
2 bulan kemudian .
"Apa???" Teriak seorang pria tampan dengan wajah tidak percaya dan berdiri dari duduk nya .
"Akh !!!" Jerit pria itu kesal sambil membanting ponsel yang berada di dalam genggamannya .
Mentari berjalan ke arah pria itu membawakan sebuah cemilan dan jus buah pesanan pria tersebut .
Saat sudah dekat dengan pria itu , mentari heran dengan apa yang ia lihat .
"Nat , anda kenapa ?" Tanya Tari penasaran .
Nathan hanya diam saja dengan memandang ke depan dengan tatapan kosong .
"Nat !" Panggil mentari lagi .
Nathan mendongakkan kepalanya , dan dapat tari lihat bahwa Nathan seperti orang yang sedang patah hati .
Mata nya memerah .
"Nathan apa yang terjadi ?" Tanya Tari lagi karena belum mendapat jawaban dari Nathan
"Wanita sialan itu menikah dengan pria lain !" Ujar Nat singkat
Mentari mengernyitkan dahi nya , ia tidak tahu apa yang Nathan maksud.
"Aku tidak mengerti !" Seru Tari sambil memandang Nathan yang hanya terus memandang ke depan dengan tatapan kosong .
"Zerra sudah menikah , dia meninggalkan ku , dia berbohong pada ku !" ujar Nathan pelan sambil tertunduk
"Dia tidak tau bagaimana besar nya rasa cinta ku pada nya , kenapa dia begitu tega meninggalkan ku ? kenapa Mentari ?" lanjutnya sambil meremas rambut nya sendiri frustasi .
Mentari berjongkok untuk menenangkan Nathan.
"Nat , anda harus sabar . Berpikir lah positif , mungkin dia bukan jodoh anda!'' Ujar Tari pelan sambil memegang pundak Nathan .
Nathan menatap mentari yang berada di depannya .
Lalu ia berdiri dari duduk nya .
"Aku akan menemui Zerra , aku ingin tau apa alasan dia menikah dengan pria lain tanpa memberitahu aku !" Seru Nathan kesal berlalu pergi meninggalkan Tari .
"Nat , Nathan !!" panggil Tari , tapi tidak di hiraukan oleh Nathan .
"Aku harus ikut dengannya" Ujar Tari menyusul Nathan masuk ke dalam rumah .
15 Menit kemudian .
Nathan dan Mentari sudah selesai bersiap , Nathan tidak memberi tahu pada Delima bahwa dirinya akan ke luar kota menemui sang kekasih . Ralat , mantan kekasih lebih tepat nya ..
__ADS_1
Mereka berdua sudah berada di mobil dalam perjalanan menuju rumah Zerra .
Mentari menoleh pada Nathan yang hanya fokus menyetir tanpa berkata satu kata pun .
"Nat , hati-hati bawa mobil nya !" seru Tari memperingati ketika Nathan melajukan mobil nya dengan kecepatan maksimal .
Nathan tidak memperdulikan perkataan Tari , ia hanya menoleh sekilas kemudian sedikit menurunkan kecepatan laju mobi nya .
2,5 jam kemudian , Nathan dan Tari sudah sampai di sebuah hotel .
Mereka berdua langsung turun dan menuju meja resepsionis .
Setelah memesan 2 kamar , Nathan dan Tari langsung memasuki lift tanpa ada yang bicara . Nathan sangat berbeda kali ini .
Betapa beruntungnya anda nona Zerra dicintai oleh Nathan . Tapi kenapa anda meninggalkan nya . Batin tari bermonolog.
Mereka berdua sampai di depan pintu kamar masing-masing . Nathan langsung masuk ke kamarnya tanpa bicara apa pun pada Tari , dan Tari juga masuk ke dalam kamar nya .
15 Menit kemudian .
Tok tok tok
pintu kamar Tari di ketuk dari luar .
"Iya sebentar !!" teriak Tari dari dalam kamar .
ia berjalan ke arah pintu kamar dan membuka nya , setelah pintu kamar terbuka .
"Jangan pergi kemana pun , aku akan ke rumah Zerra !" Ujar Nathan pada Mentari mengganti panggilan 'Lo Gue' menjadi 'Aku Kamu'.
"Tapi..." Ucapan Mentari terjeda karena di sela Nathan .
"Tidak ada tapi-tapian !" seru Nathan tidak terbantah kan .
Setelah mengucapkan itu , Nathan langsung membalikkan badan dan ingin melangkah kan kaki nya pergi dari depan kamar Mentari .
