
Nathan berjalan menaiki tangga menuju kamar mentari .
Tok tok
Nat mengetuk pintu kamar Tari .
"Siapa ?" Teriak mentari dari dalam kamar..
Tok tok
Tidak ada jawaban , yang ada hanya suara ketukan pintu lagi .
"Siapa sih ?" Gumam mentari pelan .
"Sebentar !!" Seru tari ketika ketukan pintu semakin kuat terdengar .
Ceklek
Tari membuka pintu kamar .
Bola matanya membulat ketika tahu siapa yang mengetuk pintu nya .
"Nat !" Ujar Tari pelan .
"Maaf " Hanya satu kalimat yang keluar dari mulut Nathan .
Mentari terdiam dan tidak menjawab .
"Saya sudah memaafkan anda . " Mentari mendongakkan kepalanya dan menatap mata Nathan
"Jika saya tidak memaafkan anda , pasti anda sudah mengusir saya dari rumah ini . Dan saya akan menikah dengan laki-laki tua bangka itu , atau saya akan menjadi Gelandangan bukan ?" Ucap Tari lagi dengan suara gemetar .
Nathan membalas tatapan tari .
"Gue tidak bermaksud mencelakai Lo , Gue tadi hanya iseng saja . Maaf ! " Ucap Nathan menatap lekat mata mentari yang sudah berembun .
Mentari yang merasa bahwa air mata nya ingin tumpah langsung menundukkan kepala .
"Sudah lah , Lupakan saja . Sebaiknya Anda pergi dari depan kamar ini , Saya mau istirahat" Ucap Tari mengusir secara halus.
"Baiklah , Sekali lagi . Gue minta maaf !" Setelah mengatakan itu , Nat membalikkan tubuh nya dan berjalan pergi meninggalkan Mentari yang mematung di kamar .
Mentari hanya diam memandangi punggung belakang Nathan .
kemudian ia masuk ke dalam kamar .
Di dalam kamar Tari .
ia berjalan ke arah balkon dan membuka pintu balkon itu .
"Aku sangat merindukan keluarga kandung ku" Ucap Mentari meneteskan air mata .
ia tidak menyangka bahwa perjalanan hidup nya akan seperti ini .
Mentari terus memandangi arah awan ..
Dan saat tari tidak sengaja melihat ke bawah yaitu pintu gerbang , ia melihat sebuah mobil sport masuk ke dalam halaman rumah Abhimana .
Tari mengusap air matanya .
"Siapa itu ?" Gumam Tari pelan sambil terus memperhatikan orang yang keluar dari mobil itu .
__ADS_1
Karena penasaran , mentari pun langsung keluar kamar dan turun ke bawah .
Setelah sampai di lantai bawah .
"Hay Jeng , Ayo masuk . Aduh , udah lama banget ya kamu gak berkunjung ke rumah aku ! " Ucap Delima menyambut tamu nya sambil cipika cipiki .
"Iya Jeng , Maklum . Lagi sibuk !!" Jawab tamu wanita Delima itu sambil berjalan masuk ke dalam rumah delima .
Mereka duduk di sofa ruang tamu .
"O ya jeng Dila , ini Mahira putri kamu itu ya ?" Ujar Delima menatap Delima.
"Iya jeng , Ini putri tunggal saya . Mahira " Jawab Wanita yang bernama Dila itu .
Mahira hanya tersenyum saja ke arah Delima .
Saat Dila melihat sekeliling rumah Delima , matanya tidak sengaja berhenti tepat pada gadis yang usia nya kira-kira 1 tahun di atas putri nya itu .
"Em , Jeng Delima . Itu siapa ? Apa ART di rumah ini ?" Tanya Dila penasaran
Delima menatap ke arah seseorang yang Dila katakan .
"Oh itu , dia itu asisten pribadi Nathan . Putra ku " Ucap Delima tersenyum ke arah tari
"Tari !! Sini sayang " Seru Delima memanggil mentari yang mematung sedari tadi .
Mentari berjalan mendekat ke arah sofa di mana delima dan tamu nya duduk .
Saat tari sudah dekat , Raut wajah Dila berubah .
'Kenapa gadis ini sangat mirip sekali dengan Anak mas Chandra ? Nama nya juga sama' Batin Dila menatap lekat mentari yang duduk di samping delima .
"Jeng , Kenalin . Dia nama nya Mentari Ramadhani" Ucap Delima memperkenalkan.
Mentari hanya tersenyum ramah ke arah Dila dan Mahira atau sering di sapa Mahi itu .
