MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )

MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )
Terkuak


__ADS_3

Tangan Rike gemetar memegangi kalung di tangannya saat ini .


"Ternyata kamu putri ku yang selama ini hilang !" ujar Rike , ia menatap Mentari sendu


Mentari dan Hendra terkejut dengan penuturan yang Rike katakan .


"Jika dia putri kandung anda , kenapa anda tidak pernah mencari nya? Dan kenapa dia bisa berada sendirian di bawah pohon waktu itu?" Hendra memberikan beberapa pertanyaan pada Rike .


"Selama ini saya sudah mencari nya, anak buah saya juga sudah menelusuri setiap kota dan desa namun tidak pernah bertemu dengan putri kami. Mungkin ini adalah jawaban dari doa kami selama ini, ternyata putri kami baik-baik saja dan sehat" Chandra menjawab


"Dan bapak tadi bertanya kenapa Mentari berada di bawah pohon sendirian ? Saya juga tidak tahu pak., seingat saya , Tari itu sedang bermain dengan temannya . Namun adik saya Ramdan mengatakan bahwa Tari hilang" lanjut ucapan Chandra


Rike mendekat kepada Tari .


"Putri ku !!" ucapnya pelan sambil menangis bahagia . "Mami kangen banget sama kamu nak, selama 10 Tahun ini, Mami gak bisa tidur nyenyak, Mami selalu kepikiran kamu terus, Mami gak nyangka kita akan bertemu lagi nak. Mami sangat bersyukur.." air mata Rike mengalir deras


Mentari hanya diam mematung, ia tidak menyangka di hari bahagianya ini bisa bertemu dengan orang tua kandung yang sangat ia rindukan .

__ADS_1


Tentu saja ia sangat bahagia.


"Mami !!" panggil Tari pada Rike yang saat itu menundukkan kepala sambil menghapus air matanya .


Rike mendongakkan kepala menatap wajah Tari yang juga berderai air mata .


"Mami ! Tari gak nyangka akhirnya Tari bisa ketemu dengan keluarga kandung Tari.Hiks.." Mentari memeluk tubuh Rike , dan Rike pun membalasnya dengan sangat erat .


"Mami gak akan membiarkan kamu pergi jauh lagi dari Mami nak !" ujar Rike mengelus punggung Tari .


Pelukan pun terlepas , Rike menciumi seluruh wajah putri sematawayang nya yang sudah 10 Tahun ini tidak ia lihat .


"Sekarang kamu jangan nangis, kita harus tersenyum di hari bahagia kamu ini ." Rike memberikan kembali kalung Tari yang ia pegang tadi .


Mentari tersenyum senang ke arah Rike dan kembali memeluk Rike.


__ADS_1


Kalung liontin berbentuk Love milik Mentari .


Mereka semua pun kembali pada acara pertunangan Tari dan Nathan .


"Ck, Ma ! ternyata si asisten pribadi sialan itu anak nya tante Rike. Bisa gagal dong Mahi merebut Nathan dari perempuan itu !" ujar Mahira pelan pada Dila , yang saat itu mereka melihat dari kejauhan Nathan dan Tari yang saling bertukar cincin.


"Kamu tenang aja nak, Mama akan bantu kamu untuk mengalahkan perempuan itu. Mama juga gak suka sama Mentari !" Dila berkata pelan dengan nada geram .


'awas aja kamu Tari ! tersenyum lah , tersenyum lah sepuas mu sekarang .lihat saja nanti apa yang akan gue lakukan" Batin Mahi penuh dendam dan licik .


Para keluarga dan tamu undangan bertepuk tangan ria saat Nathan dan Tari sudah bertukar cincin , mereka semua memberikan selamat pada sepasang tunangan itu .


"Sayang, sebentar lagi kita akan menikah . Aku akan urus semuanya waktu dekat ini" Nathan tersenyum bahagia ke arah Tari


"Terserah kamu Nat, aku hanya ikut saja . Yang penting jangan terlalu repot, dan juga jaga kesehatan kamu. Aku juga gak perlu resepsi yang mewah." ujar Tari menatap wajah tampan Nathan dengan senyum di bibir nya .


__ADS_1


**Mentari 😍


Next tomorrow 🤗**


__ADS_2