
Mentari yang kala itu sedang kesal , dengan menghentakkan kaki nya berbalik badan ingin meninggalkan Nathan .
Namun saat mentari ingin berjalan 1 langkah , tiba-tiba .
"A..!!" Mentari menjerit dan kemudian..
Byur !
Mentari masuk ke dalam kolam renang .
"Tolong !!" Seru mentari memunculkan kepalanya ke permukaan air .
Dan Nathan hanya terkekeh geli saja melihat kegiatan mentari menarik turun kan kepalanya di dalam air ..
"Ayo naik dong , Kampungan banget gak bisa berenang" Ujar Nathan tidak memperdulikan Teriakan minta tolong tari ..
Dan semakin lama , suara denturan air dan suara mentari tidak terdengar .
Nathan berdiri dari tempat duduk nya .
"Eh , Tuh bocah kok gk nongol-nongol ? Apa jangan-jangan ??" Nathan segera menceburkan diri masuk ke dalam kolam renang .
3 Menit kemudian ia kembali kepermukaan dengan menggendong Mentari .
"Gue pikir bisa berenang , Eh ternyata beneran gak bisa " Ujar Nathan sambil menggosok-gosokkan tangan mentari menggunakan tangannya .
"Hey , Bangun Woy ! " Seru Nathan menepuk pelan pipi Tari .
Lalu ia menundukkan kepalanya , dan ingin memberikan nafas buatan .
saat Nat baru memonyongkan bibirnya , tiba-tiba .
"_Uhuk-uhuk" Mentari terbatuk-batuk
Nathan kaget dan langsung menjauhkan wajahnya dari wajah Tari .
Mentari mencoba untuk duduk ..
"Uhuk-uhuk" Mentari memegangi dadanya dan mulut nya mengeluarkan air .
" Syukur deh lo sadar . Mulai besok , lo harus les berenang , biar gak nyusahin orang" Ucap Nathan tidak berperasaan.
Plak
Mentari menampar wajah Nathan dengan kesal .
"Kalau anda mau membunuh saya jangan begini cara nya Tuan NATHAN ABHIMANA yang terhormat !!" Bentak Tari marah .
"Saya memang asisten anda , saya memang budak anda . Tapi jangan memperlakukan saya seenak kepala jidat anda !!" Lanjut Tari marah sambil meneteskan air mata .
Kemudian ia berdiri , dan dengan seluruh tubuh yang basah kuyup . Tari melenggang berjalan ke dalam rumah .
__ADS_1
" Dasar Gak punya Hati !!" Teriak Tari kesal sambil menghapus air matanya .
Sedangkan Nathan , ia hanya terbengong saja mendengar Perkataan dari Tari.
"Kok jadi gini sih ? Tadi kan awal nya bukan gini maksud gue" Ujar Nathan Bingung.
"Akh !! " Lanjut nya frustasi menyugar rambut nya .
Lalu Nathan berlalu pergi ke dalam rumah ..
Disaat Tari melewati Dapur .
" Loh Mentari , Kamu kenapa kok basah kuyup gini ?" Tanya Delima heran yang tak sengaja membuat sesuatu di dapur .
Mentari menghentikan langkahnya .
ia menghapus air mata nya dahulu kemudian menoleh ke arah Delima .
"Gak papa tante , tadi tari gak sengaja ke semprot air waktu nyiram tanaman" Ujar Tari berbohong .
"Tari ke kamar dulu ya tan , permisi !!" Tari langsung menaiki tangga menuju kamar nya .
Delima hanya diam mematung di tempat sambil memperhatikan punggung belakang Mentari .
Beberapa menit kemudian , Nathan masuk ke dalam rumah .
ia berpapasan dengan sang mama yang saat itu ingin menuju ruang tamu .
"Nat !!" Seru delima menghentikan langkah Nathan .
"Ada apa ma ?" Tanya Nathan tidak bersemangat.
Delima berjalan mendekat ke arah sang putra .
"Wajah kamu kenapa kusut gitu?" Tanya Delima penasaran .
