My Bestfriend My Enemy

My Bestfriend My Enemy
Menerimanya Kembali


__ADS_3

Ogi duduk di sofa kantor Dava, ia menatap Dava yang meletakkan map di hadapannya "data yang falid dari Albert" Ogi meraih map itu dan membacanya dengan wajah yang tidak bisa dijelaskan, entah itu sebuah kekaguman atau sebuah ketakutan


Mereka memang memilih menetap di induk negara Amerika, hasil runding dua minggu yang lalu saat Askaf mengambil April, Ogi mendapat pekerjaan di kantor Dava dengan alasan ia bisa berguna jika sewaktu waktu memerlukan sesuatu, tidak ada yang menyangka bahwa mereka yang dulunya adalah anak SMA yang menghabiskan waktu untuk bersenang senang kini terikat dengan jas kantor dan bisnis kejam di luar negeri


Sendangkan perempuan bernama Dinda itu kembali ke indonesia beberapa hari yang lalu, kepergiannya membuat kedua pria lajang ini frustasi, bahkan belum cukup satu minggu Dava dan Ogi sudah hampir gila, perempuan keras kepala itu kembali dengan alasan mata kuliahnya sudah terlalu banyak terbengkalai terlebih ia harus mengikuti ujian susulan agar bisa melanjutkan semester selajutnya tanpa harus mengulang disemester depan


Dava sudah membujuk gadis itu untuk kembali ke Amerika tapi tetap saja ditolak mentah mentah, bahkan sikap kekanak kanakan Dava menular pada Ogi saat merajuk meminta Dinda kembali, seribu satu bujukan tak ada satupun yang berhasil, Ogi bahkan berjanji akan membiayayai kehidupan Dinda seumur hidup jadi Dinda tidak perlu bersekolah dan bekerja lagi asalkan gadis itu mau kembali ke Amerika, ia bahkan tidak peduli pada Sendy asal Dinda selalu ada disisinya


Ah iya, Sendy. Gadis itu sangat disibukkan karena harus membantu butik tantenya di Bandung, ditambah Ogi yang sibuk mencari cela untuk bisa bertemu April, hubungan yang dipisahkan jarak itu kian merenggang membuat Ogi sendiri kadang resah, tapi ingalah bahwa Ogi hanya terbiasa dengan adanya Sendy bukan karena ia mencintainya. Tak ada cinta dalam kamus Ogi


"aku rasa reaksimu terlalu biasa dengan berita ini" Dava menyenderkan tubuhnya dan memejamkan mata, siapa juga yang tidak kaget saat melihat sahabatnya dan kesuksesan sahabatnya itu. Benar benar seperti mimpi pikir Dava


"kurasa reaksi kaget sekuat tenagaku pun tidak bisa mengespresikan kekagumanku"


"aku ingin tidak percaya" Dava menghembuskan nafasnya gusar, jika situasinya seperti ini, akan sangat sulit untuk memulihkan dark rider seperti sebelumnya


"aku juga begitu, sangat mustahil, dia seperti dewanya pebisnis" Ogi menyimpan map-nya


"perkembangan diluar nalar selama tiga tahun terakhir membuatnya benar benar dipuncak perekonomian dunia, kemisteriusan CEOnya membuat perusahaan lain tidak berani mendekat, dia sudah menembus pasar global ditahun pertama menjabat, bahkan cabangnya menjadi landmark di Russia, Prancis, Spanyol, dubai, belanda dan jepang. Menghancurkan empat cabangnya saja tidak akan berdampak serius pada perusahaan" Dava menghembuskan nafas lelah, otaknya bahkan tidak mampu mencerna ucapannya sendiri ini benar benar seperti sebuah cerita fantasi


"dia mampu melumpuhkan 75% perdagangan ilegal seantero Amerika dalam waktu empat bulan, enam pemimpin mafia yang lima tahun terakhir menjadi sasaran CIA di lumpuhkan dalam satu bulan, termasuk ketua Yakuza jepang saat melakukan transaksi senjata ilegal dengan mafia di Manhattan, dia adalah musuh CIA dan FBI, hanya saja tidak ada cela untuk melumpuhkan pertahanannya"


"setahuku perusahaanya bergerak di bidang Security dan otomotif"


" seperti yang kau lihat, pada awalnya perusahaan itu dibangun dalam bidang security dan otomotif, sebelum Askaf menggantikan ayahnya, dalam waktu tiga tahun dia hampir mengusai semua bidang perekonomian, bahkan salah satunya menjadi saingan Nasa, dan universitasmu dan beberapa sekolah di indonesia, Sydnei, dan jerman adalah properti D. smith Groub, lihatlah aset di negara lainnya, negara banyak bergantung padanya"

__ADS_1


"tapi meski dengan begitu, dia tetaplah Askaf yang kita kenal, ia mendanai tanpa imbalan universitas di Brazil" Dava menghembuskan nafas "50 milyar dollar Amerika"


Gila.!!


Sungguh hal yang gila, siapapun tidak akan membuang segunung uang itu, jangankan membuangnya mencairkan saja pihak bank pasti akan kewalahan


Ogi menyangga kedua sikunya di meja, memijit pangkal hidungnya, tiba tiba kepalanya terasa pening mendengarkan informasi dari sahabatnya itu. Dava menepuk pundak Ogi "kita pikirkan baik baik, Dia menduduki puncak perekonomian dunia, dia mampu membuat krisis moneter dalam malam"


"apa yang sebenarnya ingin dicapai Askaf?"


