MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )

MENTARI ( Pengorbanan Anak Angkat )
Tidak seperti biasa nya


__ADS_3

Mobil yang Nathan kendarai sudah sampai di pelataran rumah nya .


Nathan membuka pintu mobil dan segera turun dari mobil nya , ia berjalan masuk ke dalam rumah .


"Nat !!'' panggil Delima yang saat itu sedang berada di ruang tamu membaca majalah .


Nathan menghentikan langkah nya kemudian menoleh kan kepala ke arah delima .


"Kamu sendiri ? mana Mentari ?" tanya Delima celingukan ke arah pintu rumah .


"Dia gak ikut pulang Ma , Nat sudah membeli kan gadis itu apartemen supaya dia tidak tinggal satu rumah dengan kita !" ujar Nathan terus terang .


Delima mengerutkan alis heran .


"Apartemen ? bukannya kamu yang menyuruh dan mengajak Tari tinggal di rumah kita ? padahal Mama seneng banget loh ada temannya di rumah . Sekarang sunyi dong gak ada Mentari lagi !" seru Delima sedih.


"Udah la Ma , gak usah sedih banget gitu !" ucap Nathan biasa saja .


"Nathan naik ke atas dulu , mau ke kamar !" Nathan langsung berjalan menaiki tangga menuju kamar nya .


Delima hanya menatap punggung belakang putra nya .


Di dalam kamar .


"Hufft !!'' Nathan menghembus kan nafas kasar sambil membaringkan tubuh nya di kasur .


"Lupain masa lalu , tetap semangat melihat ke depan" Ujar nya lagi sambil memejamkan mata .


Dan tak lama ia tertidur .


💟


💟


💟


Di apartemen .


"Luas banget dalam nya !" Tari berkeliling melihat seisi ruangan apartemen yang Nathan beli .

__ADS_1


"Pasti harganya mahal banget , orang kaya emang enak ya . Beli apa-apa gak mikir dulu !" lanjut ucapan Tari sambil ia memasuki kamar apartemen itu .



Ruang tamu apartemen


Ceklek


Tari membuka pintu kamar .


"Wah , kamar nya juga bagus . Selera Nathan emang simpel tapi mewah !" Tari terus saja berbicara sendiri , mengagumi apartemen yang saat ini akan menjadi tempat tinggal nya .




Kamar apartemen


ia membaringkan tubuh ke kasur empuk di dalam kamar itu .


"Hoam !" Tari menguap


~~


Pukul 19.00 WIB .


Drttt drttt ..


ponsel Mentari berbunyi , ia yang baru saja selesai mandi mendekat ke arah meja rias , tempat dimana ponselnya berada .


Saat Tari melihat nama yang tertera di layar ponselnya , ia tersenyum senang .


Tari menggeser tombol hijau dan melakukan video call .


"Halo ayah !" seru Tari senang


📲"Halo nak , bagaimana kabar mu ?" tanya Hendra pada putri angkatnya .


"Tari baik yah , ayah baik-baik aja kan ? dan ibu juga Intan sehat kan yah ?" tanya Tari balik ke Hendra

__ADS_1


📲"Semua sehat kok nak !" sahut Hendra kemudian ia terdiam.


"Nak , kamu ada dimana ?" tanya Hendra yang merasa bahwa Tari berada di tempat asing.


"Di kamar !" jawab Tari gampang .


📲"Tapi , sepertinya itu bukan kamar kamu yang biasanya ? apa kamar nya di ubah ?" tanya Hendra penasaran


Mentari baru ingat bahwa saat ini ia berada di kamar apartemen , bukan kamar rumah Nathan .


"Tari di apartemen yah !" ujar Tari sambil nyengir kuda .


📲"Apartemen ?" Hendra terkejut .


"Kenapa kamu bisa ada di apartemen ? apa ada masalah?" tebak Hendra asal


"Tidak yah , tidak ada masalah apa pun . Nathan membelikan Tari apartemen karena Tari memintanya . Tari gak enak kalau harus tinggal di rumah Nathan terus" ujar Tari tenang sambil tersenyum menutupi kebohongan nya .


Terlihat Hendra menganggukkan kepalanya .


📲" Ya sudah , yang penting kamu di sana baik-baik saja . Ayah tutup dulu sambungannya ya , jaga diri kamu !" ujar Hendra memberikan perhatian kasih sayang anak terhadap Tari .


Tari menganggukkan kepala .


"Iya ayah , ayah juga jaga kesehatan ya . Tari gak mau liat ayah sakit , karena Tari gak berada di dekat ayah !" ucap Tari lirih merindukan kebersamaan bersama ayah angkat nya yang sudah seperti orang tua kandung bagi nya .


Panggilan video pun di tutup .


Mentari menundukkan kepala dan menghapus air mata nya ..


ia tidak tahu kapan akan bertemu keluarga kandung nya dan juga sangat merindukan kasih sayang dari ayah nya .



**Ayah Hendra 🤗


HAPPY READING CINTA MOM 💟


SEE YOU NEXT PART GAES 💃🏻💃🏻

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak , Satu like dari kalian sudah menjadi penyemangat untuk Author 🤗🤗**


__ADS_2