
Sesampainya di rumah So-hyun langsung masuk kedalam kamarnya dan merebahkan dirinya di atas kasur.
"Ish serba salah katanya dia nggak mau dekat-dekat dengan Bora tapi malah di yang ngedeketin Bora hmm." Sambil ******* ***** bantal guling.
Sementara itu sesampainya di rumah Felix langsung duduk di sofa.
"Huh terpaksa aku harus dekati Bora supaya aku tahu apa rencana mereka berikutnya." Ucap Felix sambil melihat layar hpnya.
Drettt drett 📳 Hp so-hyun berdering.
"Halo!"
"Ih galak banget sih." ucap Felix
"Siapa? mau apa nelepon aku?" tanya ketus mu.
"ketemuan yuk aku mau bicara sesuatu!" ajak Felix
"mau ngapain? kamu lagi sama Bora kan." jawab so-hyun.
"lah kok tahu aha atau kamu ngikutin aku dari tadi? kamu cemburu ya?" Felix mulai menggoda mu
"ih siapa yang ngikutin tadi aku nggak sengaja aja liat dan siapa yang cemburu?" karena terlanjur kesal kamu mematikan teleponnya.
"Lah dia cemburu haha aku kerumahnya." Felix bergegas mengambil kunci mobilnya.
Clekkk Felix masuk kedalam toko..
"Halo tante!." Felix menyapa ibunya so-hyun.
__ADS_1
"eh Felix selamat datang kamu mau pesan ayam?"ibu so-hyun bertanya
"iya Tante seperti biasa, ouh iya So-hyun nya ada?" tanya Felix.
"ada dilamarnya, bukanya kalian tadi udah ketemu waktu kerja kelompok ya."
"iya Tante tugas kelompoknya udah selesai kok, ouh iya aku boleh numpang ke kamar mandi ngga?" Felix mengalihkan pembicaraan.
"oiya boleh masuk aja kedalam."
mendengar jawaban ibunya so-hyun Felix langsung bergegas ke kamar mandi.
Sementara itu di kamarnya so-hyun.
"ih ngga peka banget jadi cowok, ah sudahlah mendingan aku mandi saja." ucap mu sambil membawa handuk dan saat menuruni tangga so-hyun melihat cowok mencurigakan yang keluar dari kamar mandi secara mundur-mundur.
"Siapa dia? apa pencuri?" kamu mengambil sapu dan langsung memukuli pria itu.
Refleks kamu memberhentikan pukulan mu dan langsung menyingkirkan sapu tersebut.
"ngapain kamu disini?" kamu terbata-bata.
"udah dibilang kan aku mau bahas sesuatu sama kamu." jawab Felix.
"nggak bisa aku mau mandi." kamu masuk ke kamar mandi dan langsung menutup pintunya.
"Yaudah aku tunggu didepannya." Felix kembali duduk di kursinya.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian.. Felix masih menunggu so-hyun.
"Felix tunggu ya tante panggil dulu so-hyun nya!"
Ibu so-hyun masuk kedalam kamar dan melihat so-hyun sedang belajar.
"So-hyun itu temani dulu dong Felix nya kesian nungguin kamu dari tadi." suruh ibumu
"bilang aja aku lagi sibuk." ujar mu
"ibu nggak pernah ngajarin kamu buat bohong cepetan turun dan temui felix." ibumu menutup pintu kamar.
dan So-hyun langsung turun kebawah dan menghampiri Felix.
"mau bahas apa?" tanya mu.
"ih ketus banget sih kamu cemburu ya?" Felix mulai lagi.
"ih yaudah kalo nggak ada yang penting aku masuk lagi."
"eh jangan yaudah aku mulai ceritanya." Felix menceritakan bahwa ia mendekati Bora supaya tahu Rencananya dengan Ju-hwan.
"tapi kamu harus hati-hati! kamu tahukan kemarin aja Bora masuk ke gedung aneh." kamu mulai khawatir Kepada Felix.
"gedung yang mana?" tanya Felix.
"yang dijalan itu yang VIP katanya."
"oh yang itu, bagus." Felix mendapatkan ide.
__ADS_1
"bagus apanya?"
...bersambung...