My Fantasy Hero

My Fantasy Hero
Part 45: kemana keluarga pak Han?


__ADS_3


Felix terus mencari bukti disekitaran Rofftop dan tidak menemukan bukti apapun.


"Argh bagaimana caranya aku mengungkap kejahatan Ju-hwan, buktinya aja tidak ada."


"Felix!!..( kamu berlari dan menghampiri Felix) huhh kamu ngapain disini ayok kita ke kelas takut guru keburu datang, Lagian kalo misalkan Ju-hwan emang merencanakan semua ini nggak apa-apa buktinya aku baik-baik aja kan? ayok."


"Yaudah tapi kamu harus berhati-hati dan jangan terlalu dekat dengan Ju-hwan."


"hmm iya."


Kamu dan Felix kembali ke kelas dan mengikuti pembelajaran seperti biasa.


Kringgggggggg bel istirahat pertama berbunyi. Kamu, Ye-bin dan felix pergi ke kantin untuk makan dan saat Felix sedang membawakan makanan ada Ju-hwan yang mendekatinya.




"Hmm mana nggak ada buktikan? jadi berhentilah untuk menyuruhku menjauhi so-hyun." bisik Ju-hwan kepada felix


Ju-hwan menjauh dari felix dan menghampiri kamu dan duduk di bangku sebelah.



"Hai! jangan lupa Minggu depan kamu pilih kita ya." ucap lembut Ju-hwan.


Felix yang tidak terima bangkunya di duduki Ju-hwan langsung menarik kerah baju Ju-hwan.



"Felix!!"


"kenapa lo mau hajar gue? silahkan gue nggak takut, Kalo lo mau nasib lo kanyak si Alex."


"Felix stop lepasin Ju-hwan dia baru sembuh." kamu mencoba melerai.


"kenapa So-hyun! masih membela orang yang mencoba memanfaatkan mu." felix melengos pergi.


"Felix!! bukan itu maksudku." kamu mengejar Felix.


"Hmm ternyata benar kau sangat mencintai felix." ucap Ju-hwan sambil pergi ke arah lain.


Sesampai di taman Felix langsung memukuli pohon 🌲.

__ADS_1


"Felix!! Sudah hentikan bukan itu maksudku, aku hanya."


"Hanya apa? aku tahu kamu bekerja paruh waktu hanya untuk membelikan Ju-hwan hadiah dan kamu juga diam diam menyukai Ju-hwan kan."


"kenapa kamu bisa tahu semuanya?"


"Karena aku mendengarnya dari buk-."


"Buk??"


"Gawat jangan sampai aku keceplosan." felix langsung pergi begitu saja.


"Felix!! kamu mau kemana??"


"Toilet!" ucap dari kejauhan


"Kenapa Felix bisa tahu semuanya?."


Kamu kembali ke kantin dan menikmati makanan.


"Main tinggalin aja! Felix kemana?"


"hehe maaf, Felix lagi ke toilet."


"Nih makanan kamu."



Skip


Ting tong teng tong Bel pulang berbunyi.


Kamu pulang sendirian karena Felix ada urusan dengan ayahnya.


Dan saat ditengah perjalanan kamu bertemu dengan Pak Han.


Titt titt


(membuka jendela)"so-hyun!."


"Pak Han."


"kamu sendirian kemana Felix?"


"felix masih disekolah ada urusan dengan ayahnya."

__ADS_1


"ouh kalo begitu kamu saya antar saja."


"nggak usah pak ngerepotin."


"Nggak kok lagian jalan rumah kita searah."


"ouh baiklah."


kamu masuk ke dalam mobil.


"Ouh iya saya tidak pernah mendengar kamu menceritakan ayah kamu."


"hmm saya juga nggak tahu ayah saya dimana."


"hah maksudnya?"


"iya , waktu kecil saya diajak pergi dari rumah bersama ibu."


"Kenapa pergi dari rumah?"


"Saya juga nggak tahu."


"Nama ibu kamu siapa?"


"Jang Nara Shikamaru."


"Nara??"


"iya ,eh pak kelewatan itu rumah saya."


"ouh iya maaf maaf, ibu kamu punya toko?"


"iya, entah kenapa ibu saya membuat toko Friend Chicken bapak mau mampir dulu?"


"Hah?? mungkin lain kali saja."


"Ouh yaudah lain kali bapak bisa kesini dengan keluarga bapak."


"Keluarga? saya ditinggalkan istri dan anak saya 10 tahun yang lalu."


"ouh maafkan saya pak perkataan saya-"


"yaudah tidak apa-apa kalo begitu say pamit."


"iya pak hati-hati dijalan." kamu masuk kedalam.

__ADS_1


"Hmm apa Mereka beneran keluarga ku?"


...Bersambung...


__ADS_2