Dila membalas senyuman tari , sedangkan Mahi , ia hanya tersenyum tipis .
"O ya tante . Di mana Nathan ?" Tanya Mahi pada Delima
"Kamu pengen ketemu ya sama Nathan ? Sebentar ya tante panggilkan" Ujar Delima tersenyum ke arah Mahi
"Nathan !!" Seru Delima sedikit berteriak .
Dan tak lama kemudian , tampak lah seorang pemuda tampan dengan memakai pakaian santai nya berjalan ke arah sang Mama .
"Ada sih Ma ? Hobi nya teriak-teriak mulu !" Ucap Nathan kesal , karena ia tadi sedang berbicara lewat handphone dengan anggota Grup band nya .
"Maaf sayang , Ini ni ada yang mau ketemu sama kamu" Ujar delima menatap Mahira.
"Hay Nathan !" Seru Mahi tersenyum manis kepada Nathan .
Nathan hanya membalas sapaan Mahi dengan senyum simpul .
"Kamu ingat kan sama tante Dila dan Mahira nak ?" Tanya delima pada Nathan
"Ingat Ma !" Ucap Nathan Singkat
"Udah lama gak ketemu kamu , makin ganteng aja ya nak Nathan " Ucap Dila tersenyum
Nathan hanya tersenyum tipis saja .
__ADS_1
"Em , Nat . Bisa kita mengobrol ? kita sudah lama tidak bertemu bukan ?" Tanya Mahi
"Tidak bisa . Aku se..." Ucapan Nathan terpotong karena Delima dengan cepat menyela nya .
"Bisa kok , ya kan Nat ? Kamu temenin Mahi jalan-jalan sekitar rumah dan ngobrol bareng" Ucap Delima melirik tajam pada Nat .
ia tidak enak hati jika sang putra akan menyinggung tamu nya .
Nathan yang mendapat lirikan seperti itu dari sang mama pun hanya bisa pasrah .
"Ayo !" Ujar Nathan Singkat melangkah ke arah pintu keluar .
Namun baru juga beberapa langkah berjalan , Nathan membalikkan tubuh nya .
"Tari , Kamu juga ikut !" Ujar Nat memerintah Tari .
"Tapi..." Perkataan Tari belum selesai akan tetapi Nathan sudah berjalan cepat ke arah nya dan menarik tangannya .
"Eh !!" Pekik Tari kaget .
Nathan pergi berlalu keluar dengan memegang tangan Tari ,.sedangkan Mahi . Raut wajah nya berubah menjadi masam dan mengikuti langkah Nat dari belakang .
Mereka bertiga sampai di taman samping rumah .
"Nathan , aku sangat rindu sama kamu . Sudah berapa tahun kita tidak berjumpa" Ujar Mahi sok akrab sambil tersenyum manis .
Nathan hanya tersenyum tipis ke arah Mahi . kemudian , ia menatap Mentari .
Akan tetapi, tari tidak sadar jika di tatap Nathan , ia hanya memandang ke arah depan saja . Melihat bunga anggrek yang bergoyang ke sana kemari di tiup angin .
Mahi pun yang melihat Nathan dan Tari hanya mengomel dalam hati .
'Apa Nathan menyukai cewek udik ini ? Oh astaga , penampilannya saja kampungan , norak . Tidak ada apa-apa nya di bandingkan aku' Batin Mahi kesal .
"Em , O ya Nathan . Apa aku boleh bertanya sesuatu ?" Tanya mahi pada Nathan
"Katakan , ada apa ??" Jawab Nathan singkat
"Apa kamu masih singel ?" Ujar Mahi . Entah mengapa pertanyaan itu keluar begitu saja dari bibir nya .
HAYOO !!
NATHAN NGAKU GAK YA KALO UDAH PUNYA KEKASIH ??
JIKA NATHAN MENGAKU , KIRA-KIRA BAGAIMANA EKSPRESI WAJAH MAHI ???
Mahira Iskandar
**Mentari Ramadhani
KALIAN PILIH YANG MANA GUYS 🔥🔥
HAPPY READING ❤
SEE YOU NEXT EPISODE 💃🏻
MOHON MAAF OTHOR JARANG UP , ANAK OTHOR LAGI MERIANG , MOHON DOANYA SUPAYA ANAK OTHOR CEPET SEMBUG SUPAYA OTHOR BISA UP BANYAK 🔥🔥
__ADS_1
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN 💪💪**