
Key mengangkat tubuh Sara dengan kedua tangannya dan membawa Sara ke mobilnya.
"Siapa dia?" tanya Calvin penasaran.
"Tidak perlu tahu. Pulanglah ke rumahmu. Pekerjaanmu sudah selesai." jawab Key sambil memasukkan Sara ke mobil.
Setelah menjawab Calvin, Key langsung melajukan mobilnya dan menuju ke rumahnya. Saat mengemudi, Key curi curi pandang kesampingnya, memastikan Sara sudah bangun atau belum. Beberapa kali curi pandang, hasilnya tetap sama, Sara masih belum terbangun.
Sesampainya dirumah, Sara masih belum terbangun juga. Key mengangkat tubuh Sara dan membawa ke kamarnya. Ia berekspetasi bahwa malam ini malam yang indah sekali tetapi realitanya ialah Sara tertidur pulas.
Selesai Key menaruh Sara di ranjangnya, Ia bergegas mandi. Setelah Key selesai mandi, Ia merebahkan tubuhnya di samping Sara. Tiba tiba terdengar Sara berbicara.
"Key..."
__ADS_1
"Haruskah aku melayanimu hari ini?" tanya Sara.
"Sar...Sara.. kamu udah bangun?" jawab Key terbata bata.
Sara berbalik. Membelakangi Key. Sara mulai membuka bajunya satu persatu. Key hanya mampu menelan saliva melihat tubuh putih mulus Sara walaupun hanya dari belakang. Setelah selesai, Key pikir Sara akan berbalik menghadapnya, namun, Sara berjalan lurus menuju kamar mandi.
Sara tidak menutup pintu kamar mandinya. Key ragu ragu untuk masuk atau tidak. Terdengar suara air shower yang keluar. Setelah berpuluh puluh menit kemudian, tidak terdengar lagi suara air. Key memberanikan diri untuk masuk membawa handuk.
Lalu, Key mengelap tubuh putih mulus Sara, kadang dikecupnya. Key mencium bibir merah manis Sara dengan nafsu yang tak tertahan lagi.
Segera Ia menghisap leher Sara hingga meninggalkan bekas kissmark. Dari leher, bibir Key turun ke bawah. Membuat tubuh Sara menggelinjang hebat.
Lalu Key turun ke pusar Sara, dikecupnya lah pusar itu.
__ADS_1
Sara sesekali melihat ke arah kirinya yang disana terdapat meja rias milik Key. Di meja riasnya terdapat kaca yang memperlihatkan tubuh Sara dan Key sedang bermain. Pelan pelan air mata Sara jatuh.
Key sudah mencapai klimaksnya bersama. Ia menarik tubuh Sara, melumat bibirnya dan membawa Sara ke meja rias. Tubuh Sara bergerak seirama dengan Key yang memimpin permainan panas ini.
Sara kembali melihat dirinya di kaca. Kali ini lebih dekat. Di hati kecil Sara, Sara merasakan nikmat yang luar biasa atas perbuatan Key itu.
1 tangan Key memegang pinggang Sara.
Sara hanya bisa pasrah. Mengapa? Karena Key sudah pernah melakukannya dulu sekali. Key orang pertama yang merenggut mahkota Sara. Untuk apalagi Sara melarang dan menolak Key? Walaupun sebagian besar hatinya sangat tidak ingin.
Kini Sara bisa mengenal Key. Key tidak pernah main main dengan omongannya. Terkadang Sara takut berhadapan dengan Key, karena bisa saja Sara tidak bersalah namun dimata Key, Sara tetap salah dimatanya dan Key tetap menghukumnya.
Sampai kapan hidupnya akan terus terlibat dengan Key? Sara benar benar ingin mengakhiri ini semua. Siapa perempuan yang rela jika harus terus menerus melakukan ini disaat dia tidak bersalah.
__ADS_1
Setelah pelepasan, Key memeluk Sara dari belakang menandakan terima kasih.