
Waktu sangat cepat berlalu .
Pagi pun Tiba , Saat ini jam sudah menunjukkan pukul 05.00 WIB .
Mentari bangun dan melaksanakan sholat subuh .
Setelah selesai melaksanakan sholat , Tari langsung bergegas mengerjakan pekerjaan rumah .
Karena ia harus datang pagi-pagi sekali ke rumah Nathan .
" Tumben Kamu hari gini udah mau pergi kerja ? " Tanya Wina saat melihat Jam dan beralih menatap Tari .
Saat ini pukul 06.30 WIB .
" Em ,, Iya bu . Ada kerjaan tambahan " Sahut mentari .
Wina hanya menganggukkan kepala .
" Kamu gak sarapan ? " Tanya Wina . ia tidak ingin tari sakit dan membuat kerepotan.
" Enggak Bu , Nanti tari beli sarapan diluar aja . Lagian kemarin uang yang buat bayar utang ibu ke pak samsul ilang , jadi tari harus bekerja keras supaya dapet uang itu dalam 2 Hari lagi ." Ucap Tari jujur .
Wina tersenyum sinis mendengar ucapan tari .
'Rasain' Batin wina senang .
Ya , Wina lah yang mengambil uang mentari agar tari menikah dengan Samsul .
" Ya udah Sana pergi ! " Ucap Wina kemudian
Mentari mencium takzim punggung tangan Wina .
" Assalamualaikum" Tari mengucapkan salam saat ingin keluar dari rumah .
" Waalaikum'salam " Menjawab Salam Tari .
Setelah memastikan Tari sudah pergi .
" Yes !! Aku bisa shopping hari ini . Mau ngajak intan juga , pasti dia senang " Berbicara sendiri sambil berjalan ke arah dapur membuat sarapan ..
🍓
🍓
🍓
Di tempat lain , mentari sedang mengayuh sepedanya menuju kediaman Nathan ..
40 Menit kemudian , mentari sudah sampai di depan gerbang keluarga Abhimana .
" Permisi !! " Teriak mentari di depan gerbang
Terlihat Seorang security membuka pintu gerbang .
" Cari siapa ya mbak ? " Tanya seorang security itu pada Tari .
" Em , apa ini benar rumah Nathan Abhimana ? " Ujar mentari memastikan .
" Iya mbak , ini rumah keluarga Abhimana . Ada perlu apa ? " Tanya Security itu lagi .
" Saya mau Bertemu dengan Nathan pak , saya ada janji dengan nya " Ujar Mentari sopan ..
" Oh , ya sudah . Silahkan Masuk ! " Security itu mengizinkan Tari masuk .
" Terimakasih " Ucap Tari sambil tersenyum.
Saat sudah berada di halaman rumah keluarga Abhimana
__ADS_1
" Halamannya aja luas banget , apa lagi dalam rumah nya " Gumam mentari kagum melihat rumah mewah Nathan .
Kemudian ia berjalan ke arah pintu masuk .
Ting tong !!
Mentari memencet bel rumah itu .
Dan tak lama kemudian , tampak seorang Art membuka pintu.
" Maaf mbak , mau cari siapa ? " Tanya Art itu pada Tari .
" Saya mau ketemu dengan Nathan Mbak " Ucap mentari sopan .
Art yang tak lain adalah Yani itu memperhatikan Tari dari atas sampai bawah .
" Dengan mbak siapa ? " Tanya Art itu pada Tari .
" Saya Mentari mbak " Ujar Tari pada Yani .
" Mari masuk " Ujar Yani mempersilahkan .
Mentari tersenyum kemudian berjalan masuk mengikuti langkah Yani .
Yani berhenti kemudian membalikkan badannya .
" Duduk dulu mbak , akan saya panggilkan Den Nathan " Ujar Yani pada Tari .
Mentari hanya menganggukkan kepalanya saja , lalu ia berjalan ke arah sofa , dan duduk .
Sedangkan Yani , ia berlari kecil menaiki tangga menuju kamar Nathan .
Tok tok tok ..
Saat sampai di depan pintu kamar Nathan , Yani langsung mengetuk pintu itu .
" Den , ada tamu di bawah , Nama nya Mentari . Katanya nyariin Aden " Ujar Yani berteriak dari luar kamar .
" Mentari ? Jadi dia beneran datang . Asik , akhirnya gue bisa ngerjain dia " Ujar Nathan licik di dalam kamar .
" Suruh dia menunggu , saya akan segera ke bawah menemuinya " Ujar Nathan berteriak kembali .
