MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )

MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )
Batal


__ADS_3

Mentari hanya tersenyum simpul membalas senyuman sinis para istri samsul .


Hendra masuk dari arah dapur .


" Loh , ada tamu ? " Ujar Hendra pura-pura tidak tahu


" Iya Pak Hendra . Anda tidak bekerja ya pak ? Tumben ! " Tanya Samsul pada Hendra .


" Iya pak samsul , saya lagi gak enak badan ." Ucap Hendra kemudian mendudukkan diri nya di kursi panjang samping sang istri .


" Oya , tumben rame-rame bertamu ke rumah saya . Ada apa ya pak ? " Hendra pura-pura ramah.


" Oh , Gini pak Hendra dan buk Wina . Saya kemari bermaksud untuk mengajak Mentari keluar membeli seserahan untuk menikah besok " Jelas Samsul tersenyum bangga.


Dan Hendra mengepal kan tangannya yang kala itu berada di lutut nya .


" Menikah ? Apa maksud ny pak samsul ? Sesuai permintaan bapak saya susah punya uang untuk membayar uang yang ibu saya pinjam dari Anda .! " Seru mentari tidak terima .


Wina melirik mentari tajam .


" Mentari !! Apa yang kamu katakan nak ? " Ujar Wina sok baik lagi .


Tari menolehkan kepala menatap wina kemudian beralih menatap samsul dan ketiga istrinya .


" Sebentar ! " Ujar Mentari berdiri dan masuk ke dalam kamar nya .


Tak butuh waktu lama , Tari pun segera keluar dengan membawa amplop cokelat di tangannya .


" Ini ! " Ujar Tari meletakkan amplop itu di atas meja dan ia duduk di kursi nya lagi .


" Apa ini ? " Tanya samsul dengan wajah khawatir


" Bukan kah anda bilang , jika ibu saya membayar hutang nya 20juta ke bapak , saya tidak akan jadi menikah dengan anda ! " Seru mentari kesal .


Samsul terkejut mendengar ucapan mentari .


'Sial ! Jadi gadis ini udah punya uang nya . Aku harus bermain licik , Gadis itu harus menjadi istri ku .' Batin Samsul menatap amplop cokelat di hadapan nya .


" Anda ingat kan pak samsul ? Di amplop itu ada uang 30juta , anda ambil semua dan segera pergi dari rumah ini . Jika anda tidak percaya , anda bisa menghitung nya dengan ketiga istri anda itu ! " Ucap Tari lantang .


" Kamu harus tetap menikah dengan saya mentari , hutang ibu kamu lebih dari 30juta , karena bunga nya berkembang " Ujar Samsul mencoba tenang .


" Apa ? Anda ini apa-apaan , Tidak bisa begitu . Anda bilang 20juta , itu sudah saya lebih kan " Ujar mentari tidak terima..


Kemudian matanya beralih pada wina .


" Ibu , apa maksud nya ? " Tanya tari pada Wina yang hanya diam mematung .


" Tari , kamu turuti saja perkataan pak samsul , apa susah nya sih ? Ibu juga gak tau apa maksud dia " Ucap wina


Tari menggelengkan kepala ..


Dan ia menoleh ke arah Hendra .


" Ayah !!! " Ucap Mentari Lirih ..

__ADS_1


" Ehem " Hendra berdehem


" Maaf sebelumnya pak samsul , bagaimana bisa yang awal nya anda bilang 20 juta , berubah menjadi tidak segitu . Anda jangan mempermainkan kami pak ! " Ucap Hendra tidak terima .


" Saya tidak mau tahu , mentari harus menikah dengan saya . Kalau perlu hari ini juga saya akan persiapkan semua nya ." Ujar Samsul tidak sabaran .


" Tidak , saya tidak mau menikah dengan Anda pak samsul . Saya susah mencari uang yang anda minta , kalau begitu anda harus batalkan rencana pernikahan itu !! " Seru mentari berdiri dari duduk nya .


" Ha..ha .. Sudah terlambat tari , uang kamu tidak cukup untuk membayar hutang ibu mu , maka dari itu . Terima saja kenyataan mu menikah dengan saya " Ucap Samsul tersenyum menjijikkan .


" Tidak .. Saya tidak sudi menikah kan putri saya dengan Anda " Ucap hendra sudah habis kesabaran .


ia berjalan mendekat ke arah tari yang sudah menangis , kemudian memeluk tari dari samping .


Samsul pun geram , ia mengepalkan kedua tangannya .


" Buk wina , bagaimana ini ? " Tanya samsul masih berusaha tenang .


