudah pukul 12 lewat , kita makan dulu ya . Kamu pasti lapar !" ucap Nathan lembut
Mentari hanya menganggukkan kepala dan tersenyum ke arah Nathan .
__ADS_1
Mereka menuju tempat makan yang berada di dalam Mall .
Sesudah sampai di tempat makan., mereka berdua pun duduk di kursi paling pojok .
"Silahkan di pesan Mas , Mbak . Ini menu nya !" seorang waiters menghampiri meja Nathan dan memberikan buku menu .
Nathan membuka buku menu tersebut .
"Em , saya pesan Chicken Steak dan minumannya es rumput laut" ujar Nathan pada waiters tersebut .
Nathan menoleh ke arah Tari yang sedang bermain ponsel .
"Kamu mau pesan apa sayang ?" tanya Nathan lembut menatap Tari.
Tari meletakkan ponsel nya di meja
"Samain aja kayak punya kamu" ujar Tari tersenyum ke arah Nathan .
"Samain aja kayak punya saya ya mbak" ujar Nathan lagi pada waiters wanita tersebut .
"Baik , mohon di tunggu ya Mas , Mbak" waiters itu tersenyum ramah dan berlalu dari meja Nathan .
"Sayang , kalau kamu mau rekomendasiin dekor lamaran yang kamu inginkan , bilang aja . Aku akan buat kan untuk mu" Nathan menggenggam jemari Tari yang berada di atas meja .
"Gak perlu Nat , bagaimana pun dekor nya nanti , aku pasti akan menyukainya" Tari membalas genggaman tangan Nathan .
Nathan hanya tersenyum menanggapi ucapan sang kekasih.
"Setelah pulang dari Mall , aku ingin mengajak mu ke suatu tempat" ujar Nathan
"Baik lah" Tari tersenyum manis .
Mereka pun mengobrol ringan kembali masalah pertunangan dan resepsi pernikahan .
"Nathan !!" Dari kejauhan terlihat seorang wanita cantik berlari kecil ke arah meja Nathan dan Tari .
Kompak Nathan dan Tari menoleh ke asal suara.
"Hay Nat !" sapa wanita itu pada Nathan sambil tersenyum bahagia saat sudah berada dekat meja Nathan dan Tari .
Nathan hanya menganggukkan kepala saja dengan wajah datar nya . Sedangkan Tari , ia tersenyum ke arah wanita itu ..
HAYO LOH !!
SIAPA SIH WANITA ITU .?
**Meskipun sederhana , namun tetap mempesona 😍😍
HAPPY READING BABY 👋
SEE YOU NEXT PART 💃🏻
__ADS_1
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN UNTUK NATHAN DAN MENTARI 🤗🤗
LIKE , VOTE , KOMEN , FAVORIT DAN HADIAH NYA 😍😍**