
Matahari sudah mulai Bersinar ..
Saat ini tari sudah selesai bersiap untuk pergi ke rumah Nathan .
Ia segera keluar dari kamar nya .
" Mau kemana kamu !? " Seru wina saat melihat Mentari.
Tari menghentikan langkah nya kemudian menoleh kan kepala .
" Tari mau berangkat kerja Bu " Sahut Mentari .
" Kamu udah gak kerja di toko buk Ros lagi ? " Tanya Wina
" Iya Bu . Tari udah keluar dari sana , sekarang Tari jadi asisten pribadi " Ujar mentari tersenyum .
Wina hanya menanggapi biasa saja .
" Hari ini kamu gak usah kerja , Dan mungkin seterusnya juga kamu tidak akan bisa bekerja ." Ucap Wina santai .
Tari terkejut ..
Ia mendekati wina .
" Maksud ibu apa ? " Tanya Tari penasaran
Wina menoleh pada tari yang berada di sebelahnya .
" Hari ini pak samsul akan ke mari untuk menanyakan persetujuan tantang pernikahan mu dengan nya " Ucap Wina tidak merasa terbebani .
Mentari memundurkan langkah nya .
" Pe-pernikahan ? " Ulang mentari dengan suara gemetar .
Kemudian ia teringat uang yang Nathan berikan .
" Enggak bu , Tari gak mau menikah dengan pak samsul " Ujar mentari menolak .
__ADS_1
" Apa kamu bilang ? Tidak ingin menikah ? memang nya kamu punya uang untuk membayar hutang itu !! " Bentak Wina berdiri di hadapan Mentari dengan berkacak pinggang .
Mentari Menganggukkan kepala cepat .
" Punya bu , mentari punya uang untuk itu . Ibu tenang saja " Ucap Mentari ..
'Sial , Kalo anak pungut ini punya uang untuk membayar si samsul . Berarti dia gk jadi pergi dari rumah ini dong ! Agh !! " Batin wina kesal .
" Ibu gak peduli mau kamu punya uang atau tidak .Intinya , kamu gak boleh pergi bekerja dan harus di rumah saja . TITIK !! " Bentak wina tidak terbantah kan .
Kemudian ia pergi ke dapur meninggalkan mentari sendiri yang mematung dengan meneteskan air mata ..
" Ya allah ,, Kenapa cobaan ini begitu sulit ! " Ucap Mentari lirih sambil tertunduk .
Hendra yang baru keluar dari kamar berjalan mendekati Tari .
" Nak ! " Sapa Hendra memegang pundak mentari pelan ..
Mentari menoleh ke belakang , ia membalikkan tubuh nya .
" Kamu kenapa menangis ? Apa Ibu kamu mengatakan sesuatu lagi ?? Beritahu ayah ! " Seru Hendra penasaran .
" Ayah !!! " Ujar mentari lagi , dan sekarang ia menangis di dalam pelukan Hendra .
" Kamu kenapa Tari ? Katakan pada ayah . Apa yang sudah di katakan ibu mu ? " Tanya Hendra lagi ...
" Ibu tidak boleh membiarkan aku pergi bekerja .",Tari men jeda ucapannya .
'' Ayah tau kenapa ? Karena nanti pak samsul akan kemari menanyakan persetujuan tentang pernikahan itu " Ujar Tari menangis sejadi-jadi nya .
Hendra mengepalkan tangan nya mendengar ucapan Dari Anak angkat nya itu .
Ia mengelus lembut rambut tari yang kala itu masih berada di dalam pelukannya .
" Wina !!!! " Teriak hendra menahan amarah nya .
Wina pun yang di panggil langsung berjalan dari dapur menuju ke arah hendra ..
__ADS_1
" Apaan sih mas ? Pagi-pagi udah teriak-teriak " Ujar Wina Santai .
Hendra melepaskan pelukan nya pada mentari .
Kemudian ia menatap Wina marah .
" Apa kamu memang sudah gila Huh ? Kamu mau menikahkan mentari dengan Samsul ? Di mana pikiran kamu Wina , di mana ?!!! " Hendra membentak Wina .
Wina yang di bentak pun langsung menatap wajah Hendra .
" Mas .. Harusnya kamu sadar , Dari dulu aku memang gak suka dengan kedatangan anak pungut itu . Semenjak kedatangan Anak itu kamu berubah Mas !! " Bentak Wina berjalan ke arah Hendra ..
" Kamu sekarang tega membentak ku ! " Ucap Wina dengan wajah merah padam ..
" Aku yakin ini semua karena anak sialan itu !!! " Tunjuk Wina pada Tari ..
Plak !!!
Hendra menampar pipi Wina ..
Wina yang saat itu di tampar hanya menangis memegang pipi nya ..
Sedangkan Tari , ia hanya terkejut melihat semua adegan di depan matanya .
" Ibu !! " Seru Tari ingin mendekat pada Wina ..
Akan tetapi , wina dengan cepat mengangkat tangannya dan itu sontak membuat langkah mentari terhenti ..
**Yang maun di jodoh kan 😭😭
Happy Reading Guys ❤
See you Next part 💃🏻💃🏻
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN 🔥🔥**
__ADS_1