MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )

MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )
Membantu


__ADS_3

Saat Mentari dan Rayyan sedang saling melempar senyum . Tiba-tiba datang seseorang mengagetkan mereka berdua .


" Apa-apaan ini !???" Bentak Orang itu pada mereka .


Sontak Tari dan Ray menoleh ke asal suara .


" Pak Samsul ? " Mentari kaget melihat siapa yang datang menghampiri nya .


" Heh kamu anak muda !! Jangan pernah sentuh milik saya !! " Bentak pria itu pada Ray .


" Maaf ya bapak .. Yang bapak maksud milik bapak itu siapa ya ? " Tanya Ray heran .


" Dasar bocah songong .. Mentari , dia adalah calon istri saya ! " Ujar Samsul sombong .


Ray yang mendengar itu pun hanya tertawa geli ..


Sedangkan Tari , dia hanya diam saja .


" Mimpi apa gimana sih bapak ini ? " Ujar Ray dengan senyum mengejek .


Lalu pandangan Ray beralih pada Tari .


" Tari , Coba kamu jelaskan pada ku apa maksud dari ucapan si pria tua ini ? " Ujar Ray Mencari kebenaran .


Tari hanya diam saja sambil menunduk . .


" Aku permisi ! " Ujar Tari singkat tanpa menjawab pertanyaan Ray .


ia berjalan masuk ke dalam pasar dan menuju ke tempat dimana ia bekerja ,,


Mentari terus saja berjalan tanpa menoleh ke sana kemari .


Sedangkan di luar pasar .


" Jangan mimpi kamu bisa mendapatkan Mentari , Dasar anak ingusan . Dia sebentar lagi akan menikah dengan saya " Ujar Samsul sombong sambil berjalan pergi meninggalkan Ray yang mematung di sana .


" Istri ? Apa maksud si tua itu ? Nanti aku akan ke rumah tari , dan meminta penjelasan dari nya " Ucap Ray Nekat .


Kemudian ia pergi ke motor nya , menunggu sang Mama .


🌹🌹


Mentari sudah sampai di toko tempat ia bekerja .


Seperti biasa , toko lumayan Ramai .. Saat ini mentari tidak seperti biasanya .


ia terlalu banyak melamun ..


" Tari !! " Panggil buk Ros sambil menepuk pelan pundak mentari .


" Eh , iya ? Ada apa buk ? " Tanya Tari Reflek .


Buk Ros sang pemilik Toko menggelengkan kepalanya .


" Kamu kenapa ? kok melamun ? " Tanya Buk Ros pada Tari .


" Tidak apa-apa buk . Saya hanya kurang enak badan saja " Ujar Tari tersenyum .


" Jika kamu tidak enak badan , seharusnya tidak perlu masuk kerja . Kamu bisa minta Izin pada saya , Saya tidak mau hanya karena kelalaian kamu melayani pembeli bisa membuat saya Rugi .. " Ujar Buk Ros memberikan Tari peringatan .


Tari hanya menganggukkan kepalanya saja ..


Buk Ros pergi meninggalkan Tari kebelakang . Sebentar lagi waktu nya makan siang .

__ADS_1


Mentari mencoba melupakan semua masalah nya , ia melayani pembeli dengan sepertu biasa .


Waktu makan siang pun Tiba .


Saat ini Mentari sedang Makan siang di warung yang dekat dengan Toko nya .


" Aku sama sekali tidak berselera ." Mentari berbicara Sendiri .


Mentari hanya me bolak-balikkan makanan nya saja .


" Makanan itu harus nya dimakan , jangan di begituin " Ujar Seseorang duduk begitu saja di samping Mentari .


Kening Tari berkerut kala melihat seseorang pria di samping nya .


" Maaf Pak , Saya tidak enak badan . Jadi tidak terlalu berselera " Ujar Mentari Sopan .


" Kalau kamu tidak enak badan , harus tetap di paksa makan . Jika tidak , nanti bisa makin parah " Ujar Pria itu Dewasa .


Mentari hanya menyunggingkan senyum saja hingga Menampakkan Lesung pipi nya .


" Boleh saya tau siapa nama kamu ? " Tanya pria itu Berwibawa.


" Saya Mentari pak , Panggil saja Tari " Sahut Tari .


" Saya NANDA ABHIMANA " ujar Pria itu mengulurkan tangan .


