My Fantasy Hero

My Fantasy Hero
#47.ceritakan Pada Alex


__ADS_3

Felix mengejar Alex dan menarik tangan Alex.


"Ih apa? Mau nuduh gue nyelakain Ju-hwan juga?" Tanya Alex sambil melepaskan tangan felix.


"Enggak,gue mau ngajak lo kerjasama ngebongkar kejahatan Ju-hwan." Jawab Felix


"Iya gue juga mau tapi gimana caranya? Gue nggak bisa sebebas dulu disekolah." Keluh Alex.


"Sebenarnya Gue mau nunjukin sesuatu sama Lo!" Ucap felix


"Apa?"


Felix mengajak Alex kerumahnya dan mengajak Alex masuk kedalam ruangan rahasia 🏯


"Mau ngapain? Lo ngajak gue buat nunjukin ruangan beginian?" Tanya Alex


"Nggak bukan itu,tapi perhatikan ini baik-baik."


Felix menunjukkan kekuatannya dengan cara menggerakkan barang yang jauh dari jangkauannya



"What! Lo barusan ngapain? Kenapa bisa apa gue cuma mimpi?" Tanya Alex sambil mencubit pipinya sendiri.


"Nggak lo nggak mimpi gue mau ceritakan rahasia gue, dan So-hyun pun belum gue kasih tahu."


Felix menceritakan semuanya.


"Ja jadi lo mempunyai kekuatan agar bisa nolong orang." Tanya Alex


"Ya tapi orang itu hanya so-hyun saja dan setiap buku antik itu lecet atau halamannya dirobek kekuatanku sedikit menghilang."

__ADS_1


"Buku?"


"Ya buku antik itu sebenarnya 10 tahun yang lalu aku Membeli buku itu dari seorang nenek-nenek dan pernah berjanji kalau misalkan aku terlahir mempunyai kekuatan aku akan melindungi orang yang aku cintai anehnya dalam sekejap buku itu hilang entah kemana dan bahu sebelah kananku terdapat luka dan harus dilarikan kerumah sakit jadi aku nggak bisa bertemu so-hyun waktu dia diajak ibunya pindah Rumah." jawab Felix


"Hiks kenapa sedih banget sih ceritanya terus sekarang Rencananya apa?" tanya Alex sembari mengusap air matanya sendiri.


"Hmm gimana kalau..."


Felix menyusun rencana dengan Alex.


Sementara itu di cafe....



Sambil mencuci gelas So-hyun kepikiran tentang Bora.


"kenapa aku kepikiran dia terus sih, apa manfaatnya memikirkan dia."



gelas tersebut pecah kelantai.


"Hah?"


"So-hyun ada apa?" teriak chef di dapur


"tidak kok chef."


So-hyun Langsung cepat-cepat membereskan pecahan tersebut dan ia salah mengambil dan membuat tangannya terluka dan berdarah.


"Aww."

__ADS_1


Pak Han yang tidak sengaja melewat ia melihat so-hyun jongkok dan langsung menghampiri.


"So-hyun kamu kenapa? (melihat tangan so-hyun) kok bisa berdarah sini berdiri tanganmu harus dibersihkan terlebih dahulu." ucap pak han sambil membersihkan tangan so-hyun dengan air.


"perasaan ini kenapa muncul lagi?" dalam batinmu


"Terus aliri dengan air kalau darahnya belum berhenti,biar saya yang membereskan ini." ucap pak Han sambil memunguti pecahan gelas.


"Baik pak, maafkan saya telah memecahkan gelas."


"iya tidak apa."


saat Pak Han membereskan pecahan gelas ia tidak sengaja menemukan pecahan gelas yang terkena darah so-hyun.


"Apa aku tes DNA dengan darah ini?" dalam batin pak Han


Pak han langsung memasukkan kedalam plastik agar bisa dibawa untuk melakukan tes DNA.


🌇cafe akan segera ditutup so-hyun memutuskan untuk pulang.


Diperjalanan menuju rumah so-hyun melihat hpnya.


"aneh hari ini tidak ada panggilan dari felix, apa terjadi sesuatu?"


So-hyun terus berjalan dan ia tidak sengaja melihat Felix sedang berbicara dengan Bora.



"itu beneran Felix? apa tadi yang bersama Bora itu Felix?" kamu mencoba menelpon Felix dan benar saja yang didepannya beneran felix yang langsung mematikan layar hpnya.


"kenapa nggak diangkat?" kamu langsung pergi meninggalkan taman tersebut.

__ADS_1


...bersambung...


__ADS_2