
Mentari hanya tersenyum simpul membalas senyuman sinis para istri samsul .
Hendra masuk dari arah dapur .
" Loh , ada tamu ? " Ujar Hendra pura-pura tidak tahu
" Iya Pak Hendra . Anda tidak bekerja ya pak ? Tumben ! " Tanya Samsul pada Hendra .
" Iya pak samsul , saya lagi gak enak badan ." Ucap Hendra kemudian mendudukkan diri nya di kursi panjang samping sang istri .
" Oya , tumben rame-rame bertamu ke rumah saya . Ada apa ya pak ? " Hendra pura-pura ramah.
" Oh , Gini pak Hendra dan buk Wina . Saya kemari bermaksud untuk mengajak Mentari keluar membeli seserahan untuk menikah besok " Jelas Samsul tersenyum bangga.
Dan Hendra mengepal kan tangannya yang kala itu berada di lutut nya .
" Menikah ? Apa maksud ny pak samsul ? Sesuai permintaan bapak saya susah punya uang untuk membayar uang yang ibu saya pinjam dari Anda .! " Seru mentari tidak terima .
Wina melirik mentari tajam .
" Mentari !! Apa yang kamu katakan nak ? " Ujar Wina sok baik lagi .
Tari menolehkan kepala menatap wina kemudian beralih menatap samsul dan ketiga istrinya .
" Sebentar ! " Ujar Mentari berdiri dan masuk ke dalam kamar nya .
Tak butuh waktu lama , Tari pun segera keluar dengan membawa amplop cokelat di tangannya .
" Ini ! " Ujar Tari meletakkan amplop itu di atas meja dan ia duduk di kursi nya lagi .
" Apa ini ? " Tanya samsul dengan wajah khawatir
" Bukan kah anda bilang , jika ibu saya membayar hutang nya 20juta ke bapak , saya tidak akan jadi menikah dengan anda ! " Seru mentari kesal .
Samsul terkejut mendengar ucapan mentari .
'Sial ! Jadi gadis ini udah punya uang nya . Aku harus bermain licik , Gadis itu harus menjadi istri ku .' Batin Samsul menatap amplop cokelat di hadapan nya .
" Anda ingat kan pak samsul ? Di amplop itu ada uang 30juta , anda ambil semua dan segera pergi dari rumah ini . Jika anda tidak percaya , anda bisa menghitung nya dengan ketiga istri anda itu ! " Ucap Tari lantang .
" Kamu harus tetap menikah dengan saya mentari , hutang ibu kamu lebih dari 30juta , karena bunga nya berkembang " Ujar Samsul mencoba tenang .
" Apa ? Anda ini apa-apaan , Tidak bisa begitu . Anda bilang 20juta , itu sudah saya lebih kan " Ujar mentari tidak terima..
Kemudian matanya beralih pada wina .
" Ibu , apa maksud nya ? " Tanya tari pada Wina yang hanya diam mematung .
" Tari , kamu turuti saja perkataan pak samsul , apa susah nya sih ? Ibu juga gak tau apa maksud dia " Ucap wina
Tari menggelengkan kepala ..
Dan ia menoleh ke arah Hendra .
" Ayah !!! " Ucap Mentari Lirih ..
__ADS_1
" Ehem " Hendra berdehem
" Maaf sebelumnya pak samsul , bagaimana bisa yang awal nya anda bilang 20 juta , berubah menjadi tidak segitu . Anda jangan mempermainkan kami pak ! " Ucap Hendra tidak terima .
" Saya tidak mau tahu , mentari harus menikah dengan saya . Kalau perlu hari ini juga saya akan persiapkan semua nya ." Ujar Samsul tidak sabaran .
" Tidak , saya tidak mau menikah dengan Anda pak samsul . Saya susah mencari uang yang anda minta , kalau begitu anda harus batalkan rencana pernikahan itu !! " Seru mentari berdiri dari duduk nya .
" Ha..ha .. Sudah terlambat tari , uang kamu tidak cukup untuk membayar hutang ibu mu , maka dari itu . Terima saja kenyataan mu menikah dengan saya " Ucap Samsul tersenyum menjijikkan .
" Tidak .. Saya tidak sudi menikah kan putri saya dengan Anda " Ucap hendra sudah habis kesabaran .
ia berjalan mendekat ke arah tari yang sudah menangis , kemudian memeluk tari dari samping .
Samsul pun geram , ia mengepalkan kedua tangannya .
" Buk wina , bagaimana ini ? " Tanya samsul masih berusaha tenang .
