MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )

MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )
Pilih Kasih


__ADS_3

10 Tahun kemudian ..


Tampak Seorang gadis cantik sedang menyapu halaman .


" Pagi Neng " Sapa Salah satu tetangga gadis itu .


" Pagi pak Rahman " Sahut Gadis muda itu sambil tersenyum ramah .


Lalu orang yang di panggil pak Rahman itu lanjut berjalan ke arah yang ingin ia tuju .


" Tari !!!! " Panggil seorang wanita dewasa yang sedang mencari sesuatu .


Gadis yang di panggil tari itu langsung meletakkan sapu lidi nya dan bergegas masuk ke dalam rumah.


" Ada apa bu ? " Sahut Gadis muda tersebut yang tak lain Adalah Mentari .


" Kamu liat sepatu sekolah milik adik mu tidak ? " Tanya wanita Dewasa itu ..


" Enggak bu , biasa kan juga Intan yang meletakkan sepatu nya kalau pulang sekolah " Sahut Tari lembut ..


Brak !!


Wina langsung mengebrak meja ketika mendengar ucapan Mentari .


Wina menatap Tari tajam .


" Jangan pernah kamu menyalahkan Anak saya " Wina terlihat tidak terima dengan ucapan tari .


Tari hanya terdiam dan menunduk .


" Maaf bu , Tari gak bermaksud buat nyalahin intan " Ujar Mentari takut dengan kemarahan Wina.


Wina hanya bersungut kesal sambil pergi ke kamar intan .


Sedangkan mentari , ia hanya menghela nafas pelan .


" Kamu kenapa nak ? " Hendra menepuk pelan pundak Tari .


Tari terjingkat kaget ..


" Ayah !! Ngagetin tari aja " Ujar Tari sambil mengelus dada nya..


Hendra terkekeh pelan .


" Maaf , tadi ayah cuma heran kenapa pagi-pagi begini putri cantik ayah ini wajah nya di tekuk !." Ujar Hendra Lembut pada Mentari .


" Gak papa kok yah " Jawab Tari sambil tersenyum berusaha menyimpan kesedihannya .


Tak lama kemudian , Wina dan seorang Gadis kecil keluar dari kamar ..


Gadis kecil itu adalah Intan Anggraini , Adik angkat Mentari .


Saat ini , intan sudah berusia 11 Tahun , dan dia sebentar lagi akan memasuki Sekolahan Menengah Pertama (SMP)


Sedangkan Mentari , Ia hanya tamat SMA saja .


Padahal mentari adalah sosok anak yang pintar , akan tetapi ia tidak ingin melanjutkan sekolahnya .


Saat ini mentari bekerja di sebuah toko pakaian di pasar dekat desanya .


Mereka berempat duduk di meja makan . Dan sarapan bersama ..


" Tari !! kalau kamu mau melanjutkan kuliah mu , bilang pada ayah ya nak ." Ucap Hendra tulus ketika mereka Sudah selesai sarapan .

__ADS_1


" I..." Belum selesai tari bicara , Wina dengan cepat memotong ucapan Tari .


" Tidak perlu kuliah-kuliah segala . Ngabis-ngabisin duit aja " Sungut Wina tidak setuju dengan usul Hendra .


" Tapi kan Bu..." Ucapan hendra terpotong oleh Mentari .


" Ibu bener kok yah , Tari gak perlu melanjutkan kuliah . Tari udah enak kerja " Jawab Tari merasa bahwa ia hanya anak angkat .


" Memang lebih bagus kamu bekerja , itung-itung buat bayar tempat tinggal kamu selama disini " Ucap Wina tidak berperasaan .


" Bu , jaga bicara mu !! " Hendra memberi peringatan pada Wina .


Tari hanya diam saja mendengarkan ucapan wina yang sangat menohok di hati nya .


'Ya allah kuat kan aku , aku ingin membahagiakan mereka . Aku ingin membuat ayah Hendra bangga pada ku jika aku nanti bisa menjadi orang sukses .' Ujar tari menangis dalam hati .


" Intan udah selesai , ayo yah kita berangkat " Ajak intan pada Hendra .


Hendra kemudian bangkit dari tempat duduk nya , dan masuk ke kamar mengambil Jaket dan Tas milik nya .


" Aku pergi dulu ya Win " Hendra berpamitan pada wina .


" Hati-hati ya mas !! "Jawab Wina sambil berjalan mengantar Suami dan Anak nya ke depan teras rumah .


" Kamu sekolah yang pinter ya nak . Supaya nanti bisa lanjut ke sekolah yang terkenal dan ternama di kota kita ini " Ucap Wina menyemangati intan .


" Ia bu . Ya udah , intan berangkat ya , Assalamualaikum " Intan mencium Takzim tangan Wina .


" Waalaikumsalam" Wina menjawab salam Intan.