"kebebasan"


"aku tidak mengerti" Ogi itu menyeritkan keningnya, bebas dalam arti apa? Di usianya yang terbilang muda itu telah menduduki puncak rantai makanan, di negara kapitalisme Amerika tidak akan menghambat kebebasannya, ia telah bermandikan uang, bahkan untuk membangun istana dengan uangpun tidak masalah baginya, lantas kebebasan yang ia cari lagi?


"kita perlu waktu yang panjang untuk membahasnya, pesawatku take off satu jam lagi, aku harus ke Spanyol untuk mengunjungi salah satu proyek apartemen yang berhasil kumenangkan dibawah tanggungan D.Smith Groub"


"bukan, Madrid"


Dari sekian banyak kota kenapa harus madrid?, dark raider menjadi saksi ada seorang yang hampir setengah hidupnya bercita-cita tinggal di madrid. April


Mengingat gadis pendek itu Ogi memejamkan matanya "Apa aku bisa bertemu April?"


"dia dalam perjalanan bisnis di Moskow bersama Askaf"


****

__ADS_1


Moskow, Russia


April merenggut saat Albert mengatakan bahwa Askaf tidak akan kembali kehotel malam ini, pria itu harus menemui kliennya secara mendadak karena perubahan jadwal, dan mengikuti pesta peresmian hotel salah satu teman lama ayah Askaf


Sangat tidak mungkin April ikut karena pria itu tentu di temani oleh tunangannya, mengingat bagaimana Askaf menjelaskan semua kebenarannya membuat April menarik kembali kata katanya yang mengatakan lebih baik mati dibanding ikut dengan Askaf, sekarang ia tahu bahwa ini hanyalah sebuah permainan bisnis, ayahnya menjodohkannya dan Askaf berjanji akan memilih April, hanya saja wanita itu harus bersabar


Wanita simpanan? April tersenyum miris dengan khayalannya sendiri, siapa sebenarnya yang wanita simpanan disini jelas jelas Askaf sudah menjadi miliknya sejak mereka kecil, tapi mengapa ia yang disembunyikan disini


Gadis itu menyalakan tv untuk menghilangkan rasa bosannya, ia menemukan siaran langsung dari acara yang Askaf datangi, benar benar berkelas, April tidak akan pantas ada disana bahkan untuk menjadi pelayan


Matanya menangkap pria yang ia kenalanya, jas berwarna hitam melekat sempurna di tubuhnya, senyum April memudar saat melihat dengan posesifnya pria itu merangkul pinggang gadis bergaun merah yang ia tahu adalah Catline, tunangan Askaf


Meski ia tahu itu hanya sebuah rekayasa tapi faktanya tidak mampu membendung air mata April, rasanya sangat sakit untuk berbagi, ia tidak sanggup tapi ia harus, hatinya remuk melihat wanita itu tampak bahagia dalam rangkulan Askaf, meski wanita itu tidak memiliki hati Askaf tapi ia memiliki Askaf, tidak sepertinya yang hanya mendapat hati Askaf, tapi apa gunanya saat orangnya sendiri ada dipelukan orabg lain.


Selama ini bahkan Askaf tidak pernah memperlakukannya seperti itu, meski terang terangan Askaf menklaimnya sebagai miliknya, ia memang mengetahui penyakit mental Askaf, yang membuat Askaf sulit menekan emosinya, dan dengan itu ia terima saja saat Askaf berlaku kasar padanya tapi untuk satu ini April tidak terima. Sangat


Ia mematikan televisi dan merebahkan tubuhnya di kasurnya, ia ngin tidur dan menghilangkan penat perjalan mereka terlebih lagi penat akan hati dan fikiran yang menghantuinya


Namun niatnya tidur hilang begitu saja saat memikirkan ketiga sahabatnya. Ia hanya sering mendengar kabar mereka melalui Albert, sudah ribuan kali April meminta tolong pada tangan kanan Askaf itu untuk mencarikan cara untuk mereka bertemu namub Albert selalu menonak takut akan kemarahan sang singa-Askaf dan berdampak pada April


Askaf turun dari limosiunnya dengan tergesa, tampilannya tidak serapi beberapa waktu lalu, jasnya telah diambil alih salah satu boydigard nya, dasinya tidak lagi terpasang sempurna, lengan baju yang digulung hingga siku dan kancing kemeja atasnya terbuka, meski wajahnya tidak menampakan rauh emosional tapi perasaannya bergemuruh saat mendapat kabar tentang April yang terisak sendiri tanpa sebab


"Albert, bawa jadwalku untuk besok kekamarku"


Albert menunduk patuh dan meng-iyakan jawaban Askaf, sebelum pria itu kembali mengambil langkah lebar memasuki kamar hotelnya, Albert yang masih berdiri didepan pintu tersenyum tipis, menemukan sisi Askaf yang sedikit menunjukkan emosi, jika saja tuan Jhonatan tidak bersi keras menentang hubungan nona April dan Askaf, maka penjara bawah tanah tidak akan menjadi tempat perawatan yang tepat bagi Askaf dan Askaf tidak akan seperti ini.

__ADS_1


tbc


__ADS_2