Mentari membalas uluran tangan Pria itu .


Lalu Tari melihat jam tangan yang melingkar di tangannya .


" Saya permisi pak , Waktu makan siang saya sudah selesai " Mentari langsung beranjak dari tempat duduk nya meninggalkan Pria yang bernama Nanda itu .


" Aku semakin penasaran " Ujar Pria itu sendiri sambil tersenyum .


🕊


🕊


🕊


" Assalamualaikum " Mentari masuk ke dalam Rumah dengan mengucapkan Salam .


Keadaan Rumah sangat sepi .


ia langsung masuk ke dalam kamar nya setelah mengingat sesuatu .


Mentari menuju lemari baju nya ..


" Syukurlah , masih ada " Ujar Mentari tersenyum senang .


Brak !!


ia membanting sesuatu yang berbentuk bulat itu ke lantai kamar nya .


Mentari langsung mengumpulkan sesuatu yang keluar dari benda itu .


" 5 Juta !! " Gumam Tari pelan ..


Ya , Tari memecahkan celengannya ..


selama ia dulu sekolah , ia jarang jajan dan selalu menabung kan sisa uang nya .


Dan saat ini terkumpul lah 5 Juta ..

__ADS_1


Berarti mentari harus mengumpulkan 15 juta lagi dalam waktu 5 Hari ..


Mentari bersandar di ujung Ranjang tempat tidur nya .


" Aku harus mencari uang ke mana lagi ? Aku sejujurnya gak mau menikah dengan lelaki tua itu !! " Ucap mentari Lirih sambil meneteskan air mata .


Setelah Lelah menangis , mentari beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan diri .


Karena sebentar lagi menjelang malam .


Tanpa tari sadari , sepasang mata mengintip nya dari celah pintu kamar mentari .


" Akan aku pastikan kamu menikah dengan si tua bangka itu ." Ujar seseorang di balik pintu kamar Mentari sambil tersenyum licik .


20 Menit sudah mentari di dalam kamar mandi , ia segera keluar dan berganti pakaian .


" Aku yakin semua pasti ada jalannya " Gumam mentari pelan sambil menatap dirinya di cermin.


Tok Tok Tok !!


Pintu kamar Mentari di ketuk seseorang .


" Masuk !! " Seru Tari dari dalam kamar .


Ceklek !


Pintu kamar pun terbuka .


" Ayah ? " Gumam mentari pelan .


Hendra masuk ke dalam kamar Tari dengan membawa amplop coklat .


" Nak , ayah cuma mau ngasih ini ke kamu . Tolong simpan baik-baik , Sisa nya .. Ayah akan cari lagi nanti " Ujar Hendra memberi kan Amplop cokelat itu ke tari .


" Apa ini Yah ? " Tanya tari penasaran sambil membuka sedikit ujung amplop itu .


Seketika bola mata Tari membulat saat melihat apa yang ada di dalam amplop itu .


" Ayah , Ini ?? " Tari tidak meneruskan ucapannya .


" Iya Nak , itu uang buat tambahan bayar hutang ibu kamu . Ingat ! Kamu harus menyimpannya baik-baik , Di dalam situ " Hendra menunjuk amplop cokelat tersebut .


'' Ada uang sekitar 10 Juta . Ayah tadi meminjam pada teman ayah " Ujar Hendra mengelus lembut pucuk kepala mentari .


Mentari langsung bangkit dari duduk nya dan mendekap tubuh hendra .


" Ayah , Terimakasih atas segalanya. . Hiks , Hiks .. Tari belum bisa membalas semua jasa ayah selama ini " Ujar Tari Terisak dalam pelukan Hendra.


" Sudah lah nak , jangan seperti ini . Ayah menganggap mu sudah seperti anak kandung ayah sendiri " Ucap Hendra mengelus Punggung tari lembut kemudian mencium pucuk kepala Mentari .


Seseorang yang berada di luar kamar , melihat interaksi Hendra dan Tari menggepalkan tangannya ..


" Tidak akan aku biarkan impian kalian jadi kenyataan !! " Geram Orang itu Jahat .



Sabar Mentari 😭😭



**Abang Nathan 🙈🙈


Happy Reading Guys ❤

__ADS_1


See You next part 💃🏻


JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN DAN KOMENTAR KALIAN 🔥🔥**


__ADS_2