" Em , Tari !! Kamu harus mau menikah dengan pak samsul , ya ?? " Ucap Wina dengan santai padahal sebenarnya ia sangat ingin menampar wajah mentari .


" Enggak bu , ini gak adil !! " Ucap Tari sedikit berteriak .


Wina hanya diam saja , ia bingung harus bicara apa lagi .


Samsul berdiri dari duduk nya ..


ia berjalan mendekat ke arah Mentari , hendra dan Wina .


" Ayo kita pergi untuk membeli seserahan yang kamu inginkan , setelah itu , saya akan memanggil penghulu kemari untuk menikahkan kita berdua ." Ucap Samsul menarik tangan mentari .


Hendra pun mencoba menarik tangan mentari agar tidak terbawa oleh Samsul lalu ia menatap samsul tajam .


Dan samsul pun masih berusaha menarik tangan Tari ..


Para istri samsul dan Wina hanya menonton kejadian itu saja .


Mereka bingung harus berbuat apa..


Dan suara bariton seseorang dari luar menghentikan Kegiatan tarik menarik tangan itu .


" Ada apa ini ? " Ujar Suara bariton itu .


Kompak semua yang ada di sana menoleh ke asal suara .


Dan terlihat lah seorang pemuda tampan , putih , dan gagah masuk ke dalam rumah Hendra .


" Mentari ? " Seru pria itu.


" Na-Nathan ! " Sahut Mentari heran .


Samsul melepaskan tangan mentari dan menatap Nathan .


" Hei anak muda , siapa kamu ? Gak usah ikut campur dengan urusan orang ya ?!! " Ucap Samsul marah


" Ups , Maaf kakek . saya hanya ingin menjemput asisten saya yang kata nya mempunyai masalah . Dan ternyata ini masalah nya " Ucap Nathan santai berjalan ke arah tari dan Hendra ..

__ADS_1


ia tersenyum ke arah mentari .


" Nat , Gimana kamu bi---- " Ucapan mentari terhenti karena samsul memotong nya .


" Ayo kita pergi ! " Ia ingin menarik tangan mentari , Namun di cekal oleh Nathan .


" Katakan dulu apa yang terjadi , anda tidak boleh memaksa seseorang seperti ini kakek " Ucap Nathan lucu .


" Kakek ? Enak saja kamu bilang aku kakek . Memang nya aku kakek mu !!? " Bentak Samsul di depan wajah Nathan .


" Wops , santai kek . Nanti bisa terkena stroke " Ucap Nathan terkekeh pelan ..


Kemudian matanya beralih menatap tari .


" Apa ini yang kamu maksud saat tadi malam meminjam uang pada ku ? " Ujar Nathan terus terang ..


" I-iya " Ucap. Tari gugup


" Meminjam ? Apa maksud nya ? Bukankah uang kamu sudah cukup Nak ,? Kenapa harus meminjam ? " Tanya hendra heran .


" Uang yang ayah berikan hilang , tari gak tau siapa yang ambil yah ! " Ucap Tari jujur .


Hendra menatap wina , ia yakin itu semua ulah Istri nya .


Yang di tatap pun hanya diam saja dan menunduk kan kepala .


'' Itu semua pasti kerjaan kamu kan Wina ?! " Bentak Hendra pada sang istri .


" A-aku ? Apa maksud kamu mas ? Aku tidak mengerti !! " Seru wina pura-pura bodoh .


" Kamu--" Ucapan Hendra terpotong karena samsul lagi-lagi menyela .


" Saya datang kemari tidak ingin melihat kalian bertengkar , saya kemari ingin membawa mentari !! " Ucap samsul kesal .


" Ehem , boleh saya tanya berapa hutang mereka pada anda kakek ? " Tanya Nathan pada Samsul


" Hei anak ingusan , sudah saya bilang jangan ikut campur !!! " Bentak Samsul ..


" Saya hanya bertanya , santai saja . siapa tahu saya bisa membantu , sepertinya juga mentari tidak mau menikah dengan orang tua seperti anda " Ucap Nathan tenang namun dengan nada mengejek .


" Cih ! Kamu mau tau berapa yang harus mereka bayar ? " Tanya samsul pada Nathan ..


" Heem " Nathan menganggukkan kepalanya .


" Yang harus mereka bayar adalah 100JUTA !!" Ucap Samsul lantang .


Hendra,Wina dan Tari terkejut .


" 100 JUTA ? " Ulang mereka kompak ..


Sedangkan Nathan masih santai , dan samsul tersenyum puas ..


APA LAGI YANG AKAN TERJADI?


SAMSUL MEMANG LICIK !!

__ADS_1


AKANKAN NATHAN BISA MEMBANTU ???.


__ADS_2