Setelah mengatakan itu , Nathan segera bergegas memakai baju kaos nya dan keluar dari kamar .
Nathan menuruni tangga dan melihat seorang wanita duduk di sofa ruang tamu .
" Halo Mentari !! Akhirnya Lo beneran dateng " Ujar Nathan saat sudah berada di belakang sofa tempat tari duduk .
Mendengar suara seseorang , mentari langsung menoleh kan kepala nya kebelakang .
" Tentu saya datang O- , Maksud saya Nathan . Karena saya butuh uang itu " Ucap Mentari mencoba mengingatkan Nathan
Nathan menganggukkan kepalanya .
" Oke , Nanti kalo pekerjaan lo selesai , gue kasih uang nya " Ujar Nathan santai .
Mentari diam saja .
" Lalu saya harus mulai dari mana ? " Mentari bertanya tentang tugas nya ...
" Sekarang lo siapin pakaian gue untuk manggung di kota S Setelah itu , buatin gue sarapan " Ujar Nathan memerintah Mentari .
Mentari hanya mengangguk pasrah dengan perintah Nathan , karena itu memang kewajibannya yang sudah memenuhi tawaran dari Nathan .
Tawaran dari Nathan Adalah ..
Mentari harus menjadi asisten pribadi Nathan , Di rumah atau pun saat Nathan Manggung . Mentari harus selalu berada di samping nya .
__ADS_1
Semua keperluan Nathan , harus mentari urus .
Dan saat ini , mentari sedang berada di kamar Nathan .
" Astaga , kamar sebesar dan sebagus ini kenapa kayak kapal pecah . Sangat berantakan !! " Gumam mentari memandang sekeliling kamar Nathan .
Kemudian ia membersihkan kamar Nathan terlebih dahulu , Lalu menyiapkan pakaian yang akan Nathan pakai .
" Ya ampun. . Pakaian yang akan Nathan pakai ? Berarti termasuk CD ( ****** ***** ) nya ? Oh tidak !! " Ujar Mentari frustasi ....
Membayangkan nya saja sudah pusing , apa lagi harus mengambil CD milik Nathan .
Nathan Masuk kedalam kamar .
Ceklek ..
Pintu kamar terbuka .
'' Bagaimana. ? Apa semua pekerjaan lo di kamar ini udah selesai ? " Tanya Nathan pada Mentari yang tengah menatap lurus ke arah lemari milik nya .
" Eh , Em ... B-belum , Saya hanya bingung " Ujar Mentari tak tahu harus bicara bagaimana .
Nathan mengerutkan Dahinya kemudian berjalan mendekati Tari .
" Bingung kenapa ? " Tanya Nathan Penasaran
" Em , anu , itu .. " Mentari bingung
" Kalo bicara yang jelas dong Tari !! Ini , Anu . Gue gak tau lo ngomong apaan " Ujar Nathan Kesal .
" Gini ,, Anda bilang saya harus menyiapkan pakaian anda ? Lalu , bagaimana dengan CD anda ? Apa saya harus menyiapkannya juga ? " Tanya Mentari malu .
" Tentu aja , Lo harus nyiapain CD gue . Ingat , sebelum gue keluar dari kamar mandi , Pakaian gue harus udah ada di tempat tidur . " Ujar Nathan memberi perintah sambil berjalan ke kamar mandi .
Setelah sampai di Depan pintu kamar mandi , ia langsung masuk dan mengunci nya dari dalam .
Sesampainya di dalam kamar mandi , Nathan langsung terkekeh pelan .
" Ha..ha..ha . Rasain Lo , emang enak gue kerjain " Ujar Nathan senang melihat wajah bingung mentari.
Diluar kamar mandi ..
" Ya ampun , tuh orang gilak banget ya . Masa iya gue harus nyiapain itu . Dasar !! " Gumam mentari sebal .
Lalu ia berjalan ke arah lemari , dan membuka nya .
Mentari langsung memilih Baju kemeja untuk Nathan dan juga celana Jeans , Namun saat matanya beralih ke arah benda keramat Nathan . Matanya langsung tertutup dan pipi nya merah .
" Astaga , Om om gila .." Gerutu mentari kesal sambil menghentak-hentakkan kaki nya di lantai .
Sang Asisten Pribadi Nat 🙈🙈
**Aden Nathan 😍😍
Happy Reading Guys ❤
See you next tomorrow 💃🏻💃🏻
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN
LIKE VOTE KOMEN DAN HADIAH NYA 🔥🔥
THANK YOU SO MUCH 😘😘**
__ADS_1