Lalu kemudian Wina beralih mencium tangan Hendra sang suami ..


Hendra dan intan menuju motor milik hendra dan pergi meninggalkan area rumah .


saat ia sudah berada di dalam , rumah sudah bersih , piring-piring sudah di cuci dan meja makan sudah rapi .


Terlihat mentari sudah selesai bersiap untuk pergi ke tempat kerja nya .


" Bu , Tari berangkat kerja dulu ya " Pamit mentari pada Wina .


" Hm " Wina hanya berdeham saja menanggapi ucapan Tari .


Tari mencium takzim tangan Wina .


"Assalamualaikum" Tari mengucap salam , kemudian berlalu keluar rumah menuju sepeda kesayangan nya .


ia pergi meninggalkan area rumah Menaiki sepeda menuju ke tempat kerjanya .


🕊


🕊


🕊


Setelah sampai di pasar , tari langsung memarkirkan sepeda nya dan berjalan masuk ke pasar menuju toko pakaian tempat ia bekerja .


Belum Sampai ke toko pakaian itu , suara seseorang menghentikan langkah tari .


" Mentari !! " Panggil seorang pria muda yang sangat tampan .


Tari menoleh ke asal suara . ia tersenyum ketika tahu siapa yang memanggil nya .


" Ray !! " Panggil tari ketika pria muda itu sudah berada di dekatnya .

__ADS_1


" Kamu mau masuk kan ? Ayo bareng aku " Ujar Rayyan mengajak Tari masuk ke dalam pasar.


Tari hanya menganggukkan kepala kemudian tersenyum dan mereka berdua langsung menuju tempat tari bekerja.


" Kamu gak ke kampus Ray ? " Tanya mentari pada Rayyan .


Rayyan adalah salah satu anak orang berada di desa Kalisari , Kota Surabaya .


Tempat dimana Mentari juga tinggal .


" Enggak , Lagi males ngampus " Ujar Ray tersenyum ..


'Dari dulu aku mempunyai perasaan istimewa untuk kamu tar , andaikan kamu bersedia menjadi pacar ku , pasti aku akan bahagia sekali ' batin rayyan dalam hati .


" Ray !! " Mentari menepuk pundak Rayyan lumayan keras .


" Eh , kenapa ? " Rayyan langsung tersadar dari lamunannya .


" Kamu kok ngelamun sih ? Lagi mikirin apa ? " Tanya mentari heran pada sikap Rayyan .


" Gak mikirin apa-apa kok tar " Ujar Rayyan sambil nyengir kuda .


" Ya udah , aku kerja dulu ya Ray " Ujar mentari pamit pada Rayyan ketika mereka sudah sampai di depan toko tempat tari bekerja .


" Ntar makan siang bareng ya tar " Tawar Rayyan ketika mentari akan masuk ke dalam toko ..


" Insyaallah !! . Aku gak bisa janji ya Ray , nanti aku kabarin lagi " Ucap Tari pada Rayyan


Rayyan hanya tersenyum menanggapi ucapan mentari .


kemudian ia pergi ke tempat tongkrongannya .


Mentari langsung masuk ke dalam toko pakaian tempat nya bekerja .


" Selamat pagi Buk " Sapa Mentari pada pemilik toko pakaian itu .


" Eh , Selamat pagi juga Tari . " Sahut Pemilik Toko yang bernama Buk Ros .


" Tari , Saya mau minta tolong sama kamu . Tolong kamu antar pakaian ini ke rumah pelanggan yang berada di dekat kota " Ucap Buk ros memberi perintah pada Mentari .


" Baik buk , Saya pinjam motor ibuk ya ? " Ujar Tari pad buk Ros.


" Ya sudah kamu pakai saja motor saya " Jawab buk Ros setuju


Tari langsung bersiap mengambil pesanan pelanggannya itu , dan mengikat nya di sepeda motor matic milik Bos nya .


" Sudah selesai kan tari ? Ini alamatnya " Ucap buk ros memberikan kertas beisi alamat rumah sang pelanggan .


Tari membaca alamat itu .


" Pabrik mebel DELIMA GRUP !! " Baca Tari pelan ..


" Baik lah , Saya berangkat dulu ya buk . Assalamualaikum " Pamit tari pada Bos nya .


" Wa'alaikumsalam" Sahut buk Ros menjawab salam tari sambil tersenyum .


Kemudian Mentari melajukan sepeda motor matic itu ke alamat yang sudah berada di tangannya .


MOHON MAAF YA READER , BELUM OTHOR KASIH VISUAL . SOALNYA LAGI BINGUNG CARI VISUAL YANG COCOK BUAT KARAKTER MENTARI 🙏🏻😅


HAPPY READING GUYS ❤


See you next part 💃🏻

__ADS_1


MOHON LIKE , VOTE , KOMEN , HADIAH DAN FAVORIT NYA 😘


__ADS_2