
Nathan hanya santai saja mendengarkan ucapan samsul .
" Anda bilang 100 juta ? Tunggu sebentar ! " Nathan pergi keluar menuju mobil nya .
Tak lama kemudian ia keluar dengan membawa kertas kecil .
Lalu ia menuliskan sesuatu di kertas itu ..
" Ini ada cek 200 juta , ambil dan pergi dari rumah ini . jangan pernah anda ganggu Mentari dan keluarganya " Ujar Nathan menatap tajam Samsul sambil mengulurkan kertas di tangannya .
Mentari maju mendekati Nathan
" Tidak Nat , Tidak Perlu ! " Cegah mentari
.
Nathan menoleh , menatap wajah mentari dari dekat .
" Tidak perlu ? Jadi Lo bersedia menikah dengan si tua bangka ini ? " Tanya Nat santai
" b-bukan gitu . saya gak mau ngerepotin anda " Ujar Mentari takut .
" Ayo kah tari , Nanti bisa kita bicarakan soal ini ! " Ucap nathan lagi
Kemudian ia beralih ke samsul dan para istri nya.
" Ayo ambil ! Istri sudah tiga masih saja kurang '' Ucap Nathan menyodorkan kertas itu kembali
Karena sudah malu , Samsul langsung mengambil Kertas itu sambil memasang wajah marah dan pergi meninggalkan rumah hendra .
" Baiklah semua. kami permisi dulu ! " Ujar Salma tersenyum tipis kemudian berlalu pergi diikuti oleh para Madu nya .
Setelah kepergian samsul dan para Istri .
__ADS_1
Nathan menatap ke arah Hendra , Wina dan Tari .
ia memandang satu Persatu wajah mereka .
" Kenapa kalian tega menikahkan putri kalian dengan pria tua seperti bapak itu ? " Tanya Nathan meminta penjelasan
" Dia bukan putri Kami !! " Ucap Wina sedikit membentak .
Nathan menautkan kedua alis nya .
" Bukan putri kalian ? Lalu ? " Nathan bingung
" Dia hanya anak pungut yang selalu membuat susah ! " Ujar Wina tidak berperasaan
" Wina !! " Seru Hendra memberi peringatan supaya Wina diam
" Kenapa mas ? memang itu kenyataannya kan ? " Wina semakin menjadi ..
Nathan yang sudah kesal melihat perdebatan itu .
" Apa ???? " Jawab mereka semua serempak mendengar ucapan Nathan .
"Hm " Nathan menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis.
" Mentari mempunyai banyak hutang pada saya . 100 Juta , dan jika dia tidak membayar dengan bekerja tanpa di gaji dengan saya . Lalu bagaimana saya mempercayainya begitu saja . Maka dari itu , dia harus ikut pulang ke rumah saya " Ujar Nathan santai
" Bawa saja dia , kami tidak keberatan ! " Ucap Wina senang.
" Wina , kamu apa-apaan sih ." Hendra tidak terima
" Maaf Nak , Bukannya saya tidak tau diri karena sudah kamu bantu , akan tetapi . kami gak bisa menyerahkan mentari ikut bersama mu , meskipun dia anak pungut . tapi saya sangat menyayangi nya .." Ujar Hendra Jujur
'Ternyata suami dan istri beda pendapat ' Batin Nat menggelengkan kepala ..
__ADS_1
" Ayah !! " Seru Tari mendekat dan memeluk tubuh Hendra dari samping .
'Sepertinya ini adalah ide yang bagus . aku harus ikut nat kerumah nya , supaya ibu dan ayah tidak bertengkar lagi ' Batin tari ..
Lalu ia melepaskan pelukan nya pada Hendra .
" Ayah ! Tari akan ikut bersama Nathan ! '' Mentari berkata yakin .
Hendra menatap Tari tidak percaya , sedangkan Wina , ia tersenyum senang .
" Tapi Nak ... " Ucapan Hendra terpotong
" Ayah Tari mohon !! Tari akan sering datang ke rumah ini untuk bertemu ayah , ayah juga nanti bisa berkunjung kerumah Nathan . Tari yakin Nat pasti ngizinin " Ujar Tari mencoba menenangkan Hendra .
Hendra hanya menghela nafas kasar dan pasrah . ia tidak bisa mengekang keinginan anak angkat nya itu .
" Baiklah kalau itu mau kamu ! Ayah harap kamu bisa jaga diri , jaga kesehatan dan jangan terlalu banyak pikiran " Ujar Hendra mengelus lembut kepala Tari .
Tari tersenyum sambil mengangguk ..
sebenarnya ia tidak ingin meninggalkan sang Ayah angkat . Tapi mau bagaimana lagi ? Sepertinya itu lah jalan terbaik supaya wina berhenti mengusirnya secara halus dari rumah Itu .
" Baiklah , jika semua setuju ,mari kita pergi " Ujar Nathan tenang .
" saya mau membereskan barang-barang dulu " Ujar Tari Ingin melangkah .
Setelah Mentari selesai beberes .
Ia dan nathan pamit pergi dari rumah Hendra , dan hendra melepaskan nya dengan berat hati .
" Ayah sangat menyayangi mu Nak " Ujar Hendra pelan saat melihat mobil Nathan keluar dari halaman Rumah nya .
Wina menatap Hendra sejenak , kemudian melenggang masuk ke dalam rumah ..
__ADS_1
HALO SELAMAT PAGI READERS AUTHOR TERCINTA 👋👋
JANGAN LUPA BERIKAN VOTE KOMENTAR LIKE HADIAH DAN FAVORIT NYA , AGAR OTHOR LEBIH SEMANGAT LAGI BERKARYA 🔥🔥