
Setelah pulang kerja kamu memutuskan Untuk mampir ke toko hadiah.
Skip..
"Makasih banyak kak ." (kamu meninggalkan toko)
"akhirnya aku bisa membelinya juga."
Hadiah yang akan diberikan kepada Ju-hwan
Kamu tersenyum senyum sendiri dan tidak disangka di depanmu sudah ada Felix yang berdiri tegak.
"Felix?"
"So-hyun, aku mau bicara sesuatu sama kamu."
"Bicara apa?"
"Aku akan mengatakannya tapi bukan disini tempatnya."
"Terus dimana?"
"Ayok masuklah."(Felix membukakan pintu mobil untukmu)
"Kita mau kemana?"
Felix tidak berbicara apapun dan beberapa menit kemudian tampaklah Rumah tapi bukan rumah biasa tampak seperti istana yang berdiri megah berwarna biru gelap dengan hiasan hiasan mewah.
"i itu rumah kamu?"
"Ya tepat sekali."
"Mau ngapain kerumah kamu segala."
"Hmm ada,ayok kita turun."
"Baiklah."
Kamu turun dari mobil dan tampak Istana yang begitu mewah sampai membuatmu tidak bisa berkata apa-apa.
"Ayok masuk."(menarik tanganmu)
Saat memasuki rumah sudah ada para pembantu Felix yang berjajar rapi menghormati kedatangan kalian.
"Udah disambut kayak Ratu Elisabeth aja."
"Bukan bukan ratu Elizabeth tapi Ratu so-hyun."
entah kenapa ucapan Felix membuat pipimu menjadi panas.
" ih apaansih."(mencubit pelan tangan felix)
"yasudah ayok."
kamu diajak masuk kesebuah lorong yang begitu gelap, dan saat kamu menginjakkan kakimu muncul beberapa cahaya kecil.
__ADS_1
"Woahhhh."(melongo)
Felix membukakan salah satu pintu..
"Woahhhh ka kamu beneran buat ini untuk aku?"
"Iya aku tidak bisa membawakan mu bintang tapi setidaknya ini akan membuatmu bahagia."
"bagaimana kamu tahu?"
"Kamu tidak ingat aku siapa? lihatlah."
Felix duduk seperti Felix kecil yang kamu kenal dulu.
"Aku akan membawakan bintang yang indah untukmu."
"๐ฏfelix jadi kamu temanku dulu."
"ya benar sekali."
"hmm ๐ข(memeluk Felix) aku menunggumu dari dulu" (memukul dada bidang Felix)
"hmm aku juga menunggumu."(Felix membalas pelukanmu)
"sudah,ayok duduk."(mengusap air mata yang mengalir di pipimu)
"baiklah."(kamu duduk di kursi yang disediakan)
Dan beberapa menit kemudian ada pelayanan yang membawa makanan untuk kalian makan berdua.
"imut sekali aku tidak tega memakainya."
"sudah makan saja nanti aku berikan yang lebih imut dari itu."
"hmm baiklah."
Kalian menikmati semua makanan tersebut.
"So-hyun aku punya sesuatu untukmu."
"kejutan lagi??"
Felix mengambil sesuatu.
__ADS_1
"tadaa."
"Banyak sekali."
"iya sengaja, kalo kamu lagi kangen kamu peluk saja boneka ini."
"Haha kangen siapa?"
"Kangen akulah."
"ih apaansih, terus kotak ini apa?"
"buka saja."
"baiklah."
Kamu membuka kotak tersebut dan ternyata isinya adalah sebuah handphone yang sangat mewah.
"Woah ini beneran buat aku?"
"ya tentu saja, aku pernah mendengar kamu bekerja untuk bisa membeli handphone."
"bukan Felix aku bekerja untuk membeli jam tangan buat Ju-hwan.""kok bengong""Hah enggak.""dan mulai sekarang kamu nggak usah kerja paruh waktu lagi.""Ttapi..""sudah aku tidak ingin kamu kecapean, dan coba kamu lihat di Hp itu.""apa emangnya? kontak bertuliskan FML? maksudnya apa?""Felix imut lucu.""ih kok gitu, aku ganti saja.""eh jangan udah gitu saja.""hmm Baiklah, tapi kamu menyimpan nomorku dikasih nama apa?""ih rahasia dong.""ih kamu mah gitu.""gitu apa aku emang imut bukan??"(memasang wajah imutnya)dag dig dug๐๐ hatimu berdegup kencang."ih apaansih."...Bersambung...
"kok bengong"
"Hah enggak."
"dan mulai sekarang kamu nggak usah kerja paruh waktu lagi."
"Ttapi.."
"sudah aku tidak ingin kamu kecapean, dan coba kamu lihat di Hp itu."
"apa emangnya? kontak bertuliskan FML? maksudnya apa?"
"Felix imut lucu."
"ih kok gitu, aku ganti saja."
"eh jangan udah gitu saja."
"hmm Baiklah, tapi kamu menyimpan nomorku dikasih nama apa?"
"ih rahasia dong."
"ih kamu mah gitu."
"gitu apa aku emang imut bukan??"(memasang wajah imutnya)
dag dig dug๐๐ hatimu berdegup kencang.
"ih apaansih."
__ADS_1
...Bersambung...