My Fantasy Hero

My Fantasy Hero
#50.mendapatkan bukti


__ADS_3

So-hyun memberikan pilihan Suaranya dan memilih Ju-hwan. setelah beberapa lama akhirnya diumumkan total raihan suara paling banyak dimenangkan oleh kandidat 1 yaitu Ju-hwan dan Ye-bin. Felix yang merasa kesal langsung pergi ke kelas Alex berada.


Clekkk 🚪 Felix membuka pintu.


"Eh lu Bro." Sapa Alex.


"Iya! Huhhh." Felix menghela nafas panjang dan duduk disebelah Alex.


"Gimana? Pasti dia yang menang kan?" Tanya Alex.


"Hmm ya dia menang karena pilihan suara terbanyak dan Dia juga sudah membuktikan kalau dia layak jadi ketua OSIS dan melindungi Semua siswa dari kejahatan bullying padahal dia sendiri yang merencanakannya." Jawab Felix.


"Dan Bro sebaiknya lo jauhi Bora dari sekarang udah nggak ada gunanya kita dekati dia." Ucap Alex.


"Hmm gue belum dapat Kartu AS nya dia dan kata so-hyun dia selalu datang ke gedung VIP yang dijalan sepi sana." Jawab Felix.


"Wah gila beneran itu? Ahaa gue punya ide." Alex berbisik kepada felix.


🍂🍂Sepulangnya sekolah.....


Supir Felix mencari tempat parkir yang dekat dengan gedung itu.


"Bro disini kekuatan konek nya kurang sepertinya kita harus keatas." Ujar Alex


"Lah masuk aja susah apalagi keatas." Felix melihat lihat dari jendela.


Sementara itu Alex mendapatkan ide untuk menumpang ke Rofftop tetangga yang ada di sebelah gedung itu.


"Wah lu gila ya? Mau mempermalukan gue?" Tanya felix.


"Ahahaha iya enggaklah terus gimana?" Tanya Alex.

__ADS_1


"Hmm lu lupa ya gue ini siapa?" Tanya Felix.


"Lu manusia lah." Jawab polos Alex.


Felix menarik Alex keluar dari mobil dan membawa alat-alatnya.


"Ayok naik ke punggung gue." Ucap Felix sambil membukukan badannya


"Mau ngapain??"


"Cepet mumpung ngga ada orang." Jawab Felix.



Alex pun terpaksa naik punggung felix dan wushh... Mereka sudah berada di Rofftop gedung tersebut.



"Ya maaf gue lupa kalau gue punya kekuatan yaudah cepetan!" Suruh Felix.



Alex pun mulai meretas kamera CCTV yang ada didalam gedung dan memutar waktu ke kemarin yang mana ada Video Bora sedang memainkan permainan dan Mengajak Taruhan Ju-hwan.


"Akhirnya kita menemukan bukti! Wih makasih bro." Memeluk Alex.


"Ya bentar gue copy dulu videonya." Dan Alex berhasil mengkopi video itu kedalam flashdisk.


"Yess yuhu." Felix meloncat kegirangan.


"Asik akhirnya gue bisa membuktikan kalau gue nggak salah apa-apa." Alex memeluk Felix kegirangan.

__ADS_1


Dan mereka mulai menyadari apa yang mereka lakukan.


"Ishh apaansih peluk peluk." Felix membersihkan bajunya.


"Dih siapa juga yang ngarep." Ucap Alex.


"Yaudahlah jangan berantem ayok kita pulang."


Sementara itu Ju-hwan mengantarkan so-hyun pulang.


"Maaf ya aku ngga bawa motor jadi aku nganterin kamu jalan kaki." ucap Ju-hwan.


"iya nggak apa-apa makasih ya udah nganterin aku pulang dan mau masuk dulu sekalian makan siang." ajakan so-hyun.


"enggak usah aku harus cepat pulang banyak pekerjaan yang harus aku urus dan besok lusa kamu datangnya ke acara ulangtahun aku sekalian ngerayain aku udah jadi ketua OSIS, nanti tempatnya aku beritahu." ucap Ju-hwan.


"ouh iya bakalan undang temen-temen sekelas juga?"


"nggak cuman temen dekat aku Saja." jawab Ju-hwan.


"ouh kalau begitu aku akan datang."


"Baiklah sampai jumpa" 👋 Ju-hwan meninggalkan rumah So-hyun.


So-hyun langsung masuk ke kamar dan merebahkan dirinya di atas kasur Karena kegirangan karena ngga sabar mau ngasih kado itu ke Ju-hwan.


"Apa aku Telepon Ju-hwan ouh iya nomornya ada di hp ibu."


So-hyun langsung memasukkan nomor telepon Ju-hwan dan mengirimkannya pesan kalau ini adalah nomor so-hyun yang baru.


... Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2