My Fate Love

My Fate Love
Memikirkan


__ADS_3

Gosh, bagaimana aku bisa lupa hari ini hari Sabtu? Key tidak mungkin bekerja di weekend. Kenapa aku gugup sekali sekarang? Apa karena bagian kecil hatiku masih menginginkannya? Ah tidak Sara, kamu gila. Bagaimana bisa kamu menginginkan Key lagi? Tapi apakah salah jika masih menginginkan Key? Apakah Key sungguh² kepadaku? gumam Sara.


Lamunan Sara terbuyar karena suara Flint menangis. Ya, sekarang Sara akan sering mendengar suara tangisan bayinya itu. Sara segera menyiapkan air hangat untuk Flint. Sesudahnya Sara memandikan, Sara mengoleskan beberapa cairan yang biasa dinobatkan untuk menghangatkan.


"Tidak bisakah kamu menyanyangiku seperti kamu menyanyangi Flint?" tanya Key sat tangan Sara sedang sibuk. Sara melihat muka Key tampak sebuah kepasrahan diraut mukanya.


"Jangan samakan kamu dengan Flint." jawab Sara.


Key terdiam mendengar ucapan Sara. Sejak mereka bertemu, Sara memang selalu cuek, sinis, dingin kepada Key. Tapi Key selalu dapat memaklumi Sara karena ini semua tidak akan terjadi jika dirinya.

__ADS_1


"Aku tunggu kamu dan Flint sarapan dibawah." ucap Key sambil berjalan keluar kamar.


Jahatkah aku? Maafkan aku Key, tapi sepertinya kita lebih baik seperti ini. gumam Sara.


Key sudah duduk sedari tadi di meja makan. Ia melihat di hadapannya ada seorang wanita yang dicintainya sedang menikmati makanan. Bisakah aku menganggap kamu itu istriku sekarang? Kamu pasti akan marah dan tidak memperbolehkan. gumam Key.


"Sara, aku akan mendapatkan kamu kembali cepat atau lambat. Tunggulah sampai saat itu." kata Key.


Dug. Hati Key sakit mendengarnya. Apakah Sara tidak bisa menerimanya kembali? Bahkan kesempatan untuk mengulang kembali pun tidak ada? Key bergegas mengikuti Sara ke kamar. Didapati Sara sedang menggendong Flint.

__ADS_1


"Tidak bisakah kamu memberiku kesempatan kedua? Kesempatan untukku memperbaiki semuanya? Kesempatan untuk kita mengulang kembali?" tanya Key.


Sara bingung harus menjawabnya seperti apa. Ia takut jika Ia menjawab "bisa" Ia akan menyesal. Dan jika Ia menjawab "tidak" Ia juga akan menyesal. Ini sesuatu hal yang harus Sara pikirkan baik², tidak bisa Ia menjawabnya langsung.


"Aku gatau. Pergilah, Flint sedang tidur."


Key membalikkan badannya dan keluar dari kamar. Ia pergi ke ruang kerjanya. Duduk dan termenung akan Sara. Aku benar² bodoh. Bagaimana aku bisa menyakiti Sara 8 bulan yang lalu? Sampai² hatinya sudah mati rasa terhadapku. Bagaimana jika Ia benar² tidak bisa memberiku kesempatan? Aku benar² menyesal. gumam Key. Tanpa tersadar air mata Key terjatuh. Dadanya sesak sekali. Ia tidak pernah merasakan ini sebelumnya. Ia memegangi dadanya yang sesak itu. Beginikah yang kamu rasakan saat aku menyakitimu, Sara? Atau lebih dari ini? gumam Key lagi.


Sejak saat itu, Key enggan keluar dari ruangannya. Ia hanya duduk termenung di kursi kerjanya sambil sesekali melihat laptop dan dokumennya, itupun jarang. Sara ataupun ART tidak mengetuk pintunya dan memanggil untuk makan siang atau makan malam. Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam, Key belum juga keluar.

__ADS_1


Apakah Key tidak tidur disini? Sejak pagi itu, aku belum melihatnya. Kemana dia? Ah untuk apa aku memikirkannya. gumam Sara.


__ADS_2