Namun belum juga melangkah. .
"Aku ikut !!" seru Tari pada Nathan .
"Cepat lah , aku tunggu di bawah !" ujar Nathan tanpa membalikkan tubuh nya , lalu ia berjalan pergi ke arah lift ..
Mentari bergegas mengambil tas nya yang berada di kamar , dan pergi dari kamar ny menuju lift untuk menyusul Nathan di bawah .
Sesampainya di lantai bawah , Tari dan Nathan langsung menuju mobil dan pergi ke arah rumah Zerra .
#Skip_perjalanan
25 Menit kemudian , Nathan dan Tari sudah sampai di depan rumah mewah dan masih ada dekorasi pernikahan .
__ADS_1
Mereka berdua turun , dan Nathan dengan cepat berjalan ke arah rumah itu dengan mentari yang mengikuti nya dari belakang namun berjalan pelan .
"Ze ! Zerra keluar kamu , aku ingin bicara !!"teriak Nathan dari depan pintu rumah itu .
Dan tak lama kemudian keluarlah seorang wanita cantik berjalan ke arah Nathan berdiri .
"Nathan !!'' Gumam wanita itu lirih sambil menatap Nathan ketika sudah berada di dekat Nat .
"Ze , katakan pada ku , kenapa ? kenapa kamu melakukan ini pada ku ? kenapa Zerra ?" Nathan langsung memberondong kan pertanyaan pada mantan kekasih nya itu .
Zerra hanya diam saja sambil menundukkan kepala .
Nathan kesal karena Zerra tidak menjawab pertanyaannya dan hanya menunduk serta diam saja .
ia semakin mendekat pada Zerra dan memegang pundak Zerra .
"Mengapa kamu hanya diam saja ? jawab pertanyaan ku Ze , jawab !" bentak Nathan kesal bercampur emosi .
Zerra langsung menghambur ke pelukan Nathan .
"Maafkan aku Nat , maafkan aku !!" seru Zerra sambil menangis di dalam pelukan Nathan .
"Apa alasan mu menikah dengan pria lain Zerra ? kamu bilang , kamu hanya ingin menikah dengan ku . Aku sudah seperti orang bodoh karena mu , kamu sudah membohongi ku Zerra ." ucap Nathan tidak membalas pelukan sang mantan.
"Aku hanya menyuruh mu untuk menunggu ku sebentar , sampai aku selesai kontrak dengan studio itu , dan aku langsung melamar mu kemudian aku menggantikan Mama ku untuk mengurus pabrik nya dan kita akan menikah . Kenapa kamu tidak sabar Ze , kenapa ?" Nathan bingung dengan pemikiran sang mantan nya , ia melepaskan pelukan Zerra dan menggoyang kan tubuh Zerra pelan .
"Hiks , hiks .. Aku terpaksa melakukan ini Nat , hiks . Jika aku tidak melakukan ini , maka semua aset warisan keluarga ku akan di sumbang kan ke panti asuhan dan panti jompo . Lalu aku tidak akan mendapatkan sepeser pun !" sahut Zerra jujur sambil terus menangis .
Nathan tersenyum miris dan melepaskan tangannya dari pundak Zerra .
"Jadi hanya karena harta kamu tega meninggalkan ku Ze ? kamu rela menikah dengan pria lain ? aku tidak menyangka ternyata kamu sangat gila dengan harta !" ujar Nathan tidak habis pikir dengan alasan Zerra itu .
Zerra mendongak menatap Nathan yang berdiri di hadapannya sambil menatap dirinya miris .
''Kenapa ? dari dulu aku sudah menyuruh mu untuk menikahi ku . Tetapi jawaban mu hanya tunggu tunggu dan tunggu saja , kamu gak pernah ngertiin aku Nat , kamu hanya memikirkan ketenaran dan hobi mu saja !" sentak Zerra sambil menatap mata Nathan .
"Sudah ku bilang tunggu aku setelah selesai kontrak , tapi kamu tidak sabar !" seru Nathan dengan nada yang naik satu oktaf sambil menggelengkan kepalanya .
"Nat aku .." Belum selesai Zerra berbicara , sebuah suara bariton dari belakang Zerra menghentikan ucapan nya .
Yang lagi di tinggalin , ada yang mau ?? 🙈✌
**HAY READER TERLOVE LOVE NYA MOM 👋
JUMPA LAGI DENGAN MOM AL 🤗
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN KALIAN YA GUYS 😘
__ADS_1
HAPPY READING
SEE YOU NEXT PART 💃🏻💃🏻💃🏻**