
Setelah seminggu lamanya Sara berada di rumah sakit.
"Sayang... aku punya 1 kabar baik dan 1 kabar buruk. Mana yang ingin kamu dengar dulu?" tanya Key.
"Kabar buruk dulu."
"Tapi aku mau kasih tau kamu kabar baik dulu."
"Kamu nyebelin banget sih, Key. Yaudah apa?"
"Kamu udah boleh pulang dari rumah sakit."
"Benarkah? Uuuu.. akhirnya... Lalu kabar buruknya apa?"
"Kita tetap tidak bisa pergi honeymoon setelah ini?"
"Kenapa?"
"Kamu harus istirahat dulu sampai lukamu benar benar kering."
"Baiklah, Key. Kapan aku boleh pulang?"
"Sekarang?"
"Waaa benarkah? Baiklah, ayo kita siap siap pulang, Key." jawab Sara dengan semangat.
Sesampainya di rumah Key langsung mengantarkan Sara ke kamar. "Kamu tiduran dulu, jangan ngapa ngapain. Kalo ada apa, butuh apa, kasih tau aku."
"Ok."
__ADS_1
Baru saja Sara memejamkan mata. Tiba tiba terdengar Flint menangis. Key yang sedang menemani Sara tidur langsung reflek berdiri, berjalan menuju Flint yang menangis.
"Sara udah kamu jangan gerak dulu. Diam aja disitu." ucap Key sambil menenangkan Flint.
"Key kayaknya dia haus." ucap Sara.
"Iya bentar aku ambil botol susunya."
Benar kata Sara. Flint memang menangis karena haus. Key suami yang siap siaga menjaga Flint dan juga Sara.
Setelah 1½ bulan lamanya..
"Kamu yakin lukamu sudah kering?"
"Yakin, Key. Besok kita cek aja ke dokter. Kalo benar lukaku sudah kering, kita harus segera berangkat honeymoon, ok?"
"Iya sayang.. asalkan lukamu sudah kering ya."
"Tuh kan aku bilang juga apa. Kapan kita berangkat Key?"
"Sebentar lagi."
"Hah??!!??!"
"Aku sudah menyuruh Calvin dan Bi Nola mempacking barang kita dan Flint. Sekarang kita ke atap rumah sakit, helikopterku sudah sampai."
Sara berekspetasi bahwa mereka semua pergi dengan pesawat biasa, mentok dengan pesawat pribadi Key, tetapi ini dengan helikopter dan Sara tidak punya waktu mempersiapkannya. Semua sudah diatur dengan Key.
Mereka bertolak ke London karena Key ingin tahu seperti apa kota tempat Sara menimba ilmu dan Sara sudah sangat merindukan kota itu.
__ADS_1
Setibanya di London, mereka semua mendatangi losmen yang sudah disewa Key untuk beberapa hari.
"Kalian semua beristirahatlah dulu setelah beberapa jam di perjalanan." perintah Key.
Key membawa Sara dan Flint kekamar utama. "Kamu istirahat saja, Sara. Biar aku yang membereskan barang kita."
"Nanti aja, Key. Kamu istirahat juga. Nanti malam aku ingin membawamu ke suatu tempat."
"Benarkah?"
"Iya.. Minta tolong Calvin untuk menjaga Flint malam ini."
"Baiklah."
Tibanya di malam hari, Sara membawa Key ke suatu tempat. Tempat itu ialah Tower Bridge. Pemandangan di Tower Bridge sangat indah. Tidak bosan bosannya Sara pergi ke tempat itu saat semasa kuliahnya dulu.
"Saat aku masih kuliah, aku sering ke sini. Aku bahkan suka sengaja melewati Tower Bridge ini pas pulang part time padahal lebih jauh dari asramaku. Pemandangannya indah sekali kan? Setiap kepalaku sedang penuh pikiran, ketika kesini seketika semua pikiran itu hilang." ucap Sara sambil menikmati pemandangan.
"Kenapa kamu balik ke Indonesie?"
"Ayah ibuku di Indonesie. Aku tidak mau jauh² dengan mereka."
"Sara.." panggil Key sambil menggenggam tangan Sara.
"Ya?"
"Jangan lagi beri aku kesempatan ketiga jika aku sudah meninggalkanmu nanti. Aku tidak akan lagi meninggalkanmu. Kamu bisa pegang ucapanku."
"Aku mencintaimu, Sara. Sangat amat mencintaimu." ucap Key dengan menempelkan dahi mereka lalu mencium bibir Sara.
__ADS_1
Tamat.