
Saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 WIB .
Mentari sudah sampai di rumah nya . Pukul 17.00 Wib , Tari selesai bekerja .
" Motor siapa ini ? Seperti nya ayah belum pulang " Monolog Tari Sendiri .
Tari heran ada sebuah Motor Gede di depan Rumahnya .
Kemudian mentari masuk ke dalam rumah ..
" Assalamualaikum " Tari mengucap Salam .
" Waalaikumsalam " Sapa orang yang ada di ruang tamu .
Tari Hanya tersenyum ramah pada seorang Pria yang kira-kira usia nya lebih tua 5 Tahun dari sang ayah .
Tari langsung menuju ke kamar nya untuk membersihkan diri .
🌹🌹
Di ruang Tamu , pria yang ada di ruang tamu itu menyungging kan senyum licik nya .
" Baiklah Buk Wina . Kalau kamu tidak bisa membayar lunas hutang mu dalam waktu 1 minggu ini , Saya tidak akan marah . Akan tetapi , saya meminta sesuatu dari kamu" Ujar Pria itu santai .
Wina yang mendengar Ucapan pria itu pun langsung melongo .
" Apa yang bapak minta pak Samsul ? " Tanya Wina kepada Pria yang bernama Samsul itu .
Ya , Pak Samsul adalah Seorang Rentenir di desa tempat Mentari tinggal . Usia beliau saat ini 55 Tahun . Dan beliau mempunyai 3 orang istri .
" Hm " Samsul tersenyum miring .
" Saya meminta Anak kamu tadi untuk saya jadikan Istri ke empat saya . Dengan begitu , utang mu akan lunas . " Jawab Pak Samsul tenang .
" Hah ? " Wina kaget mendengar Tawaran yang pak Samsul berikan.
ia tidak yakin jika Mentari mau menikahi pria tua seperti nya , Tapi dia juga bingung dalam tempo 1 minggu harus mendapatkan uang sebesar 20 Juta dari mana .
" Saya tidak bisa berjanji pak Samsul , Tapi saya akan berusaha membujuk anak saya supaya mau menikah dengan bapak " Sahut Wina Mencoba meyakinkan Samsul .
Samsul tersenyum puas mendengar Jawaban dari Wina .
" Baiklah , saya akan pergi dan ingat .. 6 Hari lagi saya akan datang ke sini lagi untuk menanyakan keputusan kamu dan anak kamu itu " Ujar Samsul Enteng sambil berjalan keluar Rumah .
Setelah Wina sudah yakin bahwa motor Samsul sudah pergi , ia segera menutup pintu .
" Biarkan saja anak angkat itu menjadi istri Si tua bangka Samsul . memang Aku pikirin , tapi gimana caranya meyakinkan anak itu ya ? Dan Lagi , aku juga harus bisa meyakinkan Mas Hendra ! " Wina berbicara Sendiri sambil berpikir .
15 Menit kemudian , Mentari keluar dari kamar untuk membantu wina memasak Makan Malam .
ia berjalan menuju ke dapur , dan di sana sudah ada Wina yang sedang meracik sayur untuk di masak .
" Tari ! Ke mari , Ibu mau bicara " Ujar Wina Pada Mentari .
Tari langsung mendekat ke arah Wina dan duduk di sebelah nya .
" Ibu harap kamu bisa mengerti dan berpikir dengan baik apa yang ibu ucapkan ini . Dan kamu harus tau posisi kamu di sini itu Hanya anak angkat " Ucap wina pedas ..
__ADS_1
Dari dulu bicara Wina memang tidak pernah berubah dengan Mentari .
" Ada apa bu ? Bicara saja " Tanya Tari penasaran .
" Kamu harus menikah dengan Pak Samsul " Ucap Wina santai .
" Apa !!!? Menikah dengan Pak Samsul ? Rentenir tua itu ? Enggak bu , Tari Gak mau " Mentari langsung menolak ide Gila Wina .
Wina yang mendapat penolakan dari mentari pun langsung menggebrak meja .
Dar !!!
" Seharusnya kamu tahu posisi kamu Tari , Dasar Anak angkat yang tidak tahu balas budi . Jika Suami saya tidak memungut mu di jalanan itu , pasti saat ini kamu sudah jadi gelandangan . Bahkan mungkin hidup kamu Sangat menderita !!! " Bentak Wina di hadapan wajah Mentari .
Mentari hanya tertunduk dan meneteskan air mata saja .
'Ya allah , Apa yang harus aku lakukan ?' Batin tari sambil terisak .
" Bu , memang nya kenapa Tari harus menikah dengan Pak Samsul ? " Tanya Tari pada Wina dengan air mata yang berlinang.
" Untuk melunasi hutang Ibu . Jika kamu tidak ingin menikah dengan nya , maka dalam waktu 1 minggu ini , kamu harus mengumpulkan uang untuk melunasi hutang ibu pada pak Samsul!! " Jelas Wina emosi .