"Em , Gak papa Ma . Nathan ke atas dulu ya" Nathan langsung cepat-cepat mengalihkan topik pembicaraan.
Dan Delima yang sudah hafal sifat anak nya langsung menghentikan Nathan .
"Tunggu . Mama mau nanya sesuatu sama kamu" Ucap Delima
'Sudah ku duga' Batin Nathan pasrah
Nathan hanya diam saja tidak menjawab , ia menatap sang Mama yang kala itu berada di depannya
"Ada apa sih Ma ? Nat mau ke kamar" Rengek Nathan
"Kamu apakan Mentari ?" Tanya Delima langsung tanpa basa basi
Nathan terkejut .
__ADS_1
Ternyata yang dalam benak nya itu benar , sang Mama pasti akan menanyakan Hal itu .
"Apakan ? Nathan gak ada ganggu Tari Ma . Udah la , ngapain sih ngebahas dia" Ucap Nathan memasang wajah tidak suka sambil memalingkan wajah nya .
Plak
Delima memukul lumayan kencang lengan Nathan .
"Aduh ,, Apaan sih Ma ?" Ucap Nathan mengadu sambil menatap Delima
"Jawab jujur pertanyaan Mama ! Kamu apakan Mentari ? Tadi Mama liat dia seperti nangis gitu" Ucap Delima yakin
"Huft" Terdengar Nathan menghela nafas .
"Tadi Nat menjahili Tari " Ucap Nathan Jujur .
"Apa ? Kamu ini ya ! Terus kenapa pakaian mentari basah kuyup gitu ?" Delima heran melihat Nathan
"Tadi tuh Ma , Awalnya Aku mau Iseng sama Tari . Terus malah kebablasan , Aku pikir dia bisa berenang , , Eh .. Rupanya enggak" Ucap Nathan seperti tidak bersalah .
"Astaga kelewatan kamu Nak !!! Gimana tadi kalo terjadi apa-apa dengan mentari , Hah ? Kamu mau tanggung jawab . Kamu itu anak kesayangan Mama loh !!" Bentak Delima marah
"Maaf Ma !" Ucap Nathan
"Minta maaf jangan sama Mama . Minta maaf sama Mentari sana , Temui dia di kamar nya dan bicara baik-baik . Minta maaf ke dia dan bilang gak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi ! " Ucap Delima panjang lebar .
"Tapi Ma . Nathan udah bilang ke Tari kalau Nanti Nat panggil kan guru renang untuk tari , Supaya dia bisa berenang" Ujar Nat semakin membuat Delima marah .
Delima memandang putra bungsu nya kesal .
"Kamu kalo di kasih tau yang baik itu nurut , Jangan ngejawab mulu bisa nya" Ujar Delima menjewer telinga Nathan .
"Auh ampun Ma , iya iya Aku minta maas sama Mentari . Cepetan lepasin dong jeweran nya . Sakit ni telinga Aku" Ringis Nathan sambil Memegangi telinganya .
"Udah buruan sana !" Usir Delima pada Nat sambil melotot .
"Iya Ma sabar , Ini kan Nat mau ke kamar Tari m Gak usah pakai melotot juga kali , mengerikan banget . Udah kayak depkolektor " Ujar Nathan mengusap usap telinga nya yang panas akibat jeweran sang Mama yang lumayan kuat .
Nathan berjalan menaiki tangga menuju kamar Mentari ..
Maafin Abang ya Mentari yang indah bagaikan bulan . Abang cuma iseng 😥😥
**Jahat Lu bang , kalo gue berubah jadi mermaid gimana ?? 🤧😂
HAPPY READING GUYS ❤
SAMPAI JUMPA DI PART BESOK 💃🏻💃🏻
__ADS_1
SORRY MOM CUMA UP SATU BAB . ANAK MOM LAGI SAKIT , JADI AGAK REMPONG 🤧
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN KALIAN DAN FOLLOW AKUN MOM . NTAR DI FOLBACK DEH ✌**