
Setelah Flint kembali tertidur, Sara membawanya masuk kekamar dan menaruhnya lagi ke box bayi. Ketika Sara masuk, Ia melihat Key duduk di pinggiran ranjang sambil memikirkan sesuatu.
Selepasnya menaruh Flint, Sara hendak bergegas membantu Bi Nola masak untuk makan malam. Namun langkahnya terhenti ketika Key berbicara.
"Pekerjaanmu sekarang adalah membuktikan bahwa bukan kamu yang melakukannya."
"Benar kan dugaanku selama ini. Kamu masih tidak mempercayaiku. Kamu bilang kamu ingin memulai semuanya kembali denganku, tapi kamu masih tidak bisa mempercayaiku. Buat apa Key? Buat apa kamu ingin memulai semuanya kembali? Buat apa?" ucap Sara menangis.
Key berdiri. Berjalan ke arah Sara. Membawa Sara kedalam dekapannya. Mengusap usap punggung Sara. Bukan lagi sebagai Key yang bermaksud nafsu, tetapi sebagai Key yang bermaksud menenangkan. "Bukannya aku tidak mempercayaimu. Aku harus memberikan bukti ke para pemegang saham yang selama ini masih menganggapmu yang melakukannya. Hanya kamu yang bisa membuktikannya. Kalau pun aku bisa, aku sudah melakukannya 1 tahun yang lalu." ucap Key dengan tenang.
Sara sudah jauh lebih tenang didalam dekapan Key itu. Seperti yang tadi dirasakan Flint, Sara mampu menenangkan Flint yang menangis². Sara mengangguk. "Baiklah" jawab Sara seraya melepaskan Key.
__ADS_1
Saat pekerjaannya mengurus Flint selesai, Sara membuka laptopnya sudah lama tidak Ia buka. Ia mulai untuk membuat bukti² yang bisa membuktikan bahwa Ia tidak melakukan itu. Disamping itu, ada Key yang sudah berbaring di ranjang duluan. Sara hendak mengatakan sesuatu sebelum Key tertidur.
"Key"
"Aku akan tetap bekerja besok"
"Kalo kamu bisa membuktikan kamu tidak melakukannya, untuk apalagi kamu bekerja? Kamu bilang kan untuk mengganti uang 100juta."
"Untuk kebutuhanku." jawab Sara yang tetap berkutat dengan laptopnya.
"Aku tidak ingin kamu menafkahiku. Kamu bukan suamiku." Sara memotong pembicaraan Key.
__ADS_1
"Sara.. ayolah. Fokus kepada Flint saja. Ia masih kecil, masih membutuhkanmu dari pagi sampai malam."
"Aku akan mengurus kebutuhan Flint saat aku tidak disampingnya sebelum aku berangkat bekerja."
"Terserah kamu saja, Sara. Jika aku menghentikanmu, kamu akan bilang bahwa aku bukan siapa²mu yang berhak menghentikanmu." ucap Key sambil menarik selimut ingin tidur.
"Jangan tidur larut malam, besok kamu harus bangun pagi untuk bekerja. Selamat malam." ucap Key sebelum memejamkan matanya.
Jari Sara berhenti mengetik saat mendengar Key berbicara seperti itu. Ada suatu kepedihan yang Sara rasakan. Tapi Sara tidak mau mengambil pusing, Ia melanjutkan pekerjaannya itu.
Sara bekerja terus hingga akhirnya selesai. Sampai Ia tidak sadar mendengar hembusan nafas Key dan Flint saat tertidur. Ia melihat jam sudah jam 2 pagi. Waktu berjalan sangat cepat untuknya. Hanya tersisa beberapa jam lagi untuk Sara beristirahat. Ia segera mengeprint dokumen yang sudah Ia buat di ruang kerja Key.
__ADS_1
Saat sudah selesai mengeprint, Sara tidak sengaja melihat ada foto Sara yang sedang menggendong Flint sesaat sebelum Sara pingsan pasca melahirkan dalam sebuah bingkai foto yang ditaruh di meja kerja Key. Sara tidak menyangka seorang Key melakukan itu. Sempat terlintas diotaknya, apakah di ruang kerja perusahaannya juga ada bingkai foto seperti ini? Yang berisikan aku dan Flint?
Segera Sara kembali kekamar dan menaruh print an nya di meja kerja. Lalu Ia memompa susu kedalam botol untuk persediaan Flint selama Sara bekerja. Lalu, Ia menyiapkan pakaian untuk dirinya besok bekerja. Terlintas diotaknya untuk menyiapkan pakaian buat Key juga dan Ia mengikuti alur otaknya itu.