" Hutang ? Jadi ibu menjadikan ku sebagai pelunas hutang ? Tega sekali ibu Bu !!" Ujar Tari menangis tidak tau harus bicara apa lagi.
" Memangnya berapa hutang ibu pada Pak Samsul ? " Tanya mentari pada Wina .
" 20 Juta " Jawab Wina Enteng .
Mentari kaget mendengar Nominal uang yang Wina katakan .
" 20 Juta ? " Ujar tari mengulangi ucapan Wina.
Mentari hanya menggelengkan kepalanya .
Kemudian ia lari masuk ke kamar dan mengunci pintu kamar nya .
ia tidak sanggup dengan semua kenyataan yang harus ia jalani ..
Di dalam kamar mentari menangis sejadi-jadi nya .
" Ya allah , cobaan apa lagi ini ? kenapa semua ini terjadi pada ku ? Hiks..hiks.." Tari terisak-isak .
" Aku tidak ingin hidup seperti ini , tapi aku juga lupa di mana rumah ku yang sebenarnya " Lanjut Tari sambil menangis memeluk lutut nya dan duduk dibawah Ranjang .
Makan malam pun tiba ..
Saat ini keluarga kecil itu sudah berada di meja makan .
Mereka makan seperti biasa , mengobrol singkat dan sesekali bergurau .
Wina seperti tidak punya masalah apa pun , sedangkan mentari , ia terlihat tidak seperti biasanya .
Mentari hanya melamun saja .
Setelah selesai makan malam , Hendra yang saat itu melihat perubahan sikap Mentari langsung membuka suara .
" Tari , Kamu kenapa nak ? Sepertinya dari tadi Ayah lihat kamu diam saja ? Apa di toko tempat kamu bekerja ada masalah ? " Tanya Hendra pada tari .
__ADS_1
Mentari langsung menatap Sang Ayah angkat yang ia sayangi itu .
" Tidak Yah , Tari baik-baik saja . Di toko tadi juga gak ada masalah " Ujar Tari mencoba Tersenyum .
" Tapi Dari tadi ayah melihat kamu seperti tidak bersemangat . Ceritakan apa yang saat ini menganggu pikiran mu " Ujar Hendra lembut .
Ketika tari ingin membuka suara nya lagi .
Tiba-tiba Wina langsung menyela ucapan tari dengan Cepat .
" Intan , kamu masuk kamar dulu ya sayang , kerjain PR kamu " Ujar Wina lembut pada intan anak kandung nya .
Saat intan sudah masuk kamar , baru lah wina berbicara serius .
" Mas ,, 1 minggu lagi tari akan menikah dengan Pak Samsul " Ucap Wina tanpa Rasa takut .
Hendra yang mendengar Ucapan sang istri langsung terkejut .
" Menikah ? Dengan Samsul si rentenir tua itu ? Kamu yang bener aja Win ? Samsul itu istrinya banyak " Ujar Hendra tidak terima .
" Kenapa kamu jadi ngebela anak pungut ini sih Mas ? Aku punya hutang dengan pak samsul , dan 1 minggu ini harus di lunasi . Jika tidak , maka rumah kita akan disita " Ujar Wina emosi
" Hutang ? Kenapa kamu gak ngomong sama aku kalo punya hutang Si win ?!! " Bentak Hendra pada Wina .
Lalu ia diam untuk meredakan emosinya yang hampir meledak .
Wina juga bingung harus menjawab apa , maka dari itu , dia lebih memilih diam .
" Berapa hutang kamu ? " Hendra bertanya pada Istrinya .
" 20 Juta " Jawab Wina tanpa merasa bersalah .
" 20 juta ? Astaga Wina , itu Nominal yang sangat besar . Dari mana dalam jangka 1 minggu kita mendapatkan uang itu ? " Ujar Hendra bingung .
" Maka dari itu pak Samsul memberikan tawaran mas . Jika aku tidak bisa membayar hutang , maka Tari yang akan menikah dengan pak Samsul . Dan hutang di anggap Lunas " Ujar Wina tidak takut
" Jika tari tidak mau menikah dengan pak Samsul , Rumah kita disita . Memangnya kamu mau jadi gelandangan , dan lagi aku gak mau ya mas Rumah peninggalan ibu di sita gitu aja !!" Lanjut Wina membentak .
" Apa kamu bilang ? kamu menjadikan Mentari sebagai pelunasan hutang kamu ? Kamu..." Hendra tidak tahu harus berkata apa lagi .
saat ini dia juga bingung harus bagaimana ..
APA YANG AKAN TERJADI ?
APAKAH TARI MENERIMA TAWARAN GILA ITU ?
IKUTI TERUS KISAH MENTARI DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘
**Yang sabar ya Mentari . Percaya lah , Akan ada pelangi setelah Hujan 😭😭
Happy Reading Guys ❤
See you Next part 💃🏻
Semoga kalian semua sehat selalu dan murah Rezeki .
__ADS_1
Plis jangan pelit jempol dan Follow akun MOM AL 😍**