" Em , Tari !! Kamu harus mau menikah dengan pak samsul , ya ?? " Ucap Wina dengan santai padahal sebenarnya ia sangat ingin menampar wajah mentari .
" Enggak bu , ini gak adil !! " Ucap Tari sedikit berteriak .
Wina hanya diam saja , ia bingung harus bicara apa lagi .
Samsul berdiri dari duduk nya ..
ia berjalan mendekat ke arah Mentari , hendra dan Wina .
" Ayo kita pergi untuk membeli seserahan yang kamu inginkan , setelah itu , saya akan memanggil penghulu kemari untuk menikahkan kita berdua ." Ucap Samsul menarik tangan mentari .
Hendra pun mencoba menarik tangan mentari agar tidak terbawa oleh Samsul lalu ia menatap samsul tajam .
Dan samsul pun masih berusaha menarik tangan Tari ..
Para istri samsul dan Wina hanya menonton kejadian itu saja .
Mereka bingung harus berbuat apa..
Dan suara bariton seseorang dari luar menghentikan Kegiatan tarik menarik tangan itu .
" Ada apa ini ? " Ujar Suara bariton itu .
Kompak semua yang ada di sana menoleh ke asal suara .
Dan terlihat lah seorang pemuda tampan , putih , dan gagah masuk ke dalam rumah Hendra .
" Mentari ? " Seru pria itu.
" Na-Nathan ! " Sahut Mentari heran .
Samsul melepaskan tangan mentari dan menatap Nathan .
" Hei anak muda , siapa kamu ? Gak usah ikut campur dengan urusan orang ya ?!! " Ucap Samsul marah
" Ups , Maaf kakek . saya hanya ingin menjemput asisten saya yang kata nya mempunyai masalah . Dan ternyata ini masalah nya " Ucap Nathan santai berjalan ke arah tari dan Hendra ..
__ADS_1
ia tersenyum ke arah mentari .
" Nat , Gimana kamu bi---- " Ucapan mentari terhenti karena samsul memotong nya .
" Ayo kita pergi ! " Ia ingin menarik tangan mentari , Namun di cekal oleh Nathan .
" Katakan dulu apa yang terjadi , anda tidak boleh memaksa seseorang seperti ini kakek " Ucap Nathan lucu .
" Kakek ? Enak saja kamu bilang aku kakek . Memang nya aku kakek mu !!? " Bentak Samsul di depan wajah Nathan .
" Wops , santai kek . Nanti bisa terkena stroke " Ucap Nathan terkekeh pelan ..
Kemudian matanya beralih menatap tari .
" Apa ini yang kamu maksud saat tadi malam meminjam uang pada ku ? " Ujar Nathan terus terang ..
" I-iya " Ucap. Tari gugup
" Meminjam ? Apa maksud nya ? Bukankah uang kamu sudah cukup Nak ,? Kenapa harus meminjam ? " Tanya hendra heran .
" Uang yang ayah berikan hilang , tari gak tau siapa yang ambil yah ! " Ucap Tari jujur .
Hendra menatap wina , ia yakin itu semua ulah Istri nya .
Yang di tatap pun hanya diam saja dan menunduk kan kepala .
'' Itu semua pasti kerjaan kamu kan Wina ?! " Bentak Hendra pada sang istri .
" A-aku ? Apa maksud kamu mas ? Aku tidak mengerti !! " Seru wina pura-pura bodoh .
" Kamu--" Ucapan Hendra terpotong karena samsul lagi-lagi menyela .
" Saya datang kemari tidak ingin melihat kalian bertengkar , saya kemari ingin membawa mentari !! " Ucap samsul kesal .
" Ehem , boleh saya tanya berapa hutang mereka pada anda kakek ? " Tanya Nathan pada Samsul
" Hei anak ingusan , sudah saya bilang jangan ikut campur !!! " Bentak Samsul ..
" Saya hanya bertanya , santai saja . siapa tahu saya bisa membantu , sepertinya juga mentari tidak mau menikah dengan orang tua seperti anda " Ucap Nathan tenang namun dengan nada mengejek .
" Cih ! Kamu mau tau berapa yang harus mereka bayar ? " Tanya samsul pada Nathan ..
" Heem " Nathan menganggukkan kepalanya .
" Yang harus mereka bayar adalah 100JUTA !!" Ucap Samsul lantang .
Hendra,Wina dan Tari terkejut .
" 100 JUTA ? " Ulang mereka kompak ..
Sedangkan Nathan masih santai , dan samsul tersenyum puas ..
APA LAGI YANG AKAN TERJADI?
SAMSUL MEMANG LICIK !!
__ADS_1
AKANKAN NATHAN BISA MEMBANTU ???.