My Fantasy Hero

My Fantasy Hero
#53.Ayahnya so-hyun?


__ADS_3



"Huhh kenapa harus aku yang terjebak dalam suasana ini." So-hyun menarik nafas dalam-dalam.


Ju-hwan datang menghampiri.


"So-hyun! aku tahu kamu lagi bete tapi marahnya jangan sama aku." ucap Ju-hwan.


So-hyun menoleh .


"iya maaf aku harusnya yang membuatmu bahagia karena besok hari ulang tahun mu." ucap so-hyun sambil menundukkan kepalanya.


"Yaudah enggak apa-apa tapi Sebagai permintaan maafnya besok kamu bawa buku antik mu itu ya aku baru beli sampul buku yang bagus sekalian besok kamu bawa bukunya ke tempat yang aku share di Wa." Ucap Ju-hwan sambil menatap wajah so-hyun.


Deg dug deg dug jantung So-hyun berdegup kencang.


"Hm i iya besok aku akan bawa sekalian sama hadiahnya kamu harus menerima hadiah dari aku itu perjuangan banget loh buat mendapatkan hadiah itu." Ucap so-hyun.


Ju-hwan langsung menganggukkan kepalanya.


"Hmm aku pasti menerimanya, yaudah kita ke kelas yuk." Ju-hwan memegang tangan so-hyun.


Kring bel pulang sekolah berbunyi dan Ye-bin buru-buru untuk pulang bareng dengan so-hyun tetapi.

__ADS_1


"So-hyun pulang bareng yuk?" Ajak Ye-bin.


"Emm aku sih mau tapi aku udah ada janji sama Ju-hwan lain kali aja ya Ye-bin dah." So-hyun langsung berlari menghampiri Ju-hwan.


"Ishh awas aja kalau terjadi sama sesuatu sama temen gue habis Lo Ju-hwan." Omel Ye-bin Sambil berjalan pulang.


Diperjalanan pulang Ye-bin malah bertemu dengan Pak Han dan mengajaknya untuk ke cafe.




sesampainya di cafe...



"Emm makasih banyak om! Tapi om ini siapa? Kenapa bisa kenal saya?" Tanya Ye-bin.



"Hmm om tahu kamu temannya so-hyun kan? Sebenarnya om adalah ayahnya So-hyun!"


Mendengar omongan Pak Han Ye-bin Sangat terkejut dan macaron yang ada ditangannya jatuh ke lantai.


"Ma maaf om!" Ye-bin mengambil macaron tersebut dan membuangnya.

__ADS_1


"Iya enggak apa-apa pasti kamu sangat terkejut om juga sangat terkejut kalau so-hyun itu anak kandung om! Om Sangat merasa bersalah karena telah memperkerjakan anak sendiri."


"Apa om emangnya so-hyun kerja?" Tanya Ye-bin.


"I iya waktu itu so-hyun melamar kerja paruh waktu disini, apa nggak memberitahukan kepada kamu?" Tanya pak Han.


"Tidak saya tidak diberi tahu oleh so-hyun, om apa so-hyun tahu kalau om ini adalah ayah yang dicarinya selama ini?"


"Tidak om tidak mau memberitahukannya karena pasti kalau ia tahu ibunya ngga akan memperbolehkan So-hyun untuk bertemu om lagi." Jawabnya.


"Tapikan om so-hyun harus tahu siapa ayahnya."


"I iya nanti om akan cari waktu yang tepat untuk menceritakannya, silahkan dimakan macaron nya dari tadi melongo terus!" Canda pak Han.


"tapi om sebenarnya kita sudah lama enggak bersama sama lagi."


"Loh kenapa? kalian berantem." tanya pak Han.


"Sebenarnya om kita berpisah gara-gara lelaki yang udah kita anggap teman dari Smp tapi dia malah tega memanfaatkan kita." Ye-bin menggebrak meja sampai pak Han terkejut.


"Apa maksudnya? kamu bisa ceritakan semuanya?" tanya pak Han.


"Hmm apa Om mau ngebantuin kita buat ngebongkar semua kejahatannya?" tanya Ye-bin.


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2