My Fate Love

My Fate Love
Anakku


__ADS_3

Wanita itu pun menoleh ketika Key menyebut namanya. Ya benar, wanita itu ialah Sara. Wanita yang selama ini masih berada dalam pikirannya setiap saat. Key kaget bukan karena Ia menemui Sara setelah 8 bulan lamanya. Tapi melainkan perut Sara yang besar menandakan Sara sedang hamil tua.


Begitu melihat Key, ada kerinduan yang terdalam di hati Sara, akhirnya Ia bisa melihat wajah Key disaat hitungan minggu Ia akan melahirkan putranya. Putra, bayi didalam kandungan Sara berjenis kelamin laki laki. Namun, Sara langsung bergegas pergi untuk meninggalkan Key. Hatinya sakit saat teringat Key sudah menikah bersama wanita yang bukan dirinya.


Key mengejar Sara. Key menarik tangan Sara.


"Sara, kamu.. kamu mengandung anak siapa?" tanya Key.


Sara hanya terdiam dengan air matanya yang terus mengalir. "Jawab aku Sara. Siapa ayah bayi ini?" ulang Key.


"Bukan urusanmu Key." Sara melepaskan tangan Key.


"Tentu saja urusanku jika bayi ini adalah anakku."


"Kamu tau aku seorang pelacur Key. Mana mungkin aku hanya bercinta denganmu." jawab Sara. Hati Sara sakit saat melontarkan kata² itu. Tapi sungguh, Ia hanya ingin hidup dengan bersama anaknya. Bagaimana bisa juga Key menemuinya, ditempat, dikota barunya?

__ADS_1


"Sara.."


"Kita sudah selesai sejak lama. Apa lagi yang harus dibahas?"


"Sara aku tau kamu kecewa denganku bahkan membenciku. Tapi tolong jujur padaku siapa ayah bayi ini?"


"Aku hanya ingin hidup tenang bersama anak ini Key. Disaat semua orang meninggalkanku, hanya anak ini yang tidak meninggalkanku. Lepaskan aku, kita sudah selesai."


Sara berjalan meninggalkan Key.


Kaki Sara reflek berhenti.


"Sara, kenapa kamu ga kasih tau aku? Bayi ini bukan hanya anakmu tapi anakku juga."


"Omong kosong. Kamu tau? Aku hendak memberi tahumu hari itu. Hari dimana kamu memutuskanku dengan alasan kamu akan menikah. Bagaimana aku bisa memberitahumu disaat kamu akan meninggalkanku? Aku tidak ingin anak ini menjadi beban dalam langkah kepergianmu. Dan, anakmu? Anakmu kamu bilang? Apa kamu yang mengandungnya? Merawatnya? Mengantarkanku tiap bulan untuk check up selayaknya seorang ayah? Bahkan kamu tau bahwa mantan pacarmu hamil anakmu disaat sebentar lagi dia akan melahirkan."

__ADS_1


Key tercengang mendengar penjelasan Sara. Sara tidak pernah semarah ini dulu saat bersamanya.


"Key sungguh aku hanya ingin hidup tenang. Kita sudah berada didunia yang berbeda. Kita punya hidup masing². Kamu dengan keluargamu yang baru dan aku dengan anak ini. Aku menyesal hari ini karena akhirnya kamu tau aku mengandung anakmu. Tapi biarkan aku dengan anakku hidup tenang Key. Aku tidak menuntut pertanggung jawaban darimu, kamu tau itu." tambah Sara.


Sara berjalan meninggalkan Key. Namun Key mengejarnya dan memeluk Sara dari belakang.


"Sara aku minta maaf Sara. Aku sudah menyakitimu, mengecewakanmu. Aku memang tidak pantas bersamamu Sara. Tapi jangan tinggalin aku Sara. Aku mencintaimu, Sara." ucap Key sambil menangis.


Sara dapat merasakan Key menangis. Namun saat Sara mendengar Key mengatakan "Aku mencintaimu, Sara." . Sara reflek melepaskan pelukan Key dan menampar pipinya.


"Kamu bilang kamu mencintaiku? Disaat kamu sudah punya istri? Gosh Key. Aku tidak mengerti dengan dirimu sekarang."


"Sara... ini sungguhan. Aku.."


"Cukup Key. Jangan pernah menemuiku dan anakku lagi."

__ADS_1


Sara pergi meninggalkan Key. Benar benar pergi